10/11/01 - 10/12/01
SELAYAR TERKINI WEBLOG INI DIBANGUN UNTUK MELENGKAPI KEBUTUHAN INFORMASI TENTANG SELAYAR OLEH KAMI PUTRA - PUTRI TANADOANG YANG SANGAT MENGINGINKAN PEMBANGUNAN SELAYAR DAPAT DIKETAHUI OLEH PUBLIC DENGAN TUJUAN MENARIK PARTISIPASI DEMI KELANJUTANNYA. SEMOGA KAMI BISA DAN MAMPU MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI ORANG SELAYAR DIMANAPUN BERADA, WALAUPUN DENGAN SEGALA KETERBATASAN. SILAHKAN KIRIMKAN SARAN DAN KRITIK ANDA KE LAYANAN ADUAN PUBLIK MELALUI SMS DI NOMOR 085 342 70 70 70 ATAU KELAYANAN LAINNYA DI WEBLOG INI. SALAM TANADOANG. NANTIKAN PROGRAM SPECIAL RAMADHAN 2012 DIRADIO CONTREND FM.

SETDA PEMKAB KEPULAUAN SELAYAR

Follow by Email

Senin, 13 Desember 2010

Gempa 5,9 SR Dilaut Jawa Dirasakan Dan Sempat Membuat Warga Selayar Khawatir Berpotensi Tsunami

Gempa berkekuatan 5,9 SR yang terjadi di laut jawa juga dirasakan oleh sebagian besar warga Kabupaten Kepulauan Selayar pada Minggu (12/12/2010). Sekitar pukul 23:59:19 WITA . memang tidak banyak yang merasakan hal ini karena sebagian warga sementara terlelap.

Informasinya pertama kali disampaikan oleh seorang operator radio amatir bernama Pak Aksa kepada media ini, yang mendengar khabar bahwa gempa yang baru saja terasa oleh sebagian besar warga benteng selayar terjadi di lokasi gempa di titik 6.11 LS - 117.55 BT pada kedalaman laut 19 Km terjadi di perairan semenanjung selatan pulau Sulawesi dan berpotensi tsunami, kemudian informasinya menyebar melalui sms ke sejumlah warga yang sementar masih malam mingguan di pantai plaza marina. Sontak hal ini menjadi bahan perbincangan dan tentu saja mengagetkan warga lainnya.

Belum beberapa menit sekitar pukul 00.15 wita, informasinya kemudian diperbaharui oleh seorang amatir radio dari kabupaten bulukumba bernama Andi Mappasompa yang menyampaikan bahwa gempa terjadi pada titik yang sama dengan informasi awal namun ditegaskan bahwa tidak berpotensi terjadi Tsunami, namun diharap untukterus berjaga jaga atau melihat kondisi yang terjadi.

Bersamaan ramainya informasi antara warga tiba tiba sebuah siaran dari radio berita Elshinta dari Jakarta yang reporternya di wilayah kabupaten kepulauan selayar melaporkan apa yang sementara terjadi pada dinihari tersebut dan menyatakan bahwa sesuai apa yang di lansir dari web bmkg bahwa telah terjadi gempa pada 232 km BaratDaya MAKASSAR-SULSEL , 265 km TimurLaut SUMBAWABESAR-NTB , 294 km BaratLaut RABA-NTB , 298 km BaratDaya BULUKUMBA-SULSEL , 1191 km TimurLaut JAKARTA memang dirasakan oleh warga selayar dan terpantau bahwa masyarakat kampong Tabang, Padang dan Benteng sebagian besar merasakan hal tersebut.

Hingga dinihari Senin 13/12, keadaan memang tidak terlihat panic namun sejumlah warga di sejumlah warung warung begadang terpantau mebincangkan hal ini.

Andi Fajar, Ketua umum lingkar hijau menyatakan bahwa sudah seharusnya pemerintah kabupaten Selayar dalam hal ini badan penanggulangan bencana memiliki peralatan khusus pendeteksi gempa khususnya tsunami yang kerap membuat warga pesisir panic mendengar khabar seperti ini.

Sementara itu salah seorang pemilik station radio amatir yang mampu menjangkau ke seluruh pelosok dan wilayah kepulauan menyayangkan tidak adanya kepedulian pemerintah kabupaten selayar untuk melakukan upaya pengadaan alat komunikasi yang mampu melakukan komunikasi ke seluruh wilayah kepualauan selayar. Memang setiap tahun ada pengadaan seperti ini tapi sepertinya hanya pengadaan belaka tanpa menempatkan ahli perencanaan dan ahli pemeriksa sehingga Ardi Menilai bahwa apa yang dilakukan pemerintah kabupaten kepulauan selayar sangat mubazir saja.

Pemerintah kabupaten kepulauan selayar mendapat informasi dari pengurus FPS melakukan upaya pemantauan di sejumlah wilayah termasuk Bupati dan Wakil Bupati terlihat cukup respon menerima informasi adanya gempa yang terjadi pesis di depan sebelah barat kabupaten kepulauan selayar yang membentang di selatan pulau Sulawesi menghadap ke laut jawa.

Kamis, 02 Desember 2010

Dewan Penasehat Gempita Prihatin Banyaknya Gerakan Memperatasnamakan Mahasiswa Selayar

Sejumlah aksi unjuk rasa dan banyaknya gerakan gerakan radikal dalam konteks control social memperatasnamakan mahasiswa selayar telah membuat telinga penasehat mahasiswa Gempita Selayar ini merah, pasalnya aksi aksi mereka sebenarnya tidak dan tanpa sepengetahuan pengurus besar dari organisasi kemahasiswaan dan pelajar tanadoang selayar. Misalnya dengan menunjuk aksi di Jakarta dan Makassar baru baru ini, dimana kelompok kelompok mahasiswa dengan sejumlah kepentingannya kemudian menggelar aksi yang kemudian menggunakan nama mahasiswa selayar. Sehingga kesannya adalah gerakan mereka adalah gerakan mahasiswa pemuda pelajar tanadoang secara umum orang selayar kenal mahasiswa Gempita, ujar Andi Fajar.

Secara umum memang tidak ada larangan dalam konteks mahasiswa melakukan advokasi namun secara khusus akan merusak citra dari gempita selayar itu sendiri. Marilah kita teman teman mahasiswa selayar kiranya dapat dengan besar hati menerima apa yang saya jelaskan ini, sehingga kita sesame aktivis kampus dapat saling menghormati, khususnya sesame mahasiswa selayar. Kan lebih bagus misalnya dalam setiap gerakan gerakan mahasiswa yang bernilai positif bagi pembangunan sama sama kita usung agar peran kita dapat menumbuhkan citra kita sebagai kalangan terdidik. Jangan malah kita harus tertunggangi oleh kepentingan politik praktis beberapa oknum.

Dalam waktu dekat ini, kami dari dewan penasehat gerakan mahasiswa pemuda pelajar tanadoang selayar akan mengupayakan pertemuan dengan sejumlah komisariat dimakassar demi terjaganya silaturahim yang lebih kuat sesame mahasiswa sekampung.

Ujian CPNS Selayar 2010 Gunakan 113 Ruangan

Mukhtar : Peserta Mesti Memperhatikan Petunjuk Mengisi Lembar Jawaban

Ujian cpns tahun 2010 dikabupaten kepulauan Selayar dilaksanakan pada Jumat (10/12) yang tersisa beberapa hari lagi. Dari informasi yang berhasil dikonfirmasi dari sekretaris BKD Selayar menyebutkan bahwa pembagian kartu ujian akan dilaksanakan pada hari Sabtu (4/12) 2010. Peserta yang lulus berkas setelah melalui tahapan ini tentu saja akan mendapat kartu ujian dan selanjutnya melaksanakan ujian pada hari ujian yang telah ditetapkan.

Panitia menyiapkan sedikitnya 113 ruangan kelas yang ditentukan pada sekolah sekolah dalam kota benteng yang ditunjuk. Sedikitnya 20 peserta dalam setiap ruangan akan diawasi langsung oleh panitia pelaksana ujian cpns yang pada ujian tahun ini merekrut panitia pengawas sekurangnya seratus orang pengawas dari sejumlah instansi dan skpd dilingkup pemerintah kabupaten kepulauan selayar.

Mukhtar, Sekretaris BKD Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menjelaskan bahwa dalam penerimaan tahun 2010 ini cukup banyak pelamar, terhitung 2790 berkas pelamar cpns yang memasukkan berkas ke kantor pos.

Muhktar juga menjelaskan bahwa formasi yang diterima sesuai formasi dari Menpan sebanyak 234. Sehingga dapat dipastikan dalam ujian kali ini, betul betul mengandalkan prestasi peserta dalam mengisi jawaban jawaban yang disediakan, termasuk penggunaan alat tulis dan format pengisian harus mendapat perhatian serius dari peserta. Pasalnya menurut Muktar bahwa pemeriksaan lembar jawaban peserta ujian cpns selayar akan langsung diperiksa oleh pemeriksa di Uneversitas Indoensia, Sesuai jadwal maka panitia dengan pengawalan ketat akan membawa lembar jawaban peserta langsung setelah selesainya pelaksanaan ujian sehingga jadwal waktu pengumuman akan berjalan sesuai rencana.

Mukhtar juga berharap agar kerjasama yang baik dari semua pihak demi kelancaran dan suksesnya pelaksanaan ujian penerimaan cpns do kabupaten kepulauan selayar secara terbuka dan transfaran agar tidak terjadi fitnah dalam pelaksanaannya. Dirinya yakin bahwa tidak akan ada permainan dalam penerimaan cpns Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2010.

Soal CPNS Didistribusikan Tanggal 8 Desember

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menargetkan pendistribusian soal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan dua hari sebelum pelaksanaan ujian tertulis atau 8 Desember ke seluruh kabupaten/kota minus Kota Makassar.

Diharapkan, Universitas Indonesia (UI) selaku perguruan tinggi pembuat dan pemeriksa Lembar Jawaban Komputer (LJK), merampungkan pembuatan soal pada 6 Desember. Ujian seleksi masuk CPNS serentak dilaksanakan 10 Desember untuk tingkat Sulsel di 23 kabupaten/kota. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Andi Murny Amien Situru mengungkapkan, saat ini, UI telah memulai proses pembuatan soal seleksi CPNS untuk mengejar target perampungan 6 Desember.

“Diharapkan, soalsoal CPNS sudah didistribusikan ke semua daerah, dua hari sebelum pelaksanaan seleksi tertulis. Ini tidak lain agar persiapan pelaksanaannya lebih matang lagi,” jelasnya kepada wartawan di Makassar. Sekadar diketahui, seleksi tertulis CPNS yang dilaksanakan 10 Desember akan dimulai pukul 09.30 Wita.

Setiap ruangan hanya akan ditempati oleh 20 orang peserta ujian. Terkait dengan keamanan soal saat didistribusikan,mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Sulsel ini mengatakan,pihaknya akan melibatkan aparat kepolisian dan aparat Inspektorat Daerah.Pengawasan dilakukan sejak pencetakan soal, distribusi,pelaksanaan ujian,hingga pemeriksaan soal. “Ini untuk menghindari adanya kecurangan dalam seleksi CPNS. Jangan sampai hal itu terjadi maka pengawasan dimaksimalkan,” tandasnya.

Andi Murny menambahkan, bagi pelamar yang dinyatakan memenuhi persyaratan,akan mendapatkan nomor beserta kartu tes yang dikirimkan melalui PT Pos Indonesia. Pengiriman kartu tes akan dilakukan hingga 3 Desember sesuai dengan alamat pelamar yang tertera pada sampu lberkas lamaran. “Jadi jangan sampai ada yang memasukkan alamat tapi kemudian berpindah lokasi.Itu bukan lagi kesalahan BKD karena pengiriman disesuaikan dengan alamat yang tertera,”tegasnya.

Menurutnya, hingga kemarin, BKD Sulsel masuk melakukan verifikasi berkas pelamar yang masuk. Dari data yang diperoleh dari BKD, jumlah berkas yang telah diverifikasi baru mencapai 4.200 buah. Sementara, jumlah berkas pelamar yang masuk tidak kurang dari 9.000 paket. Sementara itu,Sekprov Sulsel A Muallim mengungkapkan, pembiayaan seleksi CPNS 2010 tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya meskipun menggunakan perguruan tinggi asal Jawa yakni UI.

Untuk biaya pembuatan dan penggandaan soal ujian, telah dipatok angka Rp20 juta untuk setiap kabupaten/kota. Biaya tersebut, ditanggung oleh APBD provinsi dan kabupaten/kota. Jika dirata-ratakan, maka biaya yang dibebankan untuk satu orang pelamar,hanya berkisar pada angka Rp10.000 perorang.“Anggaran yang digunakan hampir sama.

Kan semua ditanggung APBD dan penunjukan perguruan tingginya kan sudah sesuai prosedur,” jelasnya. Mantan Kepala Inspektorat Sulsel ini mengatakan, Pemprov Sulsel memilih bekerjasama dengan UI karena hingga batas akhir pemasukan proposal pelaksanaan pembuatan dan pemeriksa soal CPNS Sulsel, tak ada perguruan tinggi lain yang berminat. (*)

Hari Ini Ribuan Warga Selayar Antri Mendapatkan Bensin

FPS : Memainkan BBM Bersubsidi Kuota Selayar Sama Saja Memainkan Anggaran Negara alias Korupsi.

Dalam sepekan terakhir bbm jenis premium sangat langka di wilayah kabupaten kepulauan selayar sulawesi-selatan . Malah dalam 3 hari terakhir boleh dikatakan sama sekali tidak ada premium untuk kebutuhan kendaraan dapat di beli oleh warga.

Akibat kelangkaan bbm jenis premium ini, terminal angkot dipasar bonea yang biasanya ramai oleh angkot dari desa desa di wilayah kabupaten kepulauan selayar yang mengangkut warga ke pasar kota , dalam 3 hari terakhir sepi . Menurut salah seorang petugas terminal bahwa banyak angkot yang tidak beroperasi akibat tidak adanya bbm jenis premium yang terjual.

Dari pantauan media ini bahwa sejumlah warga yang memiliki kendaraan motor dan mobil yang berbahan bakar premium atau bensin terpaksa tidak menggunakan kendaraan malah warga yang bermukim agak jauh dari tempatnya beraktivitas memilih tidak beraktivitas ketimbang jalan kaki ke kantor.

Akibat kelangkaan bbm dikabupaten kepulauan selayar, hari Rabu (1/12) koalisi lsm dan mahasiswa kepulauan selayar mendatangi dprd selayar, mereka di terima oleh wakil rakyat selayar di dprd selayar dan berjanji akan melakukan pemanggilan terhadap pemerintah dan pengusaha bbm diwilayah kabupaten kepulauan selayar .

Sementara itu Forum Peduli Selayar melalui juru bicaranya Sigit Sugiman, menyebutkan bahwa yang paling bertanggungjawab dalam hal ini adalah pihak pertamina, baik itu pertamina wilayah, pusat dan daerah kita sendiri , karena apapun dan bagaimanapun pihak pihak lainnya saling tuding dan mengingatkan, ujung ujungnya adalah bagaimana pihak pertamina yang menangani dan melayani bbm ke wilayah kabupaten kepulauan selayar pastinya lebih tahu akan apa yang sebenarnya terjadi. Bayangkan saja bila kemudian diwilayah pemasaran kabupaten kepulauan selayar ini sebagian besar penjual bbm adalah keluarga aparat penegak hokum dan pasti sangat tahu kondisinya.

FPS berharap agar pihak pihak terkait, dalam hal ini pihak pertamina yang melayani jatah bbm selayar agar member sangsi keras terhadap oknum oknum yang telah memainkan kuota dan peredaran bbm jatah kabupaten kepulauan selayar, karena kami membaca hal ini dari penjelasan pihak pertamina yang menanggapi kondisi yang terjadi di wilayah kabupaten kepulaua selayar melalui media cetak Makassar pada Selasa (30/11) lalu. Dimana GM Pemasaran dan BBM Ritel PT Pertamina Regional VII, Ferdy Novianto, mengakui, kelangkaan BBM, khususnya jenis premium dan solar diakibatkan permainan para Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) di Selayar yang banyak menjual ke pengecer.

Selanjutnya Menurut Ferdy kepada media harian terbitan Makassar tersebut ,bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar hanya memiliki tiga APMS yang lebih kecil dari SPBU dengan kuota yang sudah ditetapkan hanya mencapai 550 ton untuk premium dan solar.

Sebelumnya pada 2009, konsumsi BBM di daerah tersebut cenderung terkontrol, pasalnya harga premium dan solar ditempat itu relatif lebih tinggi dari harga eceran di SPBU dikarenakan biaya pengangkutan BBM ditanggung APMS. Namun setelah terhitung 1 Januari 2010, harga eceran APMS dan SPBU menjadi sama , karena biaya pengangkutan BBM ditanggung oleh Pertamina.

“Sebenarnya kuota BBM untuk Selayar itu hanya mencapai 550 ton per bulan untuk premium dan solar, itu adalah kuota yang sudah ditetapkan per kabupaten. Saat ini konsumsi BBM di daerah itu menjadi meningkat, karena tingginya aktifitas penduduk dikarenakan harga bensin sudah murah,” ungkapnya.

Sementara kelangkaan itu sudah ditaktisi dengan penambahan kuota BBM bersubsidi sebesar 20-30 ton per bulan terhitung mulai 1 Desember 2010.

“Selayar itu ada 3 APMS, dimana masing-masing kuotanya sebesar 60 ton hingga 200 ton per bulan. Terhitung 1 Januari 2010 harga eceran sama dengan harga SPBU. Akibatnya konsumsi masyarakat di Selayar lebih besar, sementara kuotanya tetap tidak bertambah, kadang-kadang dijual dalam bentuk cerigen. Banyak menjual kepengecer, itu dari banyaknya laporan yang masuk, sehingga mulai tanggal 20-an kuota BBM ditiga APMS sudah kosong,” tutupnya kepada media cetak terbitan Makassar yang kami release ulang ini.

Bila mengkaji apa yang disampaikan, maka kami dari FPS menggaris bawahi kalimat adanya dugaan permaina agen yang banyak menjual ke pengecer serta kalimat penambahan kuota bbm bersubsidi” . Dimana dalam kalimat ini tentulah ada dugaan tindak pidana yang perlu mendapat perhatian serius pihak pihak terkait. Bisa dibayangkan bila kemudian subsidi tersebut diambil dari anggaran Negara, kemudian dipermainkan oleh adanya oknum oknum yang tidak bertanggungjawab, bukankah ini juga termasuk dari penyimpangan anggaran Negara alias korupsi, ujar sigit jurubicara FPS.

Senada dengan apa yang dilontarkan oleh Andi Fajar, Direktur Lingkar Hijau Social Care Selayar yang menyampaikan bahwa kami melalui bendera koalisi lsm selayar telah melayangkan surat terhadap pihak kepolisian selayar agar segera melakukan upaya upaya penindakan bila kemudian ada ditemukan pihak pihak yang menimbun bbm, namun setidaknya bahwa unsure penyimpangan dalam subsidi tersebut perlu juga mendapat perhatian. Sehingga kami dari Lingkar Hijau Sosial Care meminta dan mendesak kepada pihak berwajib agar melakukan upaya pemeriksaan dan investigasi cermat terhadap para agen dan seluruh pihak yang terlibat dalam pendistribusian bbm ke selayar secara transfaran agar tidak menimbulkan fitnah ditengah tengah masyarakat.

Hinga hari rabu (1/12) bbm jenis premium di wilayah kabupaten kepulauan selayar masih belum menunjukkan adanya tanda tanda mampu melayani kebutuhan warga selayar.(Tim)

Seluruh Wilayah Sulselbar Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memperkirakan, suhu udara permukaan di Kota Makassar, Jumat (3/12/2010), maksimal akan mencapai 33 derajat selsius.

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, seluruh wilayah Sulsel dan Sulbar Jumat besok akan diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Hujan umumnya berlangsung pada siang dan sore hari. Hanya ada beberapa daerah yang diperkirakan akan diguyur hujan pada malam hari, seperti Pinrang, Parepare, Belopa, Masamba, Malili, Selayar, dan Palopo.

Di Makassar, hujan diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari.

Tingkat kelembaban udara berkisar antara 59 hingga 98 persen dan angin bertiup dari timur ke tenggara dengan kecepatan antara 8 hingga 36 km per jam. (*)

Tribun Timur

Rabu, 01 Desember 2010

PENGUMUMAN

KARTU UJIAN BAGI PELAMAR DAN PENDAFTAR PENERIMAAN CPNS SELAYAR 2010

YANG DINYATAKAN LULUS BERKAS AKAN MENERIMA KARTU UJIAN PADA :

Hari / Tanggal : Sabtu/ 4 Desember 2010.

SELANJUTNYA PELAKSANAAN UJIAN CPNS PADA :

Hari / Tanggal : Jumat / 10 Desember 2010.



Demikian Diumumkan Untuk di Ketahui.
Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kepala BPKD Nyaris Ditipu Pelaku Catut Nama Kasipidsus Kejari

Aksi penipuan dengan modus mencatut nama pejabat kembali terjadi di Sidrap. Kali ini, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pemkab Sidrap, H Abd Majid SE MSi, yang nyaris menjadi korbannya.

Ceritanya, pelaku misterius tersebut mengirimkan pesan pendek atau SMS ke nomor handphone milik Kepala BPKD Sidrap, Abd Majid, yang isinya meminta sejumlah uang untuk diberikan kepada Kajari Sidrap, Hj Reskiana Ramayanti SH MH, yang sebentar lagi akan berpindah tugas ke Ambarawa, Jawa Tengah.
Pengirim pesan yang mengaku Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Sidrap, Muh Farid Rumdana SH itu juga mencantumkan nomor rekening atas nama seseorang dengan maksud agar Abd Majid, segera mentransfer dana yang dimintanya.
Namun begitu, Abd Majid tidak langsung mempercayainya. Ia pun sengaja tak membalas pesan singkat tersebut dan diam-diam menghubungi Kasipidsus, Muh Farid, untuk memperjelas isi pesan singkat tersebut.
Hasilnya benar, Muh Farid langsung menyangkalnya dan mengaku tidak pernah menghubungi atau mengirim SMS kepada siapa-siapa.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidrap, Hj Reskiana yang dihubungi, Minggu (28/11), mengaku sudah mengetahui adanya seseorang yang telah mencatut dirinya, dan salah seorang bawahannya tersebut.
Dia menegaskan, dirinya maupun bawahannya, tak pernah meminta dana kepada siapapun terkait rencana kepindahannya bertugas sebagai Kajari di Ambarawa.
“Saya sudah dengar berita itu dari laporan staf saya. Saya katakan itu tidak benar karena saya tidak pernah memerintah anak buah saya untuk meminta uang kepada siapapun terkait kepindahan tugas saya. Saya ulangi, itu tidak benar dari bawahan saya,” lontar Reskiana, yang hari ini akan menjalani serah terima jabatan (Sertijab) di Kejati Sulselbar.
Terpisah, Kepala BPKD Sidrap, Abd Majid mengatakan, dari awal dirinya tidak percaya dengan pesan singkat yang diterimanya itu. ()

Ribuan Massa FMPP Duduki DPRD Bantaeng

Sedikitnya 2.000-an massa menduduki gedung DPRD Bantaeng, mereka mendesak anggota de-wan menjadwalkan ulang pembahasan APBD Perubahan 2010, yang pekan lalu ditolak DPRD untuk dibahas, Selasa (30/11).

Massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Parlemen (FMPP), dipimpin ketuanya Sirajuddin, yang juga mantan anggota DPRD Bantaeng.
Aksi demo yang cukup mengganggu kegiatan pemerintahan tersebut, memaksa anggota DPRD melaksanakan tuntutan para demonstran.
Dalam orasinya, Sirajuddin menyebutkan tiga butir tuntutannya yakni, mendesak anggota DPRD segera membahas APBD Perubahan 2010, meminta lembaga DPRD agar konsisten terhadap tata tertib (tatib), serta mendesak badan musyawarah (Bamus) DPRD membuat jadwal lanjutan tahapan pembahasan APBD-P 2010 selama 1x24 jam.
“Jika ketiga tuntutan kami tidak diindahkan maka kami berjanji akan kembali menduduki kantor DPRD dengan jumlah lebih besar. Bahkan menyandera anggota DPRD adalah jalan terbaik jika tuntutan tidak dilaksanakan,” tegas Sirajuddin yang diamini sekretarisnya, Andi S.Latif dan ribuan massa.
Setelah cukup lama berorasi di gedung DPRD Bantaeng, akhirnya massa diterima Ketua DPRD Bantaeng, Hj Novrita A Langgara, di ruang rapat paripurna dewan.
Demo besar-besaran tersebut dipicu atas sikap politik dari tiga fraksi di DPRD Bantaeng, yang secara tegas menolak untuk membahas APBD Perubahan 2010 Kabupaten Bantaeng. (wan/ade/C) ()

Kelangkaan Bensin Mulai Resahkan Warga Kota Benteng Selayar

Rabu (1/12) warga benteng selayar masih terus dirundung susah untuk mendapatkan bbm jenis premium , pasalnya bukan saja pangkalan yang tidak membuka pangkalannya namun pengecer pun tidak melayani pelanggannya akibat tidak adanya pasokan dari agen. Sejak pagi hari sedikitnya seratusan kendaraan roda dua dan mobil terpantau berada dipintu pangkalan dijalan veteran hingga kemudian membubarkan diri setelah mendapat khabar bahwa pangkalan tersebut tidak melayani karena stok yang habis. Kemudian kondisi yang sama juga terjadi pada siang harinya terpantau banyak warga yang terpaksa menyimpan kendaraannya di sekitar pangkalan. Ada juga yang terpantau membawa jiregen karena menurut mereka , kendaraannya sudah tidak dapat di pakai lagi akibat kehabisan bbm.

Semetara itu dari pantauan di terminal pasar bonea, yang merupakan tempat berkumpulnya angkutan umum jenis mikrolet yang mengangkut para warga pedesaan ke pasar kota benteng juga terpengaruh oleh kelangkaaan bbm jenis bensin, karena sebagian kendaraa angkutan umum ini menggunakan bahan bakar bensin. Sebagian besar angkot di terminal ini tidak beroperasi pak, soalnya tidak ada bensin, ujar rahmat salah sorang kondektur angkot yang dimintai komentarnya mengenai banyaknya angkot yang tidak beroperasi dalam sepekan terakhir ini. Rahmat juga menjelaskan bahwa beberapa pemilik dan sopir mengaku tidak mau ambil resiko rugi karena bbm ini soalnya kalaupun ada yang dijual harganya mencapai 15 ribu perliter.

Tercatat 6 wilayah kecamatan di kabupaten kepulauan selayar yang tidak ada bensin dipasaran wilayah tersebut, masing masing kecamatan Bontomatene,Kecamatan Buki , Kecamatan Bontomanai,Kecamatan bontoharu, Kecamatan Benteng, Dan Kecamatan Bontosikuyu. Sementara itu di wialayah kecamatan kepulauan masing masing kecamatan Takabonerate, Kecamatan Pasimasunggu, Kecamatan Pasimasunggu Timur , Kecamatan Pasimarannu dan Kecamatan Pasilambena juga dilaporkan mengalami jal yang sama namun kondisinya tidak separah dengan 6 wialayah kecamatan daratan karena sebagian dari warga diwilayah kepulauan membeli dan mendapat bbm dari pelaut pelaut yang biasanya berlayar ke NTT dan pulangnya membawa bbm dalam jiregen. Begitu juga dengan sejumlah warga kepulauan yang menjual ikan ikan hasil tangkapannya kabupaten bulukumba dan bantaeng serta kabupaten sinjai, pulangnya kerap membawa bbm dengan menggunakan jiregen.

Pemukiman Warga Benteng Selatan Selayar Terendam Air Hujan

Hingga siang harinya Rabu (1/12) sejumlah pemukiman warga benteng bagian selatan Kabupaten Kepulauan Selayar sulawesi-selatan, khususunya warga ,panggiliang selatan dan bonehalang dan warga dijalan binakarya serta jalan poros menuju rsud selayar masih terus tergenang air hujan setinggi lutut orang dewasa . Selain itu di bagian kota Benteng lainnya terpantau warga masih membersihkan pekarangan rumah mereka dari lumpur dan sampah yang terbawa oleh air hujan yang menggenangi rumah warga sejak dinihari sekitar pukul 04.00 wita. Malah dari pantauan dipemukiman warga kota benteng selayar bagian selatan hingga sore hari masih terendam.

Air hujan mulai naik dari drainase yang tidak mengalir dinihari 04.00 wita dan sempat mengagetkan warga karena air yang tumpah dari saluran drainase begitu cepat hingga mencapai lutut orang dewasa.

khususnya warga yang rumahnya berada di pinggir jalan berdekatan dengan saluran drainase yang meluap terpantau terendam , ada juga yang terpantau membenahi halaman dan mengeluarkan lumpur dan sampah dari saluran yang ikut naik terbawa air.

Dari penuturan warga setempat bahwa saluran drainase ini meluap akibat tersumbat oleh banyaknya sampah plastik dan kayu, selain itu memang curah hujan pada malam hari hingga dinihari tadi cukup deras . Curah hujan di wilayah kabupaten kepulauan selayar dalam sepekan terakhir ini memang cukup tinggi, malah pada hari minggu lalu sempat merendam seluruh jalan raya didalam kota benteng selayar dan penyebabnya adalah gagalnya drainase yang ada menyalurkan air hujan ke pembuangan akhir di selatan kota.

pemukiman yang terpantau terendam air hujan termasuk diantaranya aspol lango lango dan pemukiman disepanjang jalan dr.muktar. dan masih sejumlah pemukiman warga lainnya di bagian selatan kota benteng termasuk dibelakang pertamina veteran dan kompleks jalan kerama” (Tim)

Sulsel didorong untuk ekspor langsung

Oleh: Kwan Men Yon

Berikut ini adalah ringkasan berita utama di kawasan timur Indonesia yang dimuat sejumlah surat kabar daerah, a.l. potensi pajak Rp29,7 miliar lepas, DPK Bank Sulut di Jawa capai Rp820 miliar, Sulsel didorong ekspor langsung, proyeksi pajak kendaraan Rp270 miliar, proyek tiang listrik selayar dipindahtangankan, BNI miliki 17% aset menara Bosowa, dan Perusda Sulsel siap garap lima sektor bisnis.

POTENSI PAJAK: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berpotensi kehilangan pendapatan pajak sebesar Rp29,7 miliar pada 2011 akibat berlakunya UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. (Bisnis Indonesia Regional Timur)

UPAH MINIMUM: Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan upah minimum provinsi (UMP) 2011 sebesar Rp1,1 juta adalah jalan tengah untuk menyenangkan pengusaha dan pekerja.

Syahrul mengatakan UMP yang tinggal menunggu penetapan lewat surat keputusan gubernur tersebut merupakan solusi bagi kedua belah pihak yang menginginkan kisaran upah berbeda. (Bisnis Indonesia Regional Timur)

BANK SULUT: Enam kantor cabang PT Bank Sulut di DKI Jakarta dan Jawa Timur mampu menghimpun dana pihak ketiga hingga Rp820 miliar sampai pertengahan November 2010.

Direktur Utama Bank Sulut Jeffry Wurangian mengatakan kantor cabang Thamrin, Jakarta, paling produktif dengan total DPK menembus Rp400 miliar atau hampir separuh nilai simpanan dari jaringan bank pembangunan daerah (BPD) itu di Jawa. (Bisnis Indonesia Regional Timur)

EKSPOR LANGSUNG: Pemerintah pusat mendukung upaya Pemprov Sulawesi Selatan membuka jalur ekspor langsung ke luar negeri. "Keterbatasan infrastruktur membuat Sulsel sulit meningkatkan volume ekspor," ujar Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar di sela-sela seminar ekspor di Makassar, pekan lalu.

Namun, Mahendra mengatakan kegiatan ekspor tidak perlu menunggu tersedianya seluruh infrastruktur. "Jangan jadikan keterbatasan infrastruktur sebagai alasan utama," ucapnya. (Bisnis Indonesia Regional Timur)

PAJAK KENDARAAN : Pendapatan pajak daerah Sulawesi Selatan pada 2011 diproyeksikan meningkat hingga 145%. Pendapatan pajak kendaraan pada 2010 sebesar Rp110 miliar diproyeksikan naik menjadi Rp270 miliar.

Kepala Dinas pendapatan Daerah Sulawesi Selatan Arifuddin Dahlan mengatakan proyeksi tersebut baru berdasarkan asumsi pertumbuhan kendaraan di bawah 10%. Padahal, kata dia, data pada 2010 menyebutkan bahwa pertumbuhan kendaraan sudah 14%. "Artinya, penghitungan proyeksi pendapatan pada 2011 akan lebih besar," kata Arifuddin dalam acara Sosialisasi peraturan Daerah Sulawesi Selatan tentang pajak daerah, sabtu lalu. (Koran Tempo Makassar)

PROYEK LISTRIK: Pemenang tender proyek listrik Selayar diduga meminta pihak lain mengerjakan proyek pengadaan 1.789 tiang listrik di lima kecamatan itu. Direktur PT Putri Indah Malaqbi Rustan Tahir mengatakan proyek yang sering dipindahtangankan itu menjadi masalah. "Saya meminjamkan perusahaan itu karena yakni Sudirman bisa mengerjakan proyek tersebut," kata Rustan di kediamannya, di Jalan A.P. Pettarani Nomor 4, Makassar, sabtu lalu. (Koran Tempo Makassar)

BNI-BOSOWA: PT Bank Negara Indonesia (BNI), diam-diam ikut menanamkan modal di Menara Bosowa. Nilai kepemilikan BNI mencapai 17% atau Rp30,6 miliar dari Rp180 miliar total nilai Menara Bosowa.
Pemimpin BNI Wilayah 07 Makassar, Shadiq Akasya, akhirnya berinvestasi di Menara Bosowa untuk lebih meningkatkan pelayanan.

"Kami membeli tiga setengah dari gedung Menara Bosowa. Itu sesuai dengan kebutuhan dan itu diputuskan oleh kantor pusat," ujarnya di sela-sela penandatanganan akta jual beli dengan pihak PT Indah Bumi Bosowa, akhir pekan lalu. (Fajar)

SDN Tonjo Selayar Juara II Lomba MPCC

Salah Satu SD Unggulan di Kecamatan Bontomatene
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tonjo, berhasil keluar sebagai Runner Up (juara kedua), Lomba Mata Pelajaran dan Cerdas Cermat (MPCC), yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Nasional.
Acara itu diikuti seluruh SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), se Kabupaten Kepulauan Selayar.
Lomba MPCC tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar, diikuti utusan kecamatan dari 11 kecamatan yang ada se Kabupaten Kepulauan Selayar, berlangsung di SDN Centre Benteng, Sabtu (27/11).
Turut menyaksikan lomba tersebut, semua perwakilan UPT TK SD, beberapa guru masing masing sekolah, orang tua peserta lomba.
Dalam lomba MPCC tersebut berhasil keluar sebagai juara I, SD Centre Benteng sebagai dan SDN Tonjo menjadi runner-up disusul juara ketiga dari salah satu SD di daratan Selayar.
SDN Tonjo di Kecamatan Bontomatene, adalah salah satu sekolah unggulan, buktinya beberapa kali menjadi juara setiap perlombaan, termasuk beberapa kali mengikuti lomba serupa.

Kejati: Bohong Kalau

Sekitar pukul 09.00, rombongan Kejaksaan Tinggi Sulselbar, tiba di Kejaksaan Negeri Jeneponto, Selasa (30/11).
Sebelumnya rombongan Kejati Sulselbar, Dr ST Burhanuddin SH MH diterima Bupati Jeneponto, Radjamilo.
Turut serta dalam rombongan Kejati, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun), Yogie Hasibuan SH MH, Kasie Humas Kejati, Irsan Djafar SH MH.
Kedatangan Kejati Burhanuddin di Jeneponto, menimbulkan berbagai pertanyaan terkait dengan banyaknya kasus korupsi di Kejaksaan Negeri Jeneponto yang mandek.
Burhanuddin selama di Kejaksaan Negeri Jeneponto, memeriksa satu persatu ruangan mulai dari ruang kasi pidsus, kasi intelijen, kasi pidum, ruang jaksa fungsional, kantin adhyaksa dan fasilitas masjid.
Kejari Jeneponto, Tubagus Arif Azis yang mendampingi Burhanuddin, nampaknya kebakaran jenggot. Karena Burhanuddin sempat mempertanyakan berbagai kasus yang ditangani Kejaksaan Jeneponto, yang sedang berjalan.
Seperti kasus Askes yang saat ini masih diperdalam penyelidikannya, akhirnya dijawab Burhanuddin. Dalam keterangan persnya, Burhanuddin mengatakan bahwa kasus penyalahgunaan dana Askes yang ditangani Kejaksaan Jeneponto, dalam minggu ini akan diekpose di kejati.
“Kita minta secara terbuka saja, sehingga siapapun tersangkanya kita umumkan secara terbuka, sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi,” janji Burhanuddin.
Bahkan Burhanuddin blak-blakan mengatakan bahwa bohong kalau tidak ada kasus korupsi Jeneponto. Sehingga kedatangannya di Jeneponto, adalah untuk memantau langsung kinerja Kejaksaan Jeneponto yang akhir-akhir ini disorot, seiring dengan banyaknya kasus yang mandek atau bahkan dipe-ties-kan. (lau/ade/C)

Penyu Hijau Ditemukan di Pulau Tinabo Selayar

Diperkirakan Berumur 10 Tahun, Masuk Sebagai Biota Laut Langka, Memiliki 112 Biji Telur
Balai Taman Nasional Takabone-rate, menemukan salah satu biota laut langka di Pulau Tinabo, yakni Penyu Hijau.
Penyu itu ditemukan Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate, Ir Noel Layuk Allo MM, bersama sejumlah petinggi kantor balai dan beberapa stafnya, saat melakukan kunjungan ke pulau-pulau untuk melakukan penanaman pohon dan pemberian bantuan bibit pohon sukun.
Penyu Hijau tersebut, diperkirakan baru selesai bertelur, terbukti beberapa meter dari lokasi penemuan, juga ditemukan 112 butir telur penyu, dengan kedalaman sekira 1,5 meter.
Kepala Balai TN Takabonerate, Ir Noel Layuk Allo MM, penyu tersebut akan dilepas dan dikembalikan ke habitatnya semula, guna perkembangbiakan biota langka tersebut.

Selayar Urutan Empat di Sulsel

Dalam Hal Pendapatan, Dibawah Makassar, Gowa dan Parepare, Dari Rp400 M Menjadi Rp900 M, Puluhan Pro

Peringatan Hari Jadi (HJ) Kepulauan Selayar ke-405, di Lapangan Pemuda Benteng berlangsung sederhana. 15 proyek pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar, diresmikan oleh Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo, diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Ir H Muh Iskandar MSi, Senin (29/11).

Diantara proyek yang diresmikan Gubernur Syahrul, diantaranya Masjid Jami Nurul Qaryah Bonea dengan sumber dana bantuan Gubernur Sulsel serta beberapa SMP satu atap, pembangunan jembatan Bua-Bua dan pembangunan pasar.
Gubernur diwakili Kadis DKP Sulsel, Ir H Muh Iskandar, mengatakan bahwa peningkatan dan pencapaian pembangunan ekonomi yang dilakukan Pemkab Kepulauan Selayar, memang harus diakui.
Walau membangun Kepulauan Selayar tidak semudah dengan membangun daerah lainnya di Sulsel, karena wilayahnya didominasi perairan, namun sata ini sudah nampak banyak perubahan. “Olehnya itu masyarakat harus bersatu dan bersinergi memba-ngun daerahnya,” ujarnya.
Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, H Syahrir Wahab MM dalam sambutannya, mengatakan bahwa awal pemerintahannya pada periode kedua, yakni memprogramkan panca tertib dan panca sukses.
Program itu merupakan lanjutan program dari periode pertama bersama mantan Wakil Bupati Hj Nur Syamsina Aroeppala, sekaligus didukung program kerja seratus hari pada awal dirinya bertugas.
Pertumbuhan ekonomi Kepulauan Selayar, dalam kurun waktu mulai 2005-2009, terus mengalami perbaikan yakni dari 5,90% pada tahun 2005 dan pada tahun 2009, menjadi 7, 82%. Didukung pula oleh peningkatan pendapatan dari Rp400 miliarlebih menjadi Rp900 miliar lebih pada 2009.
Dengan demikian, Kabupaten Kepulauan Selayar untuk pembangunan ekonomi telah berhasil menempati urutan keempat dibawa Kota Makassar, Gowa dan Parepare.
Dalam peringatan HJ Selayar ke-405, juga dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya lomba kegiatan tradisional, lomba perahu hias, lomba mancing dan fun bike serta puluhan kegiatan lainnya yang bersentuhan dengan masyarakat.
Hadir dalam peringatan HJ Selayar ke-405 dengan tema “Membangun Kebersamaan Menuju Selayar yang Lebih Sejahtera dan Mandiri, Wadan Lantamal VI, Bupati H Syahrir Wahab MM, Wakil Bupati, H Saiful Arif SH, Ketua DPRD, Hasanuddin Haer, Sekda, H Zainuddin SH MH, Ketua TP PKK, Hj A Norma Syahrir, Wakil Ketua TP PKK, Hj St Nurhaedah serta Ketua Dharma Wanita Persatuan, Hj Eny Zainuddin. ()

Senin, 29 November 2010

DIRGAHAYU KE 405 TAHUN 2010 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR

    
     Keluarga Besar PT.Media Contrend Indonesia
        Mengucapkan :
 Selamat & Sukses Atas Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Selayar ke 405
 Dengan Semangat Kebersamaan, Mari Kita Bangun Bumi Tanahdoang Dari Semua Sektor.
Kami Berjanji Akan Selalu Bersama Selayar Melangkah Maju Menuju Masa Depan yang Mapan Mandiri.

FPS : Minta Praktisi Dan Panwas Selayar Buktikan Sorotannya Dalam Seminar Evaluasi Pilkada Selayar

Seperti yang  diberitakan oleh sebuah media cetak harian terbitan Makassar yang  berjudul “Praktisi Soroti KPU Selayar” dalam kegiatan seminar  “Evaluasi Pemilihan Kepala Daerah “ pada hari kamis (25/11) bertempat di hotel selayar beach , yang dihadiri oleh Sirajuddin Ketua  Panwas Selayar  dan seorang anggota KPU Sul-Sel  Nusrah Azis , Akademisi UIN, DR.Muh.Sabri AR serta puluhan undangan dari kalangan mahasiswa dan tokoh masyarakat juga mendapat perhatian dari kelompok pemerhati pembangunan dan masyarakat selayar yang tergabung dalam Forum Peduli Selayar, dimana FPS sangat mendukung bahwa dalam seminar tersebut dikabarkan, ketua panwas selayar, Sirajuddin menyorot proses laporan panwas kepada kepolisian yan g dikembalikan karena dinilai dinilai tidak lengkap dan sudah kadaluarsa dan  adanya kritikan dari seorang akademisi UIN,DR.Muh.Sabri AR terhadap legalitas hasil pilkada yang menurutnya apakah tingkat penerimaan kualitas pemerintahan, serta memberi penilaian terhadap kinerja Kpu yang telah seluruhnya melaksakan program dan tahapan pilkada kabupaten  kepulauan selayar 2010 pada pertengaha tahu 2010 ini.
Arsil Ihsan Ketua FPS, dalam siaran persnya pagi tadi Sabtu (27/11) menyatakan sangat mendukung  adanya pemberitaan yang mempertanyakan serta menyuarakan  legitimasi hasil pilkada dan menyangsikan kualitas pemerintahan sekarang dari sisi penerimaan masyarakat. Dari kalimat yang disampaikan oleh seorang  praktisi sekelas  DR.Muh.Sabri AR,seperti yang dilansir dalam pemberitaan media, maka kami dari FPS menyarankan kepada beliau agar melakukan survey penerimaan masyarakat atas hasil pilkada dan penelitian serta investigasi kualitas pemerintahan selayar sekarang. Bila hanya teori maka kami sangat menyayangkan statemen Beliau sebagai seorang praktisi dalam seminar tersebut, apalagi kami juga tahu bahwa Beliau adalah seorang putra selayar yang dikenal cukup kritis terhadap pemerintahan kabupaten kepulauan selayar sebelum pilkada selayar 2010 pada bulan Juni lalu.
FPS juga mendukung adanya upaya Panwas Pilkada Selayar 2010 yang oleh ketuanya Sirajudin, menyoroti  proses penyelesaian laporan pelanggaran kepada pihak kepolisan selayar yang memberikan penilaian bahwa laporan panwas telah kadaluarsa dan dinilai tidak lengkap sesuai apa yang diberitakan sebuah media cetak Makassar . Kendati kami memberikan dukungan moral atas statemen beliau  namun kami dari FPS melalui siaran pers ini kami sampaikan akan melakukan persuratan kepada panwas selayar dengan perihal  menanyakan kepada Panwas Pilkada Selayar , apakah memang benar bahwa laporan panwas tidak lengkap dan kadaluarsa menurut undang undang yang mengatur .  Arsil sebagai ketua lintas lsm pemerhati selayar yang tergabung dalam Forum Peduli Selayar  dalam siaran pers  melalui radio dan streaming  audio via internet menyatakan dukungan moral  namun sangat menyayangkan bila kemudian hal ini hanya dijadikan sebagai media memperatasnamakan masyarakat selayar”  yang nantinya akan merusak nama pemerintah kabupaten kepulauan selayar hasil pilkada 2010 di luar selayar pada level pemerintahan yang sama maupun diatasnya, karena kami sangat faham dimana posisi mereka dalam pelaksanaan pikada selayar. Semua video dan rekaman kami di FPS cukup untuk menyatakan bahwa kekecewaan atas hasil pilkada sudah bukan saatnya lagi diperdebatkan namun evaluasi yang harapkan dari seminar tersebut  diharapkan dapat menjadi pembanding demi kesempurnaan panitia pelaksana pemilihan umum dimasa yang akan datang.
Siaran pers FPS berlangsung sekitar 30 menit lamanya, dan dihadiri oleh sejumlah pengurus FPS dan rekan rekan media.

Sehari Menjelang Hari Jadi Selayar, Kota Benteng Terendam Air Hujan

Guyuran hujan lebat yang melanda kabupaten kepulauan selayar pada Minggu (28/11) selama  kurang lebih  tiga jam membuat sebagian besar wilayah di ibu kota kabupaten kepulauan selayar terendam air hujan. Malah disejumlah tempat diwilayah selatan kota,  air hujan mencapai ketinggian paha  orang dewasa .  Hujan yang mendadak lebat disertai guruh dan kilat  tersebut, sontak merubah wajah kota benteng yang biasanya ramai menjadi begitu lengang. Disejumlah ruas jalan yang terpantau, hanya satu dua kendaraan yang lewat. Ditambah lagi banyaknya ruas jalan yang tertutup larangan lewat karena digunakan untuk pesta pengantin. Menjelang siang sekitar pukul 11.00 wita, terpantau sejumlah jalan  raya dan kompleks pemukiman warga terendam air , seperti di poros raya jalan Jend.Sudirman, Sultan Hasanudin, Jln.DR.Muchtar, Jln.Siswomiharjo Utara, Jln, MKR,Bonto, Jln,Wr.Supratman, Jln.RA.Kartini Utara,  Jln.Veteran,  Jln. Pahlawan,  jln.Ahmab Yani,  Jln.Fatmawati, Jln. Tien Suharto, jln.Cakalang, Jln Parappa menuju rumah sakit umum daerah .
Sementara  itu kompelks pemukiman warga di ibukota Benteng yang juga kebanjiran  diantaranya  adalah pemukiman warga dibelakang PLN Lama, Pemukiman warga di belakang kantor Kodim, Kompleks Pabbatuang, Kompleks Panggiliang selatan, depan Perumahan Pemda Panggiliang , bonehalang selatan, bua bua sebagian khususnya warga yang bermukim diwilayah kompleks karama” , seputar pasar senggol dan pemukiman warga di sebelah barat pertamina utara kota serta sejumlah tempat lainnya.(Tim)
Sekitar pukul 12.00wita, hujan mulai reda, sejumlah warga terpantau berupaya mengalirkan genangan air , diantaranya ada sejumlah warga di jalan mkr.bonto terpantau turun ke drainase untuk membongkar sampah yang menutup saluran dibawah beton jalan masuk rumah dari jalanan, sementara itu di panggiliang selatan malah sejumlah warga terpantau berupaya membuka saluran drainase besar yang mengarah ke laut karena tertutup oleh sampah. Kondisi serupa juga terjadi di jln Sultan Hasanudin, Jln.Jend.Sudirman,DR.Muhtar dan sejujmlah jalan lainnya yang mengalami kebanjiran karena luapan air dari saluran drainase yang tidak mengalir.
Lain lagi yang dialami oleh sejumlah warga di selatan kota benteng, khususnya disekitar rsud selayar kea rah barat, dimana banjir selain disebabkan oleh tidak mengalirnya pembuangan air, juga mendapat banjir kiriman dari bukit sebelah timurnya yang telah tandus karena pembukaan lahan pemukiman.  Parahnya karena banjir kiriman tersebut sebagian berasal dari drainase dan saluran pembuangan air rsud selayar yang berbau obat.  Menurut mereka yang bermukim ditempat ini, kadang sumur mereka juga berbau obat.

Spbu Veteran Selayar Nyaris Diamuk Ratusan Warga Yang Antri Menunggu Bensin

Kelangkaan bbm jenis premium dikabupaten kepulauan selayar dalam sepekan terakhir telah menimbulkan keresahan warga, khususnya pemilik kendaraan. Dalam 2 hari terakhir sejak sabtu dan minggu (28/11) malah terjadi 2 kali keributan . yang pertama pada hari sabtu di jalan poros  benteng ke padang didepan sebuah kios penjual bensin yang sementara melayani puluhan warga yang antri menunggu dilayani sang pemilik kios tiba tiba dating seorang pengendara yang langsung menerobos antrian. Mendapat teguran dari warga lainnya yang telah lama menunggu antrian, sang pengendara tidak menerima dan balik mengomel dengan alas an sangat butuh dan penting sehingga dirinya menerobos. Ketegangan yang nyaris memicu perkelahian tersebut reda setelah salah seorang pengantri yang kebetulan seorang tokoh masyarakat melerai . Kejadian kedua adalah pada hari Minggu (28/11) di spbu pertamina jalan veteran benteng selayar, dimana ratusan warga yang antri sejak pagi harinya hingga lepas siang sekitar pukul 14.30 menit wita, belum mendapat pelayanan dari pemilik spbu . Kesal menunggu terlalu lama dan tidak ada kejelasan , secara bersamaan ratusan warga yang menunggu sejak pagi tadi kemudian masuk ke lokasi spbu dan menduduki sejumlah tempat dipelataran spbu tersebut, termasuk sejumlah warga terpantau masuk ke ruangan yang biasa di tempati kasir.  Suasana semakin tegang ketika seorang warga yang bernama Majid, karena kesalnya menunggu lama kemudian berteriak meminta pihak keamanan untuk segera bertindak atau mengambil sikap  sekiranya  perlu mendapat penyelidikan termasuk meminta kepada pihak keamanan untuk memeriksa stok digudang. Mendapat teriakan yang disinyalir akan memicu  keributan dan aksi warga yang lain, kemudian seorang petugas  keamanan menegur  dan meminta  majid bersabar, karena pengelola sebentar lagi akan tiba, ujar pihak kemanan tersebut, namun tiba tiba disambut oleh teriakan oleh warga yang lainnya sehingga  suasana semakin panas dan tegang. Melihat suasana tersebut sejumlah rekan dari pihak keamanan dari kepolisian selaar melerai dan meinta rekannya untuk tidak memperdulikan teriakan tersebut.
Hingga sore harinya terpantau ratusan kendaraan roda dua dan mobil masih terus antri menunggu pelayanan  dan terpantau dijaga ketat oleh aparat kepolisian.(tim)

Hujan Dan Gemuruh Guntur Dilangit Selayar Jelang Detik Detik 29 Nopember 2010, HUT Selayar ke 405.

Sehari menjelang detik-detik pelaksanaan upacara peringatan hari jadi Kabupaten Kepulauan Selayar tepatnya hari, Minggu, (28/11) pukul 23.50 wita  hujan rintik  disertai gemuruh guruh disertai kilat tiba-tiba terlihat dari Ibukota Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, tempat akan dipusatkannya rangkaian peringatan hari jadi besok senin 29/11.
Meski hanya berlangsung beberapa menit, namun sempat mengagetkan sejumlah warga yang berada diluar rumah.
Pada siangnya memang hujan deras mengguyur kota benteng, malah hujan yang turun selama kurang lebih tiga jam pada siang tadi Minggu 28/11 sempat merendam sejumlah ruas-ruas jalan di sekitar wilayah kecamatan Benteng. Salah satu diantaranya, terlihat merendam ruas jalan Sultan Hasanuddin dan sejumlah pemukiman warga kota dan membuat sejumlah kendaraan yang melintasi kota benteng sempat terjebak genangan air setinggi tumit orang dewasa pada ruas ruas jalan tadi. Termasuk salah satu diantaranya, kendaraan operasional Pos SAR Kabupaten Kepulauan Selayar yang terlihat melintas dari arah arah utara dengan mengangkut perlengkapan evakuasi korban bencana

DIRGAHAYU KE 405 TAHUN 2010 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR

DIRGAHAYU KE 405 TAHUN 2010 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR

Jumat, 26 November 2010

Jaksa Penyidik Dugaan Korupsi Tiang Listrik Selayar Dilapor Ke Kejati

Sejumlah aktivis antikorupsi mengaku akan mengadukan beberapa jaksa nakal ke Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat, Burhanuddin, siang ini. Mereka menduga jaksa tersebut telah menerima suap dalam kasus pengadaan tiang listrik di Kabupaten Selayar 2009.

"Karena penanganan kasus ini tidak jelas. Ada indikasi mereka disuap," kata Mahfud salah satu aktivis yang juga pelapor kasus tesebut.
Mahfud mengaku belum bisa membeberkan nama-nama jaksa yang dimaksud. Ia mengatakan jaksa itu adalah penyidik yang ditunjuk menangani kasus tersebut.

Sumber di Kejaksaan menyebutkan penyiditk itu diantaranya Samsul Kasim dan Nur AK.

Pada 2009 Kejaksaan Tinggi menelisik dugaan korupsi pengadaan 600 tiang listrik beton di Selayar. Proyek itu dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum tahun lalu dengan dana Rp 6 miliar.

Kejaksaan telah memeriksa sejumlah pejabat, termasuk Khadafi, ketua panitia tender proyek. Anak kandung Syahrir Wahab, Bupati Selayar itu, diperiksa bersama pimpinan PT Putri Indah Malabbi sebagai rekanan proyek. Dari hasil pemeriksaan, Kejaksaan menduga biaya proyek itu digelembungkan.

Mahfud mengatakan pihaknya akan mengadukan mereka dalam bentuk laporan tertulis kepada Burhanuddin. Ia berharap laporan tersebut akan ditindaklanjuti.

Kepala Kejaksaan Tinggi Burhanuddin sebelumnya mengaku akan menindak tegas jaksa yang menerima suap dalam penanganan kasus tersebut. "Saya akan habisi kalau terbukti menerima suap," katanya.

Burhanuddin meminta pihak yang menduga adanya suap dibalik kasus itu membuktikan pernyataannya. "Laporkan pada kami." (TI*)

Busro Muqodas Terpilih Jadi Ketua KPK

Komisi Hukum DPR memilih Busro Muqodas menjadi Ketua KPK menggantikan Antasari Azhar yang tersangkut kasus pidana pembunuhan berencana.
Busro Muqodas akhirnya terpilih menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalahkan empat pimpinan KPK lainnya. Dalam voting Komisi Hukum DPR hari Kamis, Busro mengantongi 43 suara, disusul  Bibit Samad Rianto (10 suara) dan Muhammad Yasin (dua suara). Sedangkan Chandra M.Hamzah dan Haryono Umar  tidak mendapatkan dukungan.
Sebelumnya Komisi III DPR yang membidangi masalah hukum ini  memilih Busro Muqodas sebagai salah satu pimpinan KPK menggantikan Antasari Azhar. Busro menyingkirkan Bambang Wijayanto lewat pemungutan suara. Dalam proses pemilihan yang dihadiri oleh 55 anggoto Komisi III DPR, Mantan Ketua Komisi Yudisial itu mendapatkan dukungan 34 anggota sementara Bambang Wijayanto memperoleh dukungan 20 anggota dan  satu abstain.
Sejumlah fraksi mengatakan sudah sejak awal mengarahkan pilihan kepada Busro dalam proses pemilihan ini. Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Pandjaitan mengungkapkan PDI Perjuangan  secara bulat memilih Busro sebagai ketua KPK karena Mantan Ketua Komisi Yudisial itu dinilai memiliki program yang sangat baik yang dibutuhkan oleh KPK saat ini.
"Karena beberapa hal yang disampaikan oleh pak Busro walaupun tidak terlalu menggebu-gebu seperti pak Bambang, roadmapnya jelas. Pertama bahwa sinergitas antara penegak hukum. Kedua bahwa kasus-kasus korupsi yang besar-besar yang akan menjadi tujuan utama dari KPK. Kemudian ketiga beliau juga menjanjikan soal kasus Bank Century serta melakukan keempat supervisi  terhadap kasus Gayus Tambunan," ungkap Trimedya Pandjaitan.
Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman mengesahkan terpilihnya Busro Muqodas sebagai pimpinan KPK menggantikan Antasari Azhar, dan itu artinya masa satu tahun untuk meneruskan sisa jabatan Antasari saja.
Tersangka kasus korupsi mafia pajak, Gayus Tambunan.AP
Tersangka kasus korupsi mafia pajak, Gayus Tambunan. Sebagai ketua KPK Busro diharapkan bisa selesaikan kasus Gayus.
Benny K. Harman berharap agar Busro Muqodas dapat memberikan energi baru kepada KPK agar kedepannya KPK lebih memiliki agenda yang lebih jelas untuk pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
"Pemberantasan KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) kedepan itu dititikberatkan pada upaya pencegahan, dengan tujuan pokok untuk mengembalikan keuangan Negara bukan semata-mata pendekatan represif, pendekatan penghukuman. Sebab menurut kami pendekatan represif terbukti tidak hanya di Indonesia yang gagal tetapi juga di negara-negara yang memiliki KPK ternyata tidak efektif untuk menekan angka tindak pidana korupsi," kata Benny Harman.
Sementara itu, Peneliti Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz menyayangkan keputusan Komisi III DPR yang hanya memberikan masa kerja Busro Muqodas selama satu tahun sebagai ketua KPK.
"Kalau yang terjadi hari ini, kalau berdasarkan Undang-undang bukan demikian, seharusnya mereka memulai kepemimpinan ini dengan kilometer nol, mulai dari saat ini memimpin baru berakhir 4 tahun kemudian," jelas Donal Fariz.
Donal Fariz mengatakan Busro Muqodas harus segera menuntaskan penanganan sejumlah kasus besar seperti kasus Gayus Tambunan dan pemilihan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang melibatkan sejumlah politisi di DPR. (Tempo Interaktif)

Taman Nasional Takabonerate Dijarah, Facebooker Bergerak

Beredar kabar di situs jejaring sosial Facebook tentang penjarahan hasil laut taman nasional (TN) Takabonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Minggu (8/11). Seorang pengguna Facebook, Andi Aisyah, dalam catatannya mengaku menerima sms melalui kawannya dan mengabarkan oknum aparat kepolisian yang bertugas di Bajoe dilaporKan membekingi pengambilan bambu laut dan akar bahar di kawasan konservasi Takabonerate.

Bahkan, kabarnya oknum petugas tersebut diduga telah menjarah hasil laut yang terdapat di daerah pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulsel. Dilaporkan juga bahwa pihak Jagawana (Penjaga Kawasan Kehutanan) di sekitar taman laut Takabonerate tidak bisa berbuat banyak, akibat keterbatasan personel dalam melakukan pengawasan.

Sejumlah pengguna layanan jejaring sosial itu mulai memberikan komentar dan menyesalkan adanya dugaan penjarahan yang melibatkan oknum polisi itu. Hal itu seperti yang disampaikan Rul Amirullah Tahir yang mendesak pihak-pihak terkait mengusut dugaan penjarahan hasil laut itu.

"Polisi dan Dinas terkait harus turun tangan mengawasi, percuma promosi festival Takabonerate kalau sumberdaya laut habis dicuri. Ini isu Internasional, pemkab, pemprov, Menteri Kelautan harus responsif," demikian ungkap Rul dalam posting di Facebook.

Sumber :ANT

Katanya Studi Banding, Kok BK DPR Jualan Furniture

Pelesiran delapan anggota Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat (BK DPR) ke Yunani untuk studi banding mengenai etika ternyata tidak sinkron dengan tujuan awal. Ditengah kunker, mereka melipir ke Turki untuk berjalan-jalan.

Namun, hal itu dibantah oleh rombongan yang ikut ke sana. Di negara Timur Tengah itu, ternyata anggota BK berjualan furniture kepada para pengusaha di sana.

"Saya heran kami yang hanya menggunakan anggaran Rp800 juta saja dimaki-maki, padahal kami berhasil mengandeng 17 pengusaha di Turki untuk membeli furniture Indonesia senilai ratusan miliar rupiah,” kata Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/11/2010).

Untuk itu, politisi dari Fraksi Partai Golkar itu meminta masyarakat untuk tidak mempersoalkan kunjungan angggota BK ke Turki beberapa hari lalu. "Kami berhasil membawa 17 buyer yang mau membeli furniture dengan nilai ratusan miliar ke Indonesia," kata dia.

Meski tidak sesuai dengan agenda, namun Nudirman berdalih anggota dewan itu sudah bekerja dengan baik dengan mempromosikan furniture buatan Indonesia ke pengusaha Turki.

"Kenapa yang receh-receh begini dipermasalahkan terus?," tukasnya.

Delapan anggota BK DPR ini berangkat ke Yunani untuk studi banding mengenai etika anggota dewan di sana. Namun, agenda sedikit bergeser dan pergilah delapan anggota BK ini ke Turki.

Kabarnya, di Turki mereka hanya jalan-jalan, belanja dan melihat pertunjukan tari tradisional setempat atau yang biasa dikenal dengan tari perut.(bul)(ded)

Wartawan Jadi Social Entrepreneur 2010

Stasiun radio KBR68H bermodalkan awal US$300 ribu, berasal dari bantuan Asian Foundation.
Siapa bilang seorang jurnalis tidak mampu bersaing dengan para tokoh bisnis? Pelaku bisnis radio dan seorang wartawan media elektronik, Santoso, yang tercatat sebagai Managing Director Stasiun Radio KBR68H berhasil terpilih sebagai Ernst and Young Enterpreneur of The Year 2010 untuk kategori bidang sosial, "Social Entrepreneur".

"Saya tidak menduga karena kita tidak mengetahui proses penjuriannya seperti apa. Saya baru di-interview Rabu kemarin (24 November 2010)," ujar Santoso ketika ditemui VIVAnews usai acara Ernst and Young Enterpreneur 2010, tadi malam.

Stasiun radio yang berdiri pada April 1999, bertempat di Utan Kayu ini memiliki misi yaitu menyediakan informasi yang baik pada masyarakat Indonesia melalui radio. Dengan mengedepankan program-program jurnalistik seperti berita, talk show, dan lain-lain.

Namun, agar program berita yang selama ini identik membosankan dikemas dengan membuat berita yang lebih menarik tanpa menghilangkan standar jurnalisme.

"Standar jurnalismenya harus benar. Sebab, sekarang orang concern pada mutu jurnalisme yang tidak berpihak, yang memberi manfaat luas dengan informasi yang berguna," kata Santoso.

Santoso mejelaskan latar belakang lahirnya stasiun radio ini adalah karena melihat kekosongan yang terjadi pada pemberitaan melalui radio paska reformasi 1998. Saat era Orde Baru memang siaran berita melalui radio sangat dibatasi dan hanya RRI (Radio Republik Indonesia) saja yang boleh direlay oleh stasiun radio swasta. Namun ketika sudah reformasi dan adanya kebebasan dan keterbukaan informasi, momentum inilah yang ia jadikan awal untuk membuat program berita sendiri.

"Jadi, waktunya tepat sekali untuk KBR68H dan kebutuhan informasi pada saat itu tinggi sekali, ditambah lagi kompetisi pada waktu itu belum besar," tutur Santoso.

Sebelum menjadi seorang entrepreneur, Santoso adalah seorang wartawan dan tidak pernah terpikir menjadi seorang wirausaha. Namun, karena faktor melihat kebutuhan akan informasi itulah yang membuatnya memulai usaha ini. Tapi ia mengaku tetap ingin menjadi seorang wartawan, karena tetap memberikan informasi.

"Namun, ketika kita sudah memiliki sebuah lembaga banyak hal yang harus dipikirkan bagaimana keberlanjutannya dan ada sumber daya manusia yang harus dijamin. Hal ini lah yang mendorong menjadi entrepreneur," ujarnya.

Stasiun radio KBR68H bermodalkan awal US$300 ribu yang berasal dari bantuan Asian Foundation, MDLF, Kedutaan Belanda, dan lain sebagainya, dan awalnya berbentuk LSM dan pada tahun 2000 baru mulai berubah menjadi PT (Perseroan Terbatas).

"Perkembangannya stasiun radio ini cepat sekali, dulu hanya tujuh stasiun radio yang me-relay berita kami, sekarang sudah hampir 800 yang me-relay. Dan bukan hanya di Indonesia tetapi juga di 10 negara di Asia (Kamboja, Thailand, Myanmar, Filipina, Afganistan, Pakistan dan Bangladesh, Nepal dan Pakistan), karena kami juga memilki program untuk Asia," ujar Santoso.

Mengenai kiat sukses, Santoso mengaku kuncinya ialah "tujuan yang baik harus dikejar dengan upaya yang bagus juga, dan jangan menyerah pada kesulitan."

Sementara itu, Edwin Soeryadjaya dinobatkan sebagai "Wirausahawan Indonesia Tahun 2010", Rawono Sosrodimulyo (PT Aditec Cakrawiyasa) menjadi pemenang dalam kategori "Manufacture Innovation Award", dan Tan Eng Liang (SOHO Group) menjadi pemenang dalam kategori "Health Product Innovation Award". (kd)
• VIVAnews

Ribuan Warga dari 5 Desa di Majene Mengungsi ke Perbukitan

Warga lima desa di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, yang diperkirakan jumlahnya ribuan jiwa mengungsi ke perbukitan meninggalkan desanya karena terpengaruh dengan isu tsunami yang beredar melalui SMS dan dari mulut ke mulut.

Lima desa yang warganya mengungsi itu adalah Desa Serindu, Bonte, Rangas, Lalampanua, dan Bababuo. Semuanya di Kabupaten Majene.

Di luar itu, sejumlah warga desa lainnya di pesisir pantai Majene dikabarkan mengungsi juga.

Di Kelurahan Lalampanua misalnya sekitar 100 warganya ikut meninggalkan rumah akibat isu tsunami. Lurah Lalampanua Akbar Tambaru mengatakan isu tsunami akan mengguncang desanya sudah terdengar sejak empat hari lalu.

"Puncaknya warga tinggalkan rumah semalam beramai-ramai. Masyarakat panik padahal kami sudah mengingatkan tidak ada apa-apa tunggu informasi dari pemerintah," kata Akbar melalui sambungan telepon kepada Tribunnews.com, Jumat (26/11/2010).

Informasi yang beredar itu menyebutkan tsunami akan mengguncang wilayah Polman (Polewali Mandar) hari ini 26 November 2010. "Tapi Alhamdulillah tidak ada apa-apa. Warga masih banyak yang belum pulang ke rumah," kata Akbar.

Hal senada dikemukakan Sekretaris Desa Desa Bababuo Taufiq. Kepada Tribunnews.com, Taufiq mengatakan isu tsunami membuat ribuan warga dari berbagai desa di sepanjang pesisir Polman mengungsi ke perbukitan.

"Ratusan warga kami mengungsi. Rumah-rumah kosong ditinggalkan," kata dia.
Dia juga mengakui isu tsunami akan melanda pesisir Majene sejak empat hari lalu.

"Sejak itu masyarakat gelisah. Kami sudah imbau jangan percaya isu macam-macam tapi tidak dipedulikan," kata dia.

Dikonfirmasi terpisah, Anggota DPD RI asal Sulawesi Barat Muh Asri Anas meminta masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasanya serta tidak terpengaruh dengan isu tsunami.

"Kalau ada potensi tsunami, masyarakat diharapkan mendengarkan sumber informasi resmi dari pemerintah dan BMKG. Masyarakat agar tetap tenang jangan terpengaruh dengan informasi yang menyesatkan," kata Asri.

Dia mengatakan DPD akan perjuangkan di Majene ditempatkan satu alat pendeteksi tsunami. "Memang di Majene pernah ada sejarah tsunami tahun 60-an. Itulah kenapa masyarakat di sana panik. Namun kami sudah beri imbauan dan turun ke lapangan memantau langsung," kata Asri yang juga Ketua Timja pembahasan RUU Geospasial ini.

Dia mengimbau aparat polisi mengusut penyebar isu tsunami karena telah meresahkan masyarakat.

Spesies Baru Cumi-Cumi Ditemukan di Samudera Hindia


Ahmad Taufiqurrakhman - Okezone
http://i.okezone.com/content/2010/11/16/56/393918/SAPWmiaXcb.jpg
foto: standsalone.org
Para ilmuwan telah menemukan jenis cumi-cumi besar diantara 70 jenis yang dikumpulkan pada eksplorasi di kedalaman laut Samudra Hindia. Demikian diungkapkan pihak International Union for the Conservation (IUCN).

Cumi-cumi berukuran 70 cm (27 inci) tersebut adalah bagian dari keluarga 'chiroteuthid' dengan organ yang bisa memancarkan cahaya yang akan memancing para pemangsa dari kedalaman lautan. Demikian seperti yang dikutip dari
AFP.

Kapal peneliti 'Seamont Cruise' tahun lalu telah menjaring 7.000 sampel mahkluk hidup di Samudera Hindia selatan pada kedalaman 1.200 meter.

"Untuk 10 hari sejak hari ini, 21 ilmuwan yang dilengkapi dengan mikroskop telah bekerja untuk meneliti ikan-ikan, cumi-cumi, zooplankton dan mahkluk-mahkluk menarik lainnya," ujar Alex Rogers, ahli biologi kelautan di Zoological Society of London.

Kapal 'Seamont Cruise' ditujukan untuk menjelajahi kedalaman laut untuk meneliti konservasi dan pengaturan sumber daya kelautan di wilayah tersebut.

"Kami berharap akan dapat hasil dari penelitian ini dalam 12 sampai 18 bulan ke depan," tambah Rogers. Cumi-cumi raksasa yang jarang terlihat diperkirakan memiliki ukuran panjang di atas 10 meter.
(srn)

KIAMAT ( bisa di hindari )

Gunung meletus. Tsunami , Badai , Gempa , Banjir , dan lain lain. Bayangkan saja jika anda ada didalam kejadian tersebut.

Jika keseimbangan gravitasi pada planet kita ini mulai goyah maka kita berterbangan seperti kupu kupu. Gunung dan Lautan pun akan mengamuk. Kita hanya bagaikan kapas didalamnya.
Kiamat dalam arti yang sering di sebut dengan kehancuran alam semesta. Ya itu pasti dan mungkin tapi ntah kapan. Yang jelas Kiamat dalam prediksi Ki Wasa adalah kehancuran yang terjadi pada planet kita saja. Di planet lain kecuali Bumi atau Galaxy lain sana belum tentu kiamat.
Ketika bumi sudah tidak layak pakai lagi itulah dimana kiamat terjadi. Tapi tenanglah jika ada ilmuan luar angkasa yang mampu untuk menemukan planet layak huni dan bisa pergi kesana maka kita bisa menghindari kiamat.

oleh : Ki Wasa

DPR: Dua Opsi BBM Bentuk Kepanikan Pemerintah

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengaku belum menerima proposal dua opsi yang dikemukakan pemerintah mengenai pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi atau premium.

"Sampai saat ini, Komisi VII DPR belum menerima pengajuan kedua opsi yang disebut-sebut pemerintah," kata Anggota Komisi VII dari Fraksi Golkar, Satya W Yudha saat dihubungi VIVAnews di Jakarta, Jumat 26 November 2010.

Satya mengakui, kedua opsi yang saat ini beredar di media massa merupakan wujud kepanikan pemerintah dalam mengatasi subsidi BBM dan hal itu hanya sebatas wacana. "Karena kami belum membahasnya," ujarnya.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga tidak bisa memaksakan hanya kedua opsi tersebut yang akan disampaikan kepada DPR. Sebab, mesti ada opsi-opsi lain yang tentunya bisa diterima masyarakat dan perlu mengajak serta pihak lain seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Pertamina. "Jadi, jangan dua opsi itu saja, mesti ada lainnya," tutur Satya.

Sebab, Satya mengatakan dua opsi tersebut terindikasi munculnya pengoplosan BBM. Dia mencontohkan, kalau hanya kendaraan tahun 2005 yang kena batasan, akan ada cara curang dengan membeli premium dengan kendaraan di bawah tahun tersebut. Begitu pula, bila semua kendaraan pelat hitam terkena pembatasan, mereka akan mencari cara dengan membeli premium dengan kendaraan Angkot. 

Seperti diketahui, pemerintah belum mengetok palu mengenai rencana distribusi BBM tertutup tahun depan (2011). Sebab, Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa, pemerintah harus minta izin ke DPR untuk menentukan kebijakan mana yang akan dipilih.

Hatta menyebutkan, pemerintah punya dua pilihan yang akan dibahas dengan Komisi VII DPR. Pilihan itu yakni menetapkan pembatasan konsumsi BBM subsidi pada semua jenis kendaraan berpelat hitam dan kedua yaitu melarang kendaraan tahun 2005 ke atas mengkonsumsi BBM bersubsidi.

"Dua pilihan itu yang akan didiskusikan dan salah satunya berlaku mulai 1 Januari 2011," kata Hatta usai menggelar rapat koordinasi tentang BBM di Kantor Menko Perekonomian, Selasa 23 November 2010.

Pilihan pertama, kata Hatta, diajukan dengan pengecualian yakni setiap kendaraan berpelat kuning, roda dua, ditambah bahan bakar untuk operasional nelayan tetap menerima subsidi. Artinya, dengan model pilihan pertama ini setiap kendaraan berpelat hitam yang masuk ke SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) diwajibkan untuk menggunakan bahan bakar non subsidi.

Memang terlihat, tidak ada teknis rumit dalam pelaksanaan pilihan pertama. Berbeda dengan pilihan kedua yang diajukan, di mana pemerintah akan mewajibkan kendaraan 2005 sebagai kendaraan wajib menggunakan BBM non subsidi.

Menurut Hatta, teknis di lapangan saat ini sedang disiapkan untuk opsi kedua. Tapi bagaimana tepatnya, Menteri ESDM yang akan menjelaskan. "Soal teknis itu nanti, tetapi solusinya bisa seperti memakai stiker dan lainnya," kata dia. (hs)• VIVAnews

Larangan BBM Pengaruhi Inflasi Rumah Tangga

Rencana pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hanya akan berdampak pada inflasi langsung rumah tangga. Kebijakan itu tidak akan memicu efek berantai ke sektor lain.

"Dampaknya hanya direct inflation konsumsi rumah tangga yang menggunakan BBM bersubsidi," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan di Bandung, Jumat 26 November 2010.

Menurut Rusman, jika pemerintah tegas melarang semua mobil pelat hitam menggunakan BBM bersubsidi, sedangkan angkutan umum tetap diperbolehkan, kebijakan itu tidak akan menimbulkan efek berantai ke sektor lain.

"Tidak ada efek ke sektor lain, karena semua angkutan umum pelat kuning bisa menggunakan BBM bersubsidi. Jadi, tidak akan membuat biaya distribusi, barang dan jasa naik," katanya.

Menurut Rusman, diperbolehkannya kendaraan umum menggunakan BBM bersubsidi merupakan jalan tengah yang terbaik. Dengan demikian, BPS dapat dengan mudah mengukur inflasi pembatasan konsumsi BBM terhadap rumah tangga. (art)• VIVAnews

Larangan Premium 1 Januari Berlaku Nasional

Pembatasan BBM bersubsidi awal tahun depan berlaku untuk nasional.  Ini berbeda dengan wacana semula bahwa larangan menggunakan BBM bersubsidi itu rencananya hanya berlaku di Jabodetabek.

Pemerintah siap melaksanakan kebijakan itu, termasuk perangkat yang akan dioperasikan, mulai dari stiker hingga petugas operasional di lapangan. "Pembatasan ini langsung berlaku nasional, tidak seperti wacana awal yang hanya Jabodetabek," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Jumat 26 November 2010.
Namun, Hatta belum bisa memastikan jenis larangan yang akan diterapkan, apakah larangan penggunaan BBM bersubsidi berlaku bagi semua mobil pribadi dan mobil keluaran 2005 ke atas. Sebab, itu bergantung pada persetujuan DPR.

Ia meyakini Pertamina telah mempersiapkan jauh hari seperti mengurangi pasokan BBM subsidi Premium dan mengganti Pertamax di wilayah tertentu. Hal ini dilakukan sementara di Jabodetabek, karena wilayah luar Jawa lebih kecil cakupannya.

Hatta meyakini pelaksanaan per 1 Januari 2011 nanti tidak akan ada kendala, kecuali memang ada yang berniat buruk. Namun demikian antisipasi atas gangguan sistem ini juga dikatakan telah siap.

"Sebagus apapun sistem itu, kalau ada niat jahat tetap bisa dirusak, tapi memang kita harus punya sistem agar kejahatan itu tidak gampang dilakukan," katanya.

Terkait permintaan DPR agar pemerintah mengajukan pilihan lain selain dua pilihan yang diajukan ke DPR, Hatta mengatakan bahwa tidak ada lagi. "Dua opsi itu adalah yang terbaik, kalau lainnya apalagi?," kata Hatta balik bertanya. (hs)

Menguak Kendala Pemberian Imunisasi

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sebanyak 4,5 juta kematian dari 10,5 juta per tahun terjadi akibat penyakit infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi. Seperti pneumococcus (28 persen), campak (21 persen), tetanus (18 persen), rotavirus penyebab diare (16 persen), dan hepatitis B (16 persen).

Dari data WHO ini diperkirakan setidaknya 50 persen angka kematian di Indonesia bisa dicegah dengan imunisasi. ”Sayangnya, Indonesia termasuk sepuluh besar negara dengan jumlah terbesar anak tidak tervaksinasi,” ujar Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof Dr Sri Rezeki Hadinegoro SpA (K) pada acara Simposium Nasional Imunisasi di Jakarta pekan lalu.

Padahal, kata Sri, imunisasi sekarang ini semakin mudah diperoleh di mana saja. Pemberian imunisasi dilakukan di tempat pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, klinik bersalin, puskesmas, posyandu,hingga praktik dokter swasta.

Setiap tahun imunisasi rutin dilakukan terhadap sekitar 4,5 juta anak usia 0–1 tahun. Imunisasi rutin itu mencakup BCG, polio, DPT/HB, dan campak. Lewat program Bulan Imunisasi Anak Sekolah, anak-anak diberikan kembali imunisasi campak dan tetanus difteri. Sementara ibu hamil diberi vaksin tetanus toxoid.

Salah satu yang menjadi ganjalan program ini adalah letak geografis yang sulit dijangkau. Akibatnya, pelayanan tidak bisa dilakukan setiap bulan. Cakupan imunisasi campak pada 2009 mencapai 92,1 persen, tetapi jumlah ini belum merata. Sejumlah daerah seperti Papua, Papua Barat, dan Sulawesi Barat, masih rendah cakupannya. Masih ada kantong-kantong dengan cakupan imunisasi rendah sehingga dapat menimbulkan kejadian luar biasa campak.

Sebaiknya berbagai kendala tersebut harus diatasi. Mengingat begitu pentingnya imunasasi bagi seseorang. Terbukti imunisasi bisa mencegah bayi dari serangan berbagai penyakit. Difteri, misalnya. Penyakit difteri termasuk penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphtheria. Bakteri tersebut bersarang dan berkembang biak dalam tenggorokan dengan toksin yang sangat kuat. Penularannya bisa terjadi melalui udara atau cipratan sewaktu si penderita batuk atau bersin.

Toksin dari bakteri itu dapat merusak saluran pernafasan dan masuk ke dalam aliran darah hingga bisa menyebabkan kelainan pada organ tubuh yang penting, misalnya jantung. Penyakit tersebut terutama menyerang anak-anak usia balita, padahal difteri bisa ditangkal dengan imunisasi DPT.

Imunisasi juga ampuh mencegah dari penyakit pertusis. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri bordetella pertusis yang bersarang di saluran pernafasan. Penyakit yang mudah menular tersebut digolongkan sebagai penyakit berat pada bayi.
(SINDO//tty)

8 Persen Kasus AIDS Terjadi di Tempat Kerja

SEKIRA 60 juta pekerja dan 215 perusahaan menjalankan aktivitasnya di Indonesia. Data menunjukkan, 8 persen kasus AIDS terjadi di lingkungan kerja.

Kementrian Kesehatan RI dalam lima tahun terakhir mencatat, terjadi peningkatan dalam penyebaran HIV/AIDS. Pada 2005, 5.321 orang terinfeksi HIV/AIDS sementara pada September 2010 menjadi 22.726 orang. Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA) menyatakan, lingkungan kantor turut menjadi sarana penyebaran virus mematikan ini.

“Pencegahan adalah cara paling efektif untuk melawan epidemik AIDS. Kita semua bisa melakukan itu termasuk sektor swasta dan dunia usaha. Kesadaran dan kepedulian terhadap HIV/AIDS di lingkungan kerja diharapkan dapat menjadi bola salju guna meningkatkan kesadaran masyarakat yang lebih luas,“ papar Country Manager Indonesian Business Coalition on AIDS, Evodia Iswanti pada Media Briefing “Pekan Kondom Nasional 2010” di Decanter Wine House Plaza Kuningan, Jakarta, Jumat (26/11/2010).

IBCA didirikan oleh tujuh perusahaan multinasional dan nasional (Chevron IndoAsia, BP, Freeport, Unilever, Sinarmas, Gajah Tunggal, Sintesa Group) sebagai koalisi perusahaan yang melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja. Dampak HIV/AIDS sendiri bagi perusahaan adalah menurunkan produktivitas dan profitabilitas.

Ditegaskan Evodia, pentingnya perusahaan memerhatikan masalah HIV/AIDS pada karyawannya memiliki manfaat dalam dua aspek.

"Pertama, dalam isu bisnis. HIV/AIDS menyebabkan perusahaan mengeluarkan biaya sangat  besar untuk medical expenses, rekrutmen karyawan baru, pensiun dini, training, dan sebagainya. Semuanya menguras 20 persen profit perusahaan,“ jelasnya.

Evodia memberi contoh kasus perusahaan angkutan di Zimbabwe. Dari 11.500 pekerja, 3400 pekerja terinfeksi HIV, dan biaya yang mereka keluarkan mencapai USD 1 juta.

"Kedua, menurunkan produktivitas. Pekerja menjadi sering absen, pergantian karyawan akan sering terjadi hingga menyebabkan perusahaan kehilangan karyawan terbaiknya, menimbulkan konflik, dan menurunkan moral pekerja,“ tambahnya.

Sementara bagi karyawan, HIV/AIDS menyebabkan berkurangnya penghasilan untuk keluarga, diskriminasi, cap buruk, bahkan PHK dan hilangnya nyawa tulang punggung
keluarga.

Dalam kegiatannya, IBCA memberikan edukasi dan konseling—termasuk menyediakan kondom gratis di beberapa titik perusahaan—bagi karyawan perusahaan yang bergabung dengan IBCA. Evodia menegaskan, biaya penyediaan kondom gratis sebagai bentuk pencegahan jauh lebih sedikit dibanding biaya pengobatan jika karyawan sudah terinfeksi HIV/AIDS.

"Jauh, beda sekali bila dibandingkan dengan biaya perusahaan dan rekrutmen pegawai. Kondom hanya salah satu kegiatan, sebab masih ada pelatihan, konseling, fasilitas pengobatan bagi mereka yang sudah terinfeksi, dan sebagainya. Ada cost effective di dalamnya. Karena jika tidak dilakukan tindakan pencegahan, 20 persen keuntungan perusahaan bisa hilang,” terangnya.

Kegiatan turut menjaga karyawan terinfeksi HIV agar tidak sampai terkena AIDS di mana biasanya butuh 5-10 tahun untuk HIV berkembang menjadi AIDS. Sehingga, karyawan masih tetap produktif.

“Setiap penyakit, apapun, pencegahan akan selalu lebih baik daripada pengobatan. Pengobatan AIDS itu mahal harganya. Belum lagi biaya sosial, misalnya malu bekerja karena khawatir mendapat perlakuan diskriminatif dari lingkungan pekerjaan,“ tegas Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), Dr Nafsiah Mboi SpA MPH pada kesempatan yang sama.
(ftr)

Si Jaksa Agung Baru di Mata Tetangga

Ahmad Fadli - Okezone
Jaksa Agung Basrief Arief. (Foto: Abror R/Setneg)
JAKARTA - Sore ini, Basrief Arief telah resmi menjabat sebagai Jaksa Agung dan dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara. Sejumlah warga Tanjung Duren Utara III berharap agar jabatan baru Basrief bisa membawa perubahan bagi tegaknya hukum dan keadilan di negara ini.

"Tentunya warga sekitar bangga dengan adanya warga Tanjung Duren Utara ini yang menjadi tokoh penting dalam proses penegakan hukum dan keadilan. Beliau kan, selain sosok yang bersahaja juga pelindung bagi warga sini untuk masalah hukum, dalam berbagai kegiatan masyarakat beliau sering memberikan pandangan, arahan tentang hukum," Kata Supriyadi warga Tanjung Duren Utara RT09/03, kepada okezone di sekitar kediaman Basrief, Jakarta, Jumat (26/11/2010).

Keberadaan Basrief di lingkungan Tanjung Duren Utara disebut Supriyadi telah memberikan teladan bagi warga sekitar. Sebagai tokoh, warga berharap dengan kesibukannya kelak, dan jika masih menempati kediaman di Tanjung Duren dapat memberikan pemahaman akan hukum.

"Sikapnya yang sahaja, dan sifatnya suka membantu terhadap tetangga, serta aktif dalam kegiatan di Masjid Nurul Falah beliau dijadikannya sebagai dewan penasihat untuk masyarakat sekitar," ujarnya.(hri)

Katanya Studi Banding, Kok BK DPR Jualan Furniture?

Pelesiran delapan anggota Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat (BK DPR) ke Yunani untuk studi banding mengenai etika ternyata tidak sinkron dengan tujuan awal. Ditengah kunker, mereka melipir ke Turki untuk berjalan-jalan.

Namun, hal itu dibantah oleh rombongan yang ikut ke sana. Di negara Timur Tengah itu, ternyata anggota BK berjualan furniture kepada para pengusaha di sana.

"Saya heran kami yang hanya menggunakan anggaran Rp800 juta saja dimaki-maki, padahal kami berhasil mengandeng 17 pengusaha di Turki untuk membeli furniture Indonesia senilai ratusan miliar rupiah,” kata Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/11/2010).

Untuk itu, politisi dari Fraksi Partai Golkar itu meminta masyarakat untuk tidak mempersoalkan kunjungan angggota BK ke Turki beberapa hari lalu. "Kami berhasil membawa 17 buyer yang mau membeli furniture dengan nilai ratusan miliar ke Indonesia," kata dia.

Meski tidak sesuai dengan agenda, namun Nudirman berdalih anggota dewan itu sudah bekerja dengan baik dengan mempromosikan furniture buatan Indonesia ke pengusaha Turki.

"Kenapa yang receh-receh begini dipermasalahkan terus?," tukasnya.

Delapan anggota BK DPR ini berangkat ke Yunani untuk studi banding mengenai etika anggota dewan di sana. Namun, agenda sedikit bergeser dan pergilah delapan anggota BK ini ke Turki.

Kabarnya, di Turki mereka hanya jalan-jalan, belanja dan melihat pertunjukan tari tradisional setempat atau yang biasa dikenal dengan tari perut.(bul)(ded)

Satu Jamaah Wafat di Perjalanan Makkah-Madinah

Seorang jamaah asal kloter 48 embarkasi Solo, Umi Sa'diyah binti Radiosastro (65) wafat dalam perjalanan dari Makkah menuju Madinah, Jumat (27/11/2010) dini hari.

Umi wafat saat kendaraan hampir sampai di Terminal Hijrah, Madinah. “Memang sejak berangkat dari Makkah dia sudah sakit-sakitan dan tidak ada semangat,” kata Ketua Kloter 48 SOC, Aidi Johansyah saat ditemui wartawan di Kantor Sektor 1 Madinah.

Menurut Aidi, saat di dalam bus, Umi memang sudah dalam kondisi lemas. Dia juga dalam kondisi payah usai menjalani proses Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Selain kondisi yang lemah, Umi juga memiliki riwayat sakit sejak dari Tanah Air.

Saat sampai di Terminal hijrah dan ingin dicek oleh tim dokter, nyawa Umi sudah tidak tertolong lagi. "Dia punya riwayat sakit. Anaknya juga sudah ikhlas," ujar Aidi.

Dengan berkurangnya satu jamaah, maka jumlah jamaah kloter 48 Solo yang berasal dari Kota Sleman ini berkurang menjadi 373 orang dari 378 orang. Sedangkan sisa lainnya, ada jamaah yang sakit dan menjalani perawatan medis di RSAS. "Ada juga yang pulang dini karena mendapat tugas dari kantor," tegas Aidi.(ful)

Nikahkan Kucing Secara Islam, Bupati Dikecam


ilustrasi
Pagelaran budaya upacara mengawinkan sepasang kucing (manten kucing) dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tulungagung ke-805 dinilai sejumlah kalangan alim ulama setempat sebagai penistaan agama Islam. Ratusan orang yang berasal dari sejumlah pesantren mendatangi Pendopo Kabupaten Tulungagung.

Mereka menuntut Bupati Tulungagung Heru Tjahjono dan panitia ritual manten kucing untuk meminta maaf secara terbuka. Atas desakan itu Bupati Heru mengakui pagelaran yang disuguhkanya pada 22 November 2010 lalu sebagai bentuk kekhilafan.

“Saya bersedia meminta maaf melalui sejumlah media atas kekhilafan ini,” tutur Bupati Heru Tjahjono kepada wartawan usai menemui perwakilan massa, Jumat (26/11/2010).

Sebelumnya, sekira 100 orang berpakaian lazimnya santri berunjuk rasa di depan pintu gerbang pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Massa melontarkan kecaman pedas kepada Bupati yang dinilai tidak tahu aturan agama. Massa juga menyuguhkan sindiran sinis dengan melakukan aksi teatrikal dua orang pendemo dengan topeng monyet dinikahkan sesuai ajaran Islam.

“Setelah kucing, monyet, sebentar lagi tentu ada lagi manten anjing,” teriak salah seorang pendemo dalam orasinya.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Tulungagung, upacara temanten kucing mendapat alokasi anggaran Rp30 juta dari APBD 2010. Bupati Heru mengakui panitia HUT Tulungagung telah kecolongan dalam menyajikan budaya temanten kucing.

Sebagai tradisi meminta hujan di wilayah Kecamatan Campur Darat, suguhan temanten kucing diharapkan bisa menarik minat para wisatawan datang ke Tulungagung. Namun ekspresi yang disampaikan pelaksana diakui Heru terlalu berlebihan. Dua ekor kucing dikawinkan di depan seorang kiai dengan menggunakan tata cara lazimnya pengantin dalam Agama Islam. “Namun semua itu dilakukan di luar kesengajaan,” terangnya.

Untuk ke depan, lanjut Heru pihaknya akan melakukan seleksi lebih ketat lagi. “Mungkin ada adegan yang harus dihilangkan biar tidak menimbulkan ketersinggungan,“ kata Heru.

Menurut Koordinator aksi Chamim Badruzzaman ritual temanten kucing yang berlangsung di pendopo Kabupaten Tulungagung 22 November 2010 lalu telah menghina umat Islam. Sebab sebagai seorang muslim, mereka seperti dipersamakan dengan seekor kucing. “Ini adalah hinaan bagi umat Islam,” tegasnya.

Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia telah berkirim surat bernomor 115/DP-Kab/MUI-TA/2010 kepada Bupati Tulungagung, yang intinya untuk tidak melaksanakan ritual temanten kucing yang diikuti perwakilan dari 19 kecamatan di Tulungagung. Namun teguran itu tidak diindahkan.
(Solichan Arif/Koran SI/teb)

Kamis, 25 November 2010

Pembahasan APBD-P Gowa Terancam Gagal Empat Fraksi Beri Sinyal Penolakan

Proses pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Gowa tahun 2010
terancam gagal. Pasalnya, ada empat fraksi memberikan sinyal penolakan
draff usulan APBD-P yang diusulkan Eksekutif.
Hal tersebut diungkapkan Haris Tappa, anggota Fraksi PAN Senin (8/11). Menurutnya, ia dan rekan-rekannya akan menolak draf tersebut.
''Kami mengambil sikap tersebut mengingat eksekutif tidak
memberikan ruang sebagai mitra kerja,'' bebernya.
Empat fraksi yang disebut akan menolak draf adalah, Fraksi PAN, PPP, PBHN dan Fraksi Kedaulatan rakyat.
Sinyal penolakan DPRD bermula dari penolakan eksekutif terhadap usulan anggaran legislatif. Sebelumnya legislatif meminta anggaran Rp 1,4 M dalam
membantu kinerja dewan. Namun eksekutif hanya menyetujui
anggaran Rp 45 juta.
"Kami menolak karena eksekutif seenaknya mengusulkan program sementara usulan kami ditolak, ini tidak adil," beber Haris. Ungkapan Haris Tappa dibenarkan seorang legislator Demokrat, Patola Dg Marola. Menurutnya, ada kebuntuan dalam proses
pembahasan.
''Kami berharap rekan-rekan di fraksi tidak langsung menyatakan penolakan, masih ada loby yang sedang berjalan,'' katanya.

Tuntut BKDD Akomodir Ijazah Paket C


Ratusan siswa dan guru Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Takalar bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Takalar, Rabu (24/11) siang.
Massa yang mengatasnamakan Forum Kerjasama Madrasah Aliyah (FKMA) itu mempertanyakan status dan ijazah lulusan MA yang tidak diakomodir. Sedang ijazah paket C diterima Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Takalar pasca penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2010.
Koordinator FKMA Takalar, Baso Udin Lau mengatakan, keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) nomor B/2518/M.PAN-RB/10/2010 tanggal 25 Oktober 2010, perihal persetujuan rincian tambahan alokasi formasi CPNS daerah tahun 2010 hanya mencatumkan lulusan SMA, SMK dan SMEA untuk memberikan dampak terburuk bagi masyarakat.
"Kebijakan ini memberikan kesan buruk terhadap MA. Karena, masyarakat akan mengganggap MA adalah sekolah yang tidak sah, ilegal dan tidak diakui Pemerintah Daerah (Pemda). Kami khawatir, masyarakat tidak akan menyekolahkan anak mereka di MA. Karena Pemerintah tidak menerima ijazah MA pada pendaftaran CPNS ataupun yang lainnya, " tandasnya.
Baso Udin juga menuturkan, pengurus MA hanya menjalankan Peraturan Daerah (Perda) baca tulis Alquran nomor : PP nomor 6 tahun 1988 dan Perda kabupaten Takalar nomor 13 tahun 2003. Sebab, kata dia, dalam Undang-undang (UU) nomor 2 tahun 1988 tentang Sistem Pendidikan Nasional, kedudukan Madrasah telah berubah jenis pendidikan keagamaan menjadi pendidikan umum berciri khas agama Islam.
"MA juga memiliki jurusan yang sama dengan SMA, yakni jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Kami mohon pemerintah tidak mendiskriminasikan MA. Sebab, MA dari Kementerian Agama turut membangun karakter bangsa. Kami minta keadilan, karena MA juga anak bangsa yang memiliki hak yang sama dengan sekolah umum, " jelasnya.
Wakil ketua DPRD Takalar, Sulaeman Rate dan Hasbullah Rachman Napsah yang menerima perwakilan FKMA dan PMII berjanji akan menindaklanjuti aspirasi FKMA tersebut dengan menyurati pemda, dalam hal ini penentu kebijakan.
"Kami segera menyurati eksekutif, terkait tidak dimasukkannya MA dalam penerimaan CPNS formasi 2010. Kenapa ijazah paket C diterima, sedang ijazah MA tidak diterima. Padahal status MA sama dengan SMA, " janji Sulaeman, saat berdialog dengan perwakilan FKMA diruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD.

Bupati Diharap Nyalakan Seluruh Lampu Jalan

Persoalan lampu penerangan jalan yang kebanyakan sudah tidak berfungsi, oleh masyarakat diharapkan bisa kembali difungsikan. Apalagi pajaknya tetap ditanggulangi rakyat Bulukumba.
Akibat tidak berfungsinya lampu tersebut, sejak satu tahun terakhir kota Bulukumba bagaikan kota mati di malam hari. Kondisi ini mengundang keprihatinan dari H Tamsir, anggota komisi A DPRD Bulukumba.
''Saya sering mendengar keluhan dari masyarakat terkait padamnya lampu penerangan jalan. Untuk itu kami berharap bupati dan wakil bupati terpilih bisa memperhatikan fasilitas umum yang satu ini. Kalau perlu mulai besok sudah ada lampu jalan yang selama ini padam, dinyalakan,'' harap Tamsir.
Diungkap pula, dirinya juga pernah mendengar keluhan dari sejumlah tamu yang hendak ke Bira menghadiri festival Phinisi. Keluhan itu tidak lain karena sebagian besar lampu jalan tidak berfungsi. Sehingga muncul kesan tidak ada kegiatan di Bulukumba di malam hari.
“Saya kira Pak Zainuddin juga tidak ingin daerahnya gelap di malam hari,’’ ujarnya.

Mantan Kadis Bappedalda Maros Jadi Tersangka Terkait Dugaan Korupsi Alat Laboratorium

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya menetapkan Rubina Malik sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium di kantor Badan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bappedalda) Kabupaten Maros, Rabu (24/11).
    Rubina adalah mantan Kepala Bappedalda Pemkab Maros. Rubina adalah orang kedua yang ditetapkan Kejati Sulsel sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Kasus ini ditaksir merugikan negara senilai Rp 295 juta.
    Kajati Sulsel Burhanuddin mengungkapkan hal itu di kantornya, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (24/11) sore. Rubina dinilai sebagai aktor koruptor dalam kasus itu.
    Alasannya, di antaranya karena saat itu Rubina menjabat kuasa pengguna anggaran (KPA) dan paling bertanggngjawab atas pengadaan alat pengukur kadar karbon dioksida (CO2) jenis automatic asphalt compactor (AAS) dan TOC.
    Kejati menilai anggaran yang sidah dikucurkan ternyata dialihkan pada kegiatan lainnya. Dengan demikian, laporan pengadaan alat untuk laboratorium ternyata fiktif.
    "Total anggaran proyek pengadaan alat laboratorium Bappedalda Maros
Rp400 juta, tetapi hanya Rp295 juta yang tidak jelas penggunaannya. Makanya ia ditetapkan sebagai tersangka,"
katanya.
    Rubina yang dikonfirmasi Tribun kemarin sore, sama sekali enggan memberikan keterangan terkait statusnya yang kini sebagai tersangka. (cr6)

Belum Ditahan
KASUS ini mencuat setelah bagian penyelidikan kejati mendapatkan laporan dari beberapa pejabat di lingkup Bappedalda bahwa alat-alat laboratorium yang direncanakan untuk diadakan oleh rekanan hingga sekarang tak kunjung ada.
    Anggaran dana dalam proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementrian Lingkungan Hidup senilai Rp400 juta pada 2009 lalu.
    Sebelumnya, kejaksaan telah menetapkan Direktur CV Esa Mandiri, Ahmad  Dirfan, sebagai tersangka. Dirfan adalah rekanan tunggal dalam proyek pengadaan alat laboratorium tersebut. Berbeda dengan Rubina, Ahmad langsung ditahan usai diperiksa di kejati, beberapa waktu lalu. Sedangkan Rubina belum ditahan. ( cr6)

Tribun Timur

1.192 Berkas Pelamar CPNS Pemkot Bermasalah

Panitia seleksi CPNS 2010 Makassar terus melakukan verifikasi berkas pelamar CPNS Makassar 2010. Sebanyak 6.741 berkas pelamar sudah diperiksa. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, sebanyak 1.192 berkas pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).
"Ini masih rekap sementara. Tim seleksi masih melakukan rekap. Berkas yang memenuhi syarat maupun yang tidak tetap dikembalikan ke pemiliknya," kata Kepala BKD Makassar, Sittiara, di Balai Kota, Rabu (23/11).
Sittiara melaporkan kondisi terbaru seleksi CPNS ke Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.
Ilham baru tiba di Makassar setelah melakukan ibadah haji sejak 9 November lalu.
"Pada prinsipnya Pak Wali menyerahkan sepenuhnya kepada panitia untuk melaksanaan seleksi. Termasuk kerjasama kita dengan pihak Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Negeri Makassar (UNM)," lanjut aktivis AMPI Sulsel ini.
Tim seleksi rencananya merampungkan verifikasi seluruh berkas hari ini, Kamis (25/11).
Tim seleksi CPNS Pemkot Makassar mendatangi rektorat Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Hasanuddin (UNM) untuk membicarakan teknis kerjasama pembuatan soal dan pemeriksaan lembar kerja jawaban (Lkj) CPNS 2010 awal pekan ini.
Di Unhas, tim seleksi CPNS pemkot diterima PR IV Prof Dwia Aries Tina. Kerjasama sudah membicarakan masalah teknis termasuk materi soal.
Untuk formasi tenaga kependididikan, soal dan pemeriksaan dilakukan UNM. Sementara Unhas menangani soal untuk formasi tenaga teknis dan kesehatan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan rektor UNM dan Unhas untuk kerjasamanya," kata Kepala BKD Makassar Sittiara.
 Pelamar CPNS pemkot mencapai 6.810 orang. Sebanyak 200 lebih pelamar dinyatakan berkasnya tidak memenuhi syarat. Distribusi kartu tes mulai dilakukan 26 November  hingga 3 Desember nanti via kantor pos. (sur)

Tribun Timur

Wali Kota: Jangan Tiru Anggota DPRD


Ke Luar Daerah Saat Pembahasan RAPBD
tribun/Mansur

Ketua Komisi B DPRD Makassar, Sri Rahmi (PKS) bersama sejumlah anggota komisi menerima aspirasi warga Jl Hati Murni, Makassar, di DPRD Makassar, Selasa (23/11). Warga menolak jalanannya dijadikan area parkir Pasar Senggol, Jl Cenderawasih.
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menginstruksikan seluruh pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup pemkot agar tidak keluar daerah saat pembahasan RAPBD 2011 
    "Saya sudah minta SKPD tidak ke luar daerah saat pembahasan anggaran. Agar pembahasannya tepat waktu," kata Ilham di Makassar. Kemarin adalah hari pertama Ilham kembali masuk kantor setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
    Saat disinggung mengenai keberangkatan komisi A dan Komisi C DPRD Makassar ke Bali-Jakarta, dan Batam, Ilham enggan berkomentar panjang.
    "Saya tidak memiliki kewenangan melarang teman-teman di DPRD untuk tidak ke luar daerah. Kewenangan wali kota hanya di SKPD agar tidak seperti itu (ke luar daerah) saat pembahasan," kata Ilham.
    Menurut Ilham, pembahasan RAPBD bisa tepat waktu jika ada komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif. "Susah tepat waktu jika legislatifnya ada sementara eksekutifnya tidak ada. Demikian juga sebaliknya," kata Ilham.
    Kemarin, di gedung DPRD Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, badan anggaran (Banggar) DPRD Makassar kembali melanjutkan pembahasan rangkaian RAPBD 2011.
    Kali ini rapat membahas prioritas platfon anggaran sementara (PPAS) RAPBD. Sejumlah legislator banggar yang memilih "pelesiran" bersama anggota komisinya di Bali dan Batam kembali tidak hadir. (sur)

8 Legislator Masih Pelesiran   
Sebanyak delapan anggota banggar masih absen mengikuti lanjutan   pembahasan rangkaian RAPBD 2011, kemarin. Para legislator itu masih pelesiran ke luar daerah. Sebagian masih di Bali. Sebagian lagi di Batam. Batam adalah wilayah Indonesia yang sangat berdekatan dengan Singapura. Batam adalah pintu masuk ke Singapura melalui laut.
    Kedelapan legislator itu adalah Imran Mangkona (Fraksi Demokrat/Komisi A), Mudzakkir Ali Jamil (Fraksi PKS/komisi A), Kartini E Galung (Partai Gerindra/komisi A), serta Nurmiati (Partai Hanura/komisi A). Keempatnya ke Bali lalu ke Jakarta untuk belajar pengelolaan aset daerah.
    Empat lainnya; Bakhrif Arifuddin (Partai Demokrat/komisi C), Adi Rasyid Ali (Partai Demokrat/ketua komisi C), Amar Busthanul (Gerindra/komisi C), dan Zaenal Dg Beta (Fraksi PAN/komisi C) ke Batam. Selaku ketua komisi, Adi menyatakan kunjungan ini tidak bisa ditunda karena sudah terjadwal.
    Para wakil rakyat ini melewatkan satu tahapan pembahasn RAPBD, yakni kebijakan umum anggaran (KUA) yang telah selesai dibahas. Sementara pembahasan PPAS mengenai asumsi anggaran yang akan digunakan selama 2011.
    Koordinator Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia, Syamsuddin Alimsyah, menilai ulah legislator yang lebih memilih keluar daerah dibanding rapat di DPRD adalah tindakan memalukan dan menyakiti masyarakat. (sur)

Mereka Masih Pelesiran
- Imran Mangkona (Fraksi Demokrat/Komisi A)
- Mudzakkir Ali Jamil (Fraksi PKS/komisi A)
- Kartini E Galung (Partai Gerindra/komisi A)
- Nurmiati (Partai Hanura/komisi A)
- Bakhrif Arifuddin (Partai Demokrat/komisi C)
- Adi Rasyid Ali (Partai Demokrat/ketua komisi C)
 - Amar Busthanul (Gerindra/komisi C)
- Zaenal Dg Beta (Fraksi PAN/komisi C) 

Tribun Timur

Up To Date

Pengikut