11/03/01 - 11/04/01
SELAYAR TERKINI WEBLOG INI DIBANGUN UNTUK MELENGKAPI KEBUTUHAN INFORMASI TENTANG SELAYAR OLEH KAMI PUTRA - PUTRI TANADOANG YANG SANGAT MENGINGINKAN PEMBANGUNAN SELAYAR DAPAT DIKETAHUI OLEH PUBLIC DENGAN TUJUAN MENARIK PARTISIPASI DEMI KELANJUTANNYA. SEMOGA KAMI BISA DAN MAMPU MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI ORANG SELAYAR DIMANAPUN BERADA, WALAUPUN DENGAN SEGALA KETERBATASAN. SILAHKAN KIRIMKAN SARAN DAN KRITIK ANDA KE LAYANAN ADUAN PUBLIK MELALUI SMS DI NOMOR 085 342 70 70 70 ATAU KELAYANAN LAINNYA DI WEBLOG INI. SALAM TANADOANG. NANTIKAN PROGRAM SPECIAL RAMADHAN 2012 DIRADIO CONTREND FM.

SETDA PEMKAB KEPULAUAN SELAYAR

Follow by Email

Jumat, 01 April 2011

Proyek Jalan Lingkar Jampea Selayar Berbau Korupsi

Hingga saat ini hasil pelaksanaan pengerjaan proyek jalan lingkar jampea di kecamatan Pasimasunggu kabupaten kepulauan Selayar masih terus menjadi buah bibir warga. Pasalnya hasil pengerjaan kontraktor dalam proyek tersebut saat ini malah sangat tidak bisa dimanfaatkan oleg warga setempat.  Lebih bagus yang dulu Pak ujar Patta warga Jampea kepada media ini.

Dalam kaitan pelaksanaan proyek dengan nilai puluhan Miliar ini malah pernah menjadi bahan penyelidikan pihak kejaksaan namun hingga saat ini tidak diketahui hasilnya. Menurut sumber, bahwa pelaksana proyek ini adalah orang berpengaruh di Selayar sehingga sangat sulit untuk memulai penyielidikan dan penyidikan.

Dari data dan hasil investigasi FPS yang dipaparkan pada sebuah forum wartawan selayar menyebut angka miliaran kerugian negara dalam proyek tersebut. Dan yang paling sangat menyolok adalah proyek ini tidak sesuai bestek. Sayang seribu sayang, hingga saat ini tidak ada pihak terkait yang berani menyentuh dugaan kasus korupsi miliaran rupiah anggaran negara ini.

Pengusaha Taiwan Lirik Selayar Sebagai Tempat Penampungan Minyak

Investor asal Taiwan melirik Kabupaten Selayar sebagai lokasi penampungan minyak. Hanya, rencana investasi itu bisa dilakukan jika ada fasilitas pendukung pengembangan proyek tersebut, seperti fasilitas jalan, pasokan listrik, air bersih, dan pendukung lainnya.

“Ini yang menjadi pertimbangan dari investor Taiwan yang ingin membangun penampungan minyak dengan kapasitas 7.000 liter. Bila fasilitas tersebut tidak memadai, investor tersebut akan hengkang,”kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulawesi Selatan Irman Yasin Limpo, saat Rapat Kerja Evaluasi Triwulan I di gedung Dewan Perwakilan Daerah Sulawesi Selatan kemarin.

Menurut Irman, investor tersebut serius dan memiliki komitmen dalam pengerjaan proyek, sehingga BKPMD akan terus berupaya meyakinkan investor itu agar tetap memilih Sulawesi Selatan.“Kalaupun tidak jadi di Selayar karena fasilitas yang tidak mendukung, kami tetap melakukan upaya menawari daerah lain, seperti Barru, Maros, dan Takalar,”katanya.

Ketiga daerah tersebut memenuhi sejumlah syarat yang diminta oleh investor. Misalnya, Takalar memiliki pasokan listrik, air bersih, dan laut dalam yang menjadi persyaratan dari investor tersebut. “Tinggal meyakinkan pemerintah daerah karena investasi ini cukup besar dan bisa memberi multiefek bagi Sulawesi Selatan, khususnya migas,”katanya.

Selain infrastruktur, kata Irman, hal yang menjadi pertimbangan para investor adalah pengurusan administrasi yang tidak sulit.“Sistem pelayanan terpadu satu pintu yang diterapkan oleh pemerintah Sulawesi Selatan memudahkan para investor menanamkan sahamnya,”kata dia.

Irman menambahkan, selama ini kesulitan yang sering ditemui oleh investor adalah administrasi. Ia juga meminta kepada gubernur agar soal ini didelegasikan kepada BKPMD melalui peraturan gubernur. “Sehingga jika berkasnya lengkap, bisa selesai 4-6 jam. Dan jika tidak lengkap, satu minggu paling lama bisa selesai,” katanya.

Anggota Komisi C Bidang Keuangan DPRD Sulawesi Selatan, Muhammad Amir Anas, memberi respons positif atas langkah yang dilakukan oleh BKPMD. Hanya, kata dia, hal yang perlu dilakukan adalah BKPMD memiliki bank data yang berkaitan dengan potensi daerah.“Sehingga para investor akan melihat dan tertarik hanya dengan membaca lewat bank data yang dapat diakses melalui Internet,”katanya.

Selasa, 29 Maret 2011

Aneh Bin Ajaib Kasus Korupsi 10 Tahun Belum Selesai

Dok. Kmf.Takabonerate Entah Dimana .
Hingga saat ini kami belum melihat adanya perkembangan hasil klarifikasi KPK terkait laporan Forum Peduli Selayar sejak tahun 2008 lalu. Padahal semua data pendukung telah kami lampirkan termasuk kami telah melakukan upaya menanyakan ke KPK setiap saat, termasuk media di Sulawesi-selatan ini mengangkat judul kasus korupsi dana apbd Selayar tahun 2002/2003 senilai 5,5 Miliar rupiah dalam proyek pengadaan kapal feri kmf.takabonerate yang terjadi mark up dan pemalsuan jeis kapal. Pasalnya yang didatangkan bukan sebuah kapal feri akan tetapi sebuah kapal lct yang telah tenggelam yang diubah wujudnya menjadi kapal feri ,ujar ketua Forum Peduli Selayar.
Lebih lanjut disebutkan bahwa KPK seharusnya mendahulukan laporan kami tersebut, pasalnya imbas dari penyimpangan anggaran yang dilakukan para tersangka dalam hal ini telah menjadi beban utang pada masyarakat selayar dalam hal ini APBD selayar yang menjadi jaminan pelunasan utang dari pembelian kapal feri takabonerate selama hamper 10 tahun anggaran lamanya, sehingga kerugian Negara semakin bertambah hingga kami perkirakan mencapai 12 M.
Dalam keputusan kasasi di  MA  terhadap tiga tersangka dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun namun hingga saat ini belum menjalani putusan tersebut akibat belum di eksekusi oleh Jaksanya. Sementara  kapal feri KMF Takabonerate  hingga saat ini belum di kembalikan oleh pihak penegak hokum kepada pemerintah Selayar yang juga telah menggugat hal ini secara perdata di PN makasar.
Sangat jelas ini perbuatan korupsi berjamaah oleh penentu kebijakan saat anggaran proyek senilai miliaran ini di gelontorkan. Malah dalam paket pelaksanaan kegiatan ini ada pengalihan fungsi keuangan Negara dalam pembangunan pabrik es dan pembangunan cootage matalalang yang juga menjadi temuan BPK tahun 2004. Kami telah kirimkan ke KPK melalui email hal ini. Kemungkinan kami salah prosudure pelaporan  atau memang  KPK tidak merespon laporan kami ini, dengan alasan tidak cukup kuat bukti. Entahlah ujar Arsil.
FPS berharap laporan korupsi pengadaan kapal feri kmf.takabonerate yang telah melewati 2 ketua kpk mendapat perhatian serius.
-6.098333 120.497778

Jadwal Kapal Feri Selayar terganggu Akibat Cuaca Buruk

Jadwal pemberangkatan kapal fery di jalur penyeberangan Selat Selayar, Sulawesi Selatan kembali terganggu dalam 2 hari ini akibat cuaca buruk dan gelombang laut di Selat Selayar

Armada kapal fery Kmf.Bontoharu milik PT Indonesia Fery yang melayani jalur penyeberangan Selat Selayar terpaksa harus menunggu aba aba dari darat apakah beroperasi atau menunggu cuaca kembali reda. Seperti yang terjadi pada hari Senin (28/3)
Kmf.Bontoharu terpaksa tidak beroperasi dan pada hari Selasa (29/3) baru kembali berlayar, itupun harus membelah gelombang selat selayar yang dikenal cukup besar dan berbahaya.

Otomatis sejak seluruh transportasi makassar selayar atau ke kabupaten lainnya di wilayah Selayar terganggu dan tidak lancar. Kemungkinan besar hal ini akan terjadi hingga pertengahan bulan April depan, ujar hasman salah seorang pemilik perahu di wilayah pelabuhan pamatata kepada Poros.

Sabtu, 26 Maret 2011

Belum Ada Hasil pemeriksaan Terhadap Kasus Dugaan Hipnotis Bendahara Diknas Selayar

FPS : Belum Ada Keterangan Pelapor Dan Bukti Yang Menguatkan Raibnya Ratusan Juta Dana Tunjangan Sertifikasi Guru Selayar Akibat Bendahara Di  Hipnotis Penjahat.
 
 Hingga saat ini sejumlah suara suara sumbang terkait kasus Hipnotis terhadap bendahara Diknas Kepulauan Selayar yang menyebabkan terlambatnya pembayaran tunjangan sertifikasi guru di kabupaten Selayar masih terus terdengar menjadi bahan perbincangan. malah obrola telah berkembang menjadi tidak bisanya polisi mengungkap kasus tersebut. Yang mengherankan karena setelah pemeriksaan pihak kepolsian secara marathon tidak ditemukan adanya indikasi kuat terjadi praktek kejahatan melalui ilmu serat jiwa tersebut. malah setelah pemeriksaan terungkap bahwa ternyata sang bendahara telah mengalami hal semacam ini sebanyak 5 kali di lima tempat. hal ini terungkap dari penuturan K sang bendahara Diknas Selayar saat diambil keterangannya di mapolres Selayar. K sang  bendahara adalah juga istri dari seorang anggota Dprd Selayar aktif saat ini. Malah ada sejumlah pemerhati dan aktivisi Selayar menuding bahwa keterangan danfakta hasil pemeriksaan sangat tidak masuk akal bila terjadi kasus hipnotis terhadap dirinya.
Sigit S, jurubicara FPS malah menyebutkan bahwa bila aparat atau pemeriksa K sedikit lebih ketat maka semua kebohongan atas kejadia hipnotis ini dapat terungkap. Bila benar maksudnya, ujar Sigit S.
Lebih lanjut Sigit menjelaskan bahwa kejadian ini makin rumit karena lemahnya kesaksian. Yang kuat malah indikasi terjadinya tindak pidana lain.

Menurut sumber yang minta identitasnya dirahasiakan, bahwa hasil pengambilan keterangan pihak berwajib juga ditemukan keganjilan bahwa ada batu yang diperlihatkan  kepada pemeriksa, namun tidak diketahui apa maksudnya. Dari hasil pengembangan informasi mengenai hipnotis yang menjadi alasan K bendahara Diknas Selayar yang menyebabkan Raibnya Ratusan juta dana negara untuk pembayaran sertifikasi guru dalam tanggungjawabnya akan digantinya, sementara ada juga informasi bahwa telah berlangsung ltt terkait kasus ini. Dimana bertemu antara pihak berwajib, Suami K, dan Bupati yang turun langsung mermberika apresiasi terhadap musibah yang menimpa jajaranya apalagi mengakibatkan terhambatnya proses pembayaran tunjangan sertifikasi guru. (R .9 )

Jamwas: Ratusan Jaksa Terbukti Lakukan Pelanggaran

Jaksa Agung Muda Pengawasan Marwan Effendy menyatakan berdasarkan ribuan pengaduan dari masyarakat selama tahun 2010, terdapat 288 jaksa yang terbukti melakukan berbagai pelanggaran karena kurangnya pengawasan melekat oleh masing-masing kejaksaan.

"Dari jumlah tersebut, 32 jaksa diberhentikan tidak hormat dan dengan hormat, 40 jaksa dicopot dari jabatan fungsional, bahkan beberapa diantaranya diserahkan ke kepolisian agar bisa dilakukan penyidikan," kata Marwan Effendy saat melakukan inspeks di kantor Kejaksaan Tingi Jawa Tengah, di Semarang, Jumat.

Terkait dengan masih banyaknya jaksa yang melakukan pelanggaran, Marwan mengaku akan sering berkunjung ke kejaksaan yang ada di daerah-daerah untuk mengimbau kepala kejaksaan negeri (kajari) masing-masing agar meningkatkan pengawasan melekat karena hal itu meruapakan garda terdepan.

Menurut dia, pengoptimalan dan peningkatan pengawasan melekat tersebut penting karena merupakan kunci keberhasilan dalam suatu pengawasan yang dibutuhkan sistem manajerial karena langsung bersentuhan dengan bawahan, namun tetap dalam batas-batas tertentu atau sesuai koridor hukum yang berlaku.

"Pengawasan melekat oleh pihak kejaksaan untuk menghindari jaksa-jaksa yang ingin atau hendak melakukan pelanggaran," ujarnya didampingi Kepala Kejati Jateng Widyopramono dan wakilnya Hartadi.

Ia menegaskan, kepala kejaksaan baik negeri maupun tinggi yang tidak mampu meningkatkan pengawasan melekat untuk mengantisipasi pelanggaran jaksa akan dievaluasi dan mendapat sanksi.

Dalam kesempatan tersebut, Marwan juga mengungkapkan ada beberapa kejari yang kurang dalam menangani tindak pidana korupsi sehingga perlu ditingkatkan.

"Namun hal itu akan diselidiki lebih lanjut dan dibandingkan dengan pengaduan dari masyarakat terkait dengan dugaan korupsi di daerah tersebut," katanya.

Saat ditanya mengenai hasil inspeksi yang dilakukannya di jajaran Kejati Jateng, Marwan mengaku akan memadukan apa yang diperolehnya saat ini dengan berbagai inspeksi lainnya seperti inspeksi umum, kasus, khusus keuangan, pemantauan, dan inspeksi pimpinan yang terkait dnegan manajerial mulai dari kajati hingga staf kejaksaan.

"Saya lihat di jajaran Kejati Jateng ini cukup baik dibawah kepemimpinan Widyopramono dan semoga dapat lebih ditingkatkan lagi," ujarnya. (ANT/K004)

Jumat, 25 Maret 2011

BAPPEDA : Ringkasan Eksekutif Pengembangan Pulau Selayar Sebagai Bandar Niaga Timur


Posisi Kabupaten Kepulauan Selayar (KKS), yang sangat strategis karena terletak di tengah Indonesia, dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan sistem distribusi logistik nasional. Selat Selayar merupakan selat yang dilalui oleh sebagian besar kapal yang berlayar dari Kawasan Barat Indonesia (KBI) menuju Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan sebaliknya. Selain itu, wilayah KKS diapit oleh ALKI II dan III yang menjadi penghubung ke dunia luar. Keunggulan strategis tersebut juga didukung oleh sumberdaya alam yang melimpah, berupa potensi perikanan, minyak bumi serta atol ketiga terbesar di dunia di Takabonerate sebagai aset pariwisata, membuat KKS memiliki keunggulan komparatif untuk dikembangkan menjadi daerah maju dan mandiri. Semua potensi tersebut bila dimanfaatkan dengan baik akan menjadi lokomotif bagi pembangunan dalam lingkup lokal, regional maupun nasional. Keberhasilan pembangunan KKS yang memanfaatkan keunggulan-keunggulan lokal dapat dijadikan sebagai daerah percontohan pembangunan di KTI.
Saat ini, seperti halnya wilayah lain di KTI, keberhasilan pembangunan di KKS belum begitu memuaskan. Dalam kaitannya dengan pemerataan pembangunan di KTI ini, maka pada tahun 2007 Prof. Budiono yang saat itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, “Pemerataan pembangunan di KTI membutuhkan biaya yang sangat besar karena terkait dengan luasnya wilayah, sehingga dipandang perlu menetapkan satu daerah di wilayah KTI sebagai contoh percepatan pembangunan dan peningkatan investasi dengan mempertimbangkan keunggulan-keunggulan yang dimilikinya”. Hal di atas diperkuat dengan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2008 tentang Fokus Program Ekonomi 2008-2009 (termasuk Percepatan Pembangunan Daerah Tertentu), di mana KKS dapat dikategorikan sebagai Daerah Tertentu. Kemudian Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2008 tentang Pengembangan Daerah Tertinggal Strategis juga menjadi dasar bagi urgensi percepatan pembangunan KKS, mengingat KKS dengan keunggulan sebagaimana disebutkan di atas merupakan wilayah yang memenuhi kriteria tersebut.
Dalam rangka mengimplementasikan peraturan perundangan tersebut dan sebagai tindak lanjut Kajian Percepatan Pembangunan dan Peningkatan Investasi di KTI: Studi Kasus Kabupaten Kepulauan Selayar (tahun 2009), maka telah dilakukan kajian pendalaman pada tahun 2010 yang bertujuan menyiapkan implementasi percepatan pembangunan dan peningkatan investasi KKS. Berdasarkan analisis dan studi banding, dapat disimpulkan bahwa kawasan utara Pulau Selayar adalah wilayah yang memiliki peranan penting dalam proses transformasi KKS menjadi daerah yang maju dan mandiri. Selain pengembangan industri perminyakan dan pusat distribusi logistik KTI di kawasan utara Pulau Selayar, perlu pula dikembangkan Industri Perikanan Terpadu (IPT) dan Pariwisata Bahari melalui mekanisme aliansi strategis pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.
Kajian bertajuk “Pengembangan Pulau Selayar Sebagai Bandar Niaga Timur Dalam Rangka Percepatan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar” ini memuat arahan pengembangan KKS sebagai Bandar Niaga Timur. Terminologi Bandar Niaga Timur merupakan nama populer dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Selayar, yang pada akhir tahun 2025 akan terdiri dari : (i) KEK Perminyakan dan Pusat Distribusi Logistik di kawasan utara Pulau Selayar, (ii) KEK Industri Perikanan Terpadu di kawasan tengah Pulau Selayar, dan (iii) KEK Pariwisata Bahari di kawasan selatan Pulau Selayar dan Taman Nasional Laut Takabonerate. Alokasi ruang untuk masing-masing KEK tersebut telah diakomodasi di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah KKS periode 2010-2030. Mengingat perkembangan situasi, maka kajian pada tahun ini difokuskan pada kawasan utara Pulau Selayar sebagai kawasan industri perminyakan dan pusat distribusi logistik KTI.
Konsep kajian ini dikembangkan atas dasar teori dan kajian kebijakan dari berbagai sektor terkait yang diperkaya dengan kondisi riil yang ada di KKS dan daerah sekitarnya. Langkah-langkah yang dilakukan dalam kajian ini mencakup desk study, pengumpulan data, inventarisasi kebijakan, studi riset, studi banding, analisis, penyusunan konsep, desain perencanaan, lokakarya dan pelaporan. Desain rencana yang dihasilkan meliputi desain konseptual bandar niaga, pusat distribusi logistik dan kawasan industri perminyakan yang dilengkapi dengan analisis dampak perekonomian dan logistik. Infrastruktur yang akan dibangun pada kawasan ini diarahkan untuk menerapkan prinsip-prinsip desain infrastruktur ramah lingkungan (green design infrastructure).
Sebagai dasar pertimbangan pengembangan Pusat Distribusi Logistik, maka pola arus barang dari KBI ke KTI dan pelaku industri logistik (pihak-pihak yang terlibat dalam industri logistik) menjadi sangat penting untuk dikaji. Untuk itu telah dilakukan studi riset ke pelabuhan-pelabuhan utama di KTI yaitu : pelabuhan Makassar, Ambon, Sorong, dan Kupang. Adapun untuk mengetahui desain kawasan industri perminyakan dan pola operasionalisasi pelabuhan, maka telah dilakukan studi banding ke pelabuhan Makassar, Tuban, Batam, Karimun, dan Surabaya. Selain itu untuk memperkaya substansi kajian, maka dilakukan empat lokakarya yang bertemakan : (i) arahan pemanfaatan ruang yang mendukung konsep BNT, (ii) desain kawasan industri perminyakan, (iii) ekonomi dan logistik KTI, dan (iv) green design infrastructure. Dari rangkaian kegiatan ini dihasilkan “Konsep Pengembangan Bandar Niaga Timur” sebagai persiapan implementasi percepatan pembangunan dan peningkatan investasi di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dari analisis arus barang diketahui bahwa pada saat ini Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya) merupakan pelabuhan terpenting yang mensuplai sembilan bahan pokok untuk KTI. Dari empat pelabuhan yang disurvei, volume pengiriman barang terbesar selama periode 2009-2010 dari Surabaya adalah ke Ambon (43.776 m3), disusul ke Sorong (27.039 m3), Makassar (4.428 m3) dan Kupang (1.462 m3). Kelancaran pengiriman barang ke pelabuhan-pelabuhan tersebut sering terganggu dan mengakibatkan kelangkaan barang di KTI, yang berimbas pada kenaikan harga dan inflasi. Posisi Selat Selayar sebagai jalur transportasi laut utama ke KTI bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan Pulau Selayar sebagai Pusat Distribusi Logistik. Peran dan fungsi Pusat Distribusi Logistik adalah sebagai tempat penyimpanan barang kebutuhan pokok yang selama ini dikirimkan dari Surabaya ke KTI. Hal ini sejalan dengan salah satu misi Sislognas yaitu untuk memperbaiki sistem distribusi domestik sehingga setiap simpul ekonomi di semua daerah bisa terhubung, dan menjadikan logistik domestik Indonesia terintegrasi. Pengembangan Pusat Distribusi Logistik di KKS ini sangat penting karena pada tahun 2008 PDB KTI (tidak termasuk Kalimantan dan Sulawesi) adalah sebesar 3,1% dari PDB Nasional. Dengan asumsi BNT Selayar bisa menguasai 10% dari porsi PDB KTI di atas pada lima tahun pertama, maka potensi pasar KTI pada kurun waktu tersebut adalah sebesar Rp 11,2 triliun/tahun. Sejalan dengan perkembangan BNT maka diharapkan pada tahun 2025 BNT bisa menguasai 25% dari porsi PDB KTI.
Selain analisis potensi pasar di atas, telah pula dilakukan analisis kelayakan. Berdasarkan analisis kelayakan, yang meliputi aspek geofisik, ekonomi, sosial, dan legal, secara umum dapat disimpulkan bahwa kawasan utara Pulau Selayar layak dijadikan Pusat Industri Perminyakan dan Pusat Distribusi Logistik. Namun demikian ada faktor yang harus diperhatikan dengan status “layak bersyarat”, yakni pasokan air bersih dan sumberdaya manusia. Dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih maka perlu segera disusun studi kelayakan pembangunan bendung Posi, penyusunan desain pemanenan air hujan berskala kawasan, identifikasi detil sumberdaya air dan kelayakan penggunaan teknologi penyulingan air laut. Selanjutnya, untuk mengantisipasi keterbatasan kualifikasi SDM di KKS, maka perlu dilakukan peningkatan kapasitas SDM KKS dengan mengembangkan pendidikan teknik dan fasilitasi magang bagi siswa sekolah kejuruan. Untuk memenuhi kebutuhan SDM terampil pada jangka pendek, SDM bisa didatangkan dari kabupaten sekitar di Provinsi Sulawesi Selatan dan KTI lainnya yang memenuhi kualifikasi.
Sebagai implikasi dari penetapan status layak di atas, maka telah dilakukan analisis risiko. Faktor-faktor yang diidentifikasi akan menghambat pengembangan KKS sebagai BNT meliputi: (i) dukungan pasar: pasar KTI tetap memilih Surabaya dan kota lainnya sebagai sumber pasokan barang yang kompetitif, (ii) pelaku ekonomi: pedagang besar di Surabaya bersikeras menerapkan pola lama dan mitra pedagang besar di Surabaya yang berada di KTI lebih untung bisa berbisnis langsung dengan pedagang besar di Surabaya, (iii) pembiayaan investasi: program pembangunan KKS tidak menjadi program prioritas Pemerintah lagi dan sangat minimnya pihak swasta yang berminat berinvestasi karena memerlukan modal yang besar, (iv) kompetitor: Pelindo bersikeras tetap mengembangkan pelabuhan Makassar sebagai pelabuhan logistik KTI, kemungkinan pelabuhan Bitung dipilih sebagai hub logistik KTI, dan dibangunnya kilang di lokasi yang berdekatan (misal: Buton), (v) kesiapan SDM: ketiadaan pasokan tenaga teknis lokal, kekurangan pasokan tenaga teknis regional, dan tingkat kesejahteraan kurang kompetitif dibandingkan dengan daerah produsen minyak lainnya, (vi) sosial: kesenjangan kesejahteraan yang mencolok antara penduduk lokal dan pendatang, munculnya penyakit sosial dan masyarakat lokal melihat industri yang dikembangkan lebih menguntungkan pendatang, (vii) kebijakan: ketidaksesuaian program pembangunan KKS dengan program pengembangan industri, dukungan Pemerintah Provinsi yang tidak konsisten, dan kemungkinan pelabuhan Bitung ditetapkan sebagai hub logistik, dan (viii) lingkungan hidup: terjadinya pencemaran minyak yang mencapai Takabonerate, terjadi hujan asam, dan pasokan air bersih terganggu karena pencemaran airtanah. Dari analisis risiko tersebut, yang memerlukan perhatian Pemerintah adalah faktor dukungan pasar, pembiayaan investasi, kebijakan, dan lingkungan hidup. Oleh karena itu, perlu disiapkan langkah-langkah antisipatif supaya faktor risiko yang telah diidentifikasi dapat ditekan serendah mungkin.
Pembiayaan bagi pengembangan KEK di kawasan utara Pulau Selayar tidak mungkin ditanggung sendiri oleh Pemerintah KKS. Untuk itu perlu disiapkan skim pembiayaan yang melibatkan pemerintah, swasta dan masyarakat. Daya tarik harus diciptakan agar investor swasta dan masyarakat mau turut serta mengembangkan KEK tersebut, antara lain dengan memberikan insentif fiskal dan kerja sama kemitraan dalam pengelolaan KEK.
Di dalam pengembangan KEK, sebagaimana telah diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan turut dikembangkan dalam kawasan KEK. Oleh karena itu selain industri perminyakan dan logistik, industri UMKM yang relevan untuk dikembangkan adalah industri jasa reparasi dan perbengkelan, industri konstruksi dan bahan bangunan, industri meubel, industri kerajinan, industri makanan dan minuman, usaha dagang, dan jasa transportasi. Pengembangan UMKM ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat lokal dan mengurangi potensi kecemburuan sosial.
Berdasarkan kondisi topografi kawasan utara Pulau Selayar, maka alokasi lahan dapat ditetapkan sebagai berikut: (1) Industri perminyakan dan logistik, perkantoran, dan zona industri UMKM seluas 2.800 hektar, (2) Ruang terbuka hijau sekitar 500 hektar, dan (3) kawasan permukiman dan fasilitas pendukung seluas 700 hektar. Dengan mempertimbangkan kondisi fisik kawasan utara pulau Selayar ini maka infrastruktur yang dibangun harus menerapkan konsep infrastruktur ramah lingkungan (green design infrastructure).
Implementasi konsep BNT memerlukan dukungan kelembagaan yang kuat. Masalahnya saat ini belum tersedia kerangka kelembagaan yang sesuai pada tingkat pusat, provinsi dan kabupaten. Oleh karena itu, instansi yang tepat harus diberi tanggung jawab untuk merencanakan sekaligus melaksanakan percepatan pembangunan dan peningkatan investasi yang diidentifikasi sedini mungkin.
Dalam rangka percepatan implementasi BNT Selayar maka perlu dilakukan langkah-langkah untuk mempercepat implementasi sebagai berikut :
1. Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah KKS periode 2010-2030 harus segera ditetapkan agar kepastian ruang bagi pengembangan BNT memiliki dasar hukum yang kuat.
2. Dalam rangka pengajuan KEK Industri Perminyakan dan Pusat Distribusi Logistik, maka harus dipersiapkan syarat-syarat pembentukan KEK sebagaimana diatur di dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Terkait dengan status “layak bersyarat” terhadap aspek pasokan air bersih dan SDM maka harus dilakukan upaya peningkatan pasokan air bersih dan peningkatan kapasitas SDM.
4. Perlu segera diterbitkan Instruksi Presiden tentang BNT dengan maksud untuk mendorong partisipasi dan keterlibatan segenap pihak terkait dalam implementasi konsep BNT.
Promosi investasi pengembangan KEK Industri Perminyakan dan Pusat Distribusi Logistik perlu segera dilaksanakan. Bentuk promosi antara lain berupa publikasi dalam Bahasa Inggris, keikutsertaan dalam pameran, mengadakan kegiatan berskala internasional di KKS, dan promosi sejarah Pulau Selayar sebagai bandar niaga pada abad ke-2 (Cina) dan ke-16 (Portugis).    

Mengembalikan Kejayaan Selayar Sebagai Kawasan Destinasi Perdagangan Nusantara Barat Dan Timur

Kondisi alam daerah Kabupaten Kepulauan Selayar yang terbentuk dari gugusan banyak pulau membuat alat transportasi laut mempunyai peranan yang sangat penting. Dari zaman perahu layar, berangsur berubah menjadi perahu bermesin alias kapal motor, hingga adanya Ferry saat ini, transportasi lautlah yang menjadi andalan masyarakat Kepulauan Selayar untuk berinteraksi dengan pihak luar, ataupun antar pulau dalam wilayah kepulauan Selayar sendiri.
Saat ini, Pelabuhan Ferry Pamatata, menjadi pintu gerbang utama memasuki daratan Kepulauan Selayar melalui laut. Fasilitas penyebrangan kapal Ferry ini, dirasakan jauh lebih memadai. Berbagai usaha mulai dilakukan untuk perbaikan tersebut, yang salah satunya pembangunan pelabuhan Pelni di kawasan Pelabuhan Pamatata.
Pembangunan pelabuhan Pelni yang lokasinya itdak jauh dari pelabuhan Ferry di ujung utara Pulau Kepulauan Selayar itu, diharapkan bisa memperlancar arus keluar masuk Kabupaten Kepulauan Selayar.
Menurut rencana, pelabuhan ini akan disinggahi kapal yang berlayar dari arah wilayah timur menuju wilayah barat Indonesia. Demikian pula sebaliknya. Perancangan Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi arus Timur-Barat Indonesia via laut, mengingatkan kita pada peta arus perdagangan kawasan kepulauan Nusantara beberapa abad yang lalu.
Saat itu, Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi pusat transit kapal-kapal saudagar dari berbagai penjuru. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya situs barang antik di dasar laut Kepulauan Selayar.  Secara logika, posisi Kepulauan Selayar memang sangat strategis, menghubungkan timur dan barat, demikian juga wilayah utara dan selatan.
Bila pelabuhan Pelni dapat segera beroperasi, maka Pelabuhan Pamatata akan berfungsi sebagai pelabuhan transit Ferry route pelayaran Bira, Pamatata, Pattumbukang, Kecamatan Kepulauan masing-masing Kecamatan Takabonerate, Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur, Pasimarannu & Pasilambena. Termasuk diantaranya menghubungkan Kabupaten Kepulauan Selayar dengan NTT (Reo, Sikka).
Untuk sementara, pelayaran itu direncanakan akan menggunakan kapal KMP. Belida dan KMP. Bontoharu. Sementara jadwal pelayaran direncanakan akan berlangsung sekali sepekan, berangkat setiap hari Kamis.
Mengingat kondisi perairan Kabupaten Kepulauan Selayar yang tergolong ganas, maka pelayaran akan ditunda jika cuaca tidak memungkinkan. Menurut rencana, Dari Bira juga akan diadakan route pelayaran tambahan yaitu Bira, Bau-Bau dengan kapal KMP. Sangke Pallangga.
Jadwal keberangkatan dari Bira juga direncanakan berlangsung sekali sepekan, yakni : setiap hari Selasa. Jadwal ini konon akan mengalami perubahan berdasarkan kondisi serta keadaan penumpang yang akan melintasi route ini.

Kabupaten kepulauan Selayar Berpotensi Jadi kabupaten Strategis

Rapat Koordinasi Terbatas (Rakoortas) tentang percepatan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar dipimpin langsung Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo, di ruang rapat pimpinan kantor Gubernur Sulsel, pekan lalu. Kegiatan itu dihadiri beberapa pejabat dari Kementerin Perekonomian (Kemenko) RI, pejabat dari BPPT,
pejabat Provinsi Sulsel, Bupati Kepulauan Selayar, Syahrir Wahab MM dan Wakil Bupati, H Saiful Arif SH, serta beberapa pejabat SKPD lingkup pemkab, diantaranya Kepala Bappeda, Drs Musytari, Kadishub Kominfo, Drs Dahlul Malik MH.
Rencana percepatan pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar, sudah mendapat perhatian dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin limpo. Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar H Saiful Arif SH, ketika ditemui di ruang kerjanya kepada beberapa wartawan menjelaskan salah satu yang dibicarakan adalah tindak lanjut dari pertemuan itu bagaimana programm ini diseriusi.
Penyiapan lahan juga menjadi priorotas utama. Sementara kata dia, dalam sambutan Menteri Perekonomian yang langsung disampaikan Deputy Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Industri dan Perdagangan, Edy Putera Irawady mengatakan bahwa dalam rangka memberikan dukungan untuk mensukseskan upaya percepatan pembangunan, maka pemerintah pusat akan mencoba memasukkan investor.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Bupati Syahrir Wahab dalam sambutannya mengatakan bahwa Selayar masa lampau telah menjadi sebuah daerah transit pelayaran kapal asal Cina dan Arab hingga Belanda bahkan Portugis. Kenyataan tersebut memposisikan Selayar sebagai kawasan perdagangan dunia yang maju dan menjadi daerah persinggahan. Bahkan dimasa itu kata Syahrir Wahab, Selayar menjadi daerah tujuan.
Dikatakan melihat kondisi tersebut maka Kabupaten Kepulauan Selayar sangat berpotensi menjadi wilayah strategis untuk dijadikan kabupaten percontohan dalam pembangunan daerah tertinggal di Indonesia, terutama di KTI.
Dia juga menyampaikan beberapa aspek keunggulan Kepulauan Selayar, antara lain posisi geografis, keragaman sumber daya alam, baik di darat maupun yang ada di laut, serta variasi obyek dan daya tarik wisata dan potensi energy maupun sumber daya mineral.
Syahrir Wahab juga menjelaskan bahwa pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar mulai saat ini akan diarahkan dalam mewujudkan Selayar sebagai Bandar Niaga Kawasan Timur Indonesia, sebagai manifestasi pengembangan Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang meliputi perminyakan dan pusat distribusi logistik.

Selayar Siap Menjadi Kabupaten Sehat Di Indonesia

H Saiful Arif SH, Wakil Bupati kabupaten Kepulauan Selayar secara resmi membuka Rapat Persiapan

Verifikasi/Penilaian Kabupaten Kepulauan Selayar Sehat Tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2011

yang akan datang. Dalam pembukaan rapat tersebut Saiful menyampaikan sejumlah pandangan

pandangan yang terkait dalam pelaksanaan pembangunan di bumi tanadoang yang terkait dengan

dunia kesehatan dimana dinyatakannya bahwa kabupaten kepulauan Saat ini siap menjadi salah satu

daerah kabupaten untuk ikut dalam penilaian kriteria kabupaten/kota sehat tahun 2011 pada

tingkat provensi dan tingkat pusat. kabupaten/kota sehat, adalah suatu kondisi kabupaten/kota

yang bersih, nyaman aman. Sehat untuk dihuni penduduk, yang dapat dicapai melalui

terselenggaranya penerapan beberapa tatanan kegiatan terintegrasi yang disepakati masyarakat

dan pemerintah daerah. Pemerintah provinsi melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Dinas

Kesehatan Provinsi Sulsel, menyatakan bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar sudah dikelompokkan

sebagai kabupaten/kota yang sangat siap mengikuti verifikasi/penilaian kabupaten/kota sehat

tahun 2011 tingkat provinsi dan nasional.
Dikatakan, jika Sulsel sebagai motor penggerak bagi kemajuan Indonesia maka Kabupaten Kepulauan

Selayar harus menjadi motor penggerak bagi kemajuan Sulawesi Selatan. Hal ini dapat dicapai,

bila semua SKPD terlibat dan bekerja dengan baik.
Rapat ini dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Drs

Musytari M M Pub, Kepala Dinas Kesehatan dr H Husaini M Kes, pimpinan SKPD lainnya.

Kamis, 24 Maret 2011

Polres Selayar Sosialisasikan UU No 22 Tahun 2009








Berlangsung di kompleks mapolres Selayar tepatnya di Media Centre Kepulauan Selayar hari ini Kamis,(24/3). Kapolres dan jajaran pemerintah kabupaten kepulauan Selayar yang terkait dalam penerapan dan pelaksanaan UU no 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan berlangsung cukup a lot saat sejumlah warga dan pengusaha angkutan kemudian mengajukan pertanyaan kepada para narasumber pada sesi interaktif . Sejumlah pertanyaan dan informasi kemudian menjadi bahan kepada para nara sumber yang hadir. Dipandu oleh Kapolres Kepulauan Selayar Akbp.Setiadi, mempersilahkan kepada Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas PU serta Kepala Dinas Pendidikan daerah ini menjawab pertanyaan yang diajukan kepada masing masing penanya. Diantaranya mengenai lampu yang dinyalakan disiang hari kemudian adanya penutupan jalan oleh warga saat ada pesta. Sementara khusus untuk pertanyaan yang mengarah kepada bidang kepolisian dijawab langsung oleh Setiadi yang memang dikenal cukup ramah kepada warga. Pasalnya dalam setiap kesempatan, kapolres kepulauan Selayar ini kerap menjadi penceramah setiap hari jumat di sejumlah mesjid yang ada di Selayar.
Kedekatan dengan pemuka masyarakat dan tokoh agama juga Nampak jelas saat pelaksaan sosialisasi, yang juga para pemuka agama di Selayar juga turut hadir dalam sosialisasi undang undang lalu lintas ini. Setidaknya Setiadi berpesan kepada para kepala lingkungan, RT dan RW agar menyampaikan kepada warganya agar tidak mengizinkan keluarga yang belum memiliki sim dan belum cukup umur menggunakan kendaraan bermotor . Khusus untuk siswa sekolah, Kapolres merencanakan akan melakukan sosialisasi bersama dengan pemerintah kabupaten kepulauan selayar dibidang pendidikan yang mendapat dukungan dari kepala dinas pendidikan saat itu juga.
Kegiatan sosialisasi berakhir setelah kurang lebih 3 jam interaktif berlangsung antara warga, pengusaha angkot, bus dan ojek terjawab oleh nara sumber termasuk bagaimana penanganan emergency lalu lintas oleh nara sumber dari dinas kesehatan dan Rumah sakit. Dalam penutupan sosialisasi tersebut, kapolres menyampaikan kepada peserta bahwa bila ada pengumuman resmi dari pihak kepolisian maka akan diumumkan melalui sejumlah media, forum dan radio contrend. Setiadi juga mengumumkan kepada warga dan seluruh hadirin adanya layanan sms polres selayar bila melihat terjadi tindakan atau peristiwa yang mengganggu ketertiban umum ataupun ada keluhan dari warga menyangkut tugas tugas kepolisian.

Kapolda Sulsel Minta Mahasiswa Tidak Olok-olok Pendidikan Polisi


Kepala Kepolisian Daerah Sulsel, Irjen Johny Wainal Usman melalui Plt Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, AKBP Muh Siswa meminta mahasiswa tidak mengolok-olok pendidikan polisi. Sekolah Kepolisian Negara (SPN) dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) telah menerima sertifikat ISO sebagai penanda bahwa lembaga pendidikan kepolisian ini berkualitas.

Hal tersebut disampaikan Siswa menanggapi pernyataan mahasiswa saat berunjuk rasa di Mapolda Sulsel, Kamis (17/3/2011). Dalam unjuk rasa tersebut mahasiswa menyebut polisi adalah pengguna terbesar ijazah palsu dan polisi alumni paket C atau program pendidikan penyeteraan setingkat SMA.

"Kalau mahasiswa ngomong yang berdasarlah. Kami menjamin bahwa tidak ada satu pun polisi yang menggunakann ijazah palsu. Lembaga pendidikan polisi juga sudah punya sertifikat ISO. Sekali lagi saya minta kalau mahasiswa ngomong yang berdasarlah. Kalau mengatakan polisi pakai ijazah palsu berarti pengrusakan citra institusi kami," kata Siswa kepada Tribun via telepon selulernya.(*)

(Sumber : Tribun Timur)

Istri SBY Menangis Dengar Tuduhan Wikileaks

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan istrinya Ny Ani Yudhoyono diberitakan menyalahgunakan kekuasaan dalam bocoran Wikileaks.

Ny Ani hanya mengurut dada dan mengucapkan "Naudzubillah" saat mengetahui kabar dari harian The Age Australia yang menyebutnya telah menyalahgunakan kekuasaan sebagai Presiden RI.

"Beliau (SBY) mengurut dada dan mengucapkan naudzubillah. Kalau Ibu Negara terus menangis," kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (11/03/2011).

Menurut Sudi, SBY tidak melakukan hal seperti yang dituduhkan tapi herannya itu dikatakan seperti benar adanya.

"Terus terang Ibu Negara sangat terpukul karena betul-betul tidak ada secuil pun yang dituduhkan itu dilakukan Ibu Negara," kata Sudi.
(Sumber : Tribunnews.com)

Menko Polhukam Sudah Tahu Isu Kudeta

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan telah membaca berita soal adanya sejumlah purnawirawan jenderal yang ingin menggulingkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tak hanya membaca, Djoko mengaku telah mengetahui informasi tersebut sejak 10 hari lalu.

"Saya mendengar informasi itu seminggu sampai 10 hari yang lalu," kata Djoko kepada para wartawan di sela-sela acara Jakarta International Defense Dialog di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (23/3/2011).

Djoko mengatakan, dirinya tak ingin menanggapi kabar tersebut terlalu jauh. "Ya, aya-aya wae-lah. Kita kan sudah mengembangkan demokrasi di negara kita. Tahapan demokrasi sudah ditentukan dan itu diatur oleh undang-undang. Ini kesepakatan kita dalam meneruskan tahapan-tahapan demokrasi dengan DPR melalui platform politik. Ya, kita ikuti saja tahapan demokrasi itu. Demokrasi kita menuju kematangan. Jadi, kalau di sana-sini masih ada yang kurang, kita ikuti proses itu," kata Djoko.

Apakah pemerintah terganggu dengan kabar rencana tersebut? "Mengganggu? mengganggu siapa? Kamu merasa terganggu tidak? Saya tidak merasa terganggu," kata Djoko.

Senada dengan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Djoko mengatakan, pemerintah tak akan mengambil langkah apa pun terkait pemberitaan tersebut.

Sebelumnya, Al-Jazeera melaporkan adanya sejumlah jenderal purnawirawan yang secara diam-diam mendukung kelompok Islam garis keras untuk memicu kekerasan antarumat beragama. Hal ini bagian dari rencana menggulingkan Presiden.

”Mereka muak dengan kebohongan Presiden,” kata Al-Jazeera mengutip pernyataan pemimpin Gerakan Reformasi Islam Chep Hernawan.

Koresponden Al-Jazeera, Step Vessen, mengatakan, laporan bahwa sebuah kelompok garis keras memiliki pendukung yang kuat ”telah terkonfirmasi untuk pertama kalinya”. Kelompok itu dikaitkan dengan jumlah serangan terhadap kelompok beragama, termasuk jemaat Kristiani dan Ahmadiyah. Sebelumnya, Chep mengatakan, para purnawirawan jenderal itu telah mencoba menggunakan sejumlah isu, termasuk korupsi, guna memicu penolakan terhadap Presiden.

(Sumber : Kompas.Com)

FPR Desak Ketua DPRD Segera Diisi

Sekitar seratusan warga Bulukumba yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) Bulukumba, Rabu (23/3) menggelar aksi unjukrasa di gedung DPRD. Kedatangan mereka mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Bahkan Kapolres AKBP Arif Rahman tampak terlihat meskipun dari jarak yang cukup jauh.

Dalam orasinya massa mendesak agar kursi ketua DPRD yang sudah lama lowong segera diisi. Mereka menilai kekosongan tersebut merupakan hal yang aneh serta merugikan masyarakat Bulukumba.
“Kekosongan jabatan ketua DPRD mempengaruhi kinerja anggota dewan, khususnya dalam merumuskan kebijakan yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat,’’ teriak pengunjukrasa yang dikomandoi Akbar Hamka.
Massa diterima tim penerima aspirasi DPRD Bulukumba masing-masing Hj Hilmiaty Asip, H Amirudin, H Tamsyar Syam, Muh Bakti, Mulyadi Mursali dan H Ahmad Sultan.
Kosongnya pejabat ketua DPRD juga telah berdampak pada batas waktu kerja alat kelengkapan DPRD yang hanya berlaku hingga 15 Januari 2011. Sampai saat ini belum ada perombakan alat kelengkapan dewan sesuai tata tertib DPRD. Padahal, dalam PP No 16 tahun 2010 pasal 41-42, pimpinan DPRD baik yang bersifat sementara maupun defenitif harus mengisi kekosongan tersebut.
Anggota dewan dari Fraksi Demokrat, Mulyadi Mursali mengakui tuntutan FPR menjadi dorongan bagi pihaknya untuk meminta Golkar segera mengisi kursi Ketua DPRD Bulukumba. Anggota dewan lainnya, Muh Bakti punya pandangan berbeda. Menurut dia, kursi ketua DPRD menjadi urusan partai Golkar. Karena itu dirinya tidak mau ikut campur didalamnya.
“Persoalan kursi ketua DPRD merupakan hak anggota dari Partai Golkar. Itu sepenuhnya persoalan Partai Golkar, sehingga kami tidak mau banyak berkomentar soal itu,’’ ujarnya.
Sementara Hj Hilmiaty, politisi Partai Hanura berpendapat, siapapun yang didorong Partai Golkar, bagi dia tidak menjadi masalah. “Kalau misalnya Gubernur menetapkan A Muttamar kembali Ketua DPRD, kami akan menerimanya,” tutur Hilmiaty usai menerima pengunjuk rasa (*)

Rabu, 23 Maret 2011

FPS : Siapkan laporan Adanya Praktek Mafia Pajak Di Selayar


FPS : Siapkan laporan Adanya Praktek Gayus Di Selayar
Hingga saat ini data wajib pajak yang tertangani oleh kantor pelayan pajak kabupaten kepulauan Selayar tidak jelas dan ada kesan kepala kantor pajak daerah ini tidak kooperatif saat dimintai data jumlah wajib pajak dan data jumlah penarikan pajak kepada wajib pajak di daerah paling selatan Sulawesi-selatan setiap tahunnya. Hal ini diungkapkan oleh Arsil Ihsan,ketua Forum Peduli Selayar (FPS) dalam siaran persnya Selasa (22/3) di Benteng Selayar.
Lebih lanjut dalam siaran pers FPS tersebut disebutkan bahwa ini kasus dugaan tindak pidana yang ke 2 tahun 2011 ini yang telah dipersiapkan berkasnya untuk dilaporkan kepada pihak penyidik Kepolisian. Dimana dari hasil pengumpula informasi dan data awal terhadap aktivitas perpajakan di Selayar dalam 2 tahun terakhir disebutkan adanya dugaan kerugian Negara dan kerugian masyarakat. Termasuk adanya praktek petugas pelayanan pajak Selayar yang mirip dengan praktek yang pernah dilakukan gayus. Penarikan pajak dari para wajib pajak sector usaha pertokoan dan usaha dagang yang ditarik langsung oleh 2 oknum petugas pajak selayar ini. Dari sini diduga telah terjadi pembuatan data fiktif yang tentu saja sangat rentan merugikan Negara karena penarikan tersebut atau mungkin ada penyetoran ulang dari para wajib pajak yang tentu saja sangat kental dengan tindak pidana penipuan oleh oknum petugas terhadap para wajib pajak tentunya. Namun kenapa tidak ada upaya hokum formal terhadap kasus ini. Bila alas an pihak berwajib tidak ada laporan maka pimpinan dan seluruh karyawan kantor pajak selayar otomatis akan menjadi tersangka mengetahui terjadinya tindak pidana dan tidak melaporkan kepada pihak berwajib. Opsi ketiga adalah melakukan pengembalian kepada para wajib pajak yang telah dirugikan. Bila ini terjadi maka unsure pidana yang kami akan laporkan akan semakin kuat, ujar Arsil.
Saat dilakukan konfirmasi ke kepala kantor pajak selayar, Rahman menjelaskan hamper sama dengan apa yang dijelaskan oleh Arsil bahwa jawaban yang diberikan kepada FPS terkait data jumlah wajib pajak dan jumlah nominal pajak setiap tahun yang ditarik dari wajib pajak selayar tidak diketahui oleh kepala kantor pajak dan diminta menanyakan langsung ke kantor pajak pusat Bulukumba, dengan alas an tidak ada data arsip di Selayar.

Pelaksanaan Penyaluran Buku dan Alat Peraga DAK Pendidikan Selayar 2010 Belum Rampung

Hingga saat ini penerima bantuan pengadaan buku dan alat peraga yang dananya bersumber dari Dana alokasi Khusus Bidang Pendidikan APBN 2010 di kabupaten Kepulauan Selayar belum rampung tanpa alas an yang jelas, ujar Sigit Sugiman, jurubicara Forum Peduli Selayar kepada wartawan.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa FPS yang memang merupakan lembaga pengawasan dan pemantau Dunia pendidikan secara khusus telah melakukan pantauan kepada proyek bernilai miliaran ini. Sangat rentan terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran. Khususnya saat proses lelang dan proses penyiapan hingga penyalurannya. Dari hasil evaluasi FPS sejak proyek ini dilelagkan telah mendapat sorotan dan laporan dari para rekanan yang kemudian digugurkan oleh panitia, misalnya ada dugaan main mata antara pihak panitia, kepala dinas dan rekanan yang hingga saat ini kami sementara rampungkan data, rekaman dan laporan via email yang kami terima akan kami lanjutkan ke pihak kepolisian untuk dilakuka pemeriksaan. Sementara itu kami juga akan bersurat kepada pihak pemerintah mengenai waktu pelaksanaan serta permintaan ke pihak berwajib dan Inspektorat daerah untuk melakukan pengecekan semua jenis barang yang terdaftar di adakan oleh rekanan. Karena disini sangat rentan terjadi mark up harga dan pemalsuan buku serta alat peraga yang tidak sesuai spesifikasi dalam petunjuk tehnis pelaksanaan, ujar Sigit yang sempat menyebutkan bahwa ada hal yang paling secret dalam pelaksanaan Dak pendidikan tahun ini, dimana tersebut nama seorang petinggi dibalik pelaksanaan proyek ini.
Sementara itu dari hasil konfirmasi ke Dinas pendidikan nasional kabupaten Selayar menyebutkan bahwa proyek DAK Pendidikan hingga saat ini belum rampung dan sementara juga menunggu pencairan anggaran dari kas daerah. Sementara itu disebutkan juga bahwa yang banyak mengetahui proses proyek ini adalah kepala Dinas lama yang saat ini menjabat sebagai kepala dinas social kabupaten Selayar yang juga adalah imbas dari proyek ini, ujar sumber yang tidak mau di sebut namanya.

Sekda Bantah Pemalsuan LJK Dalam Seleksi CPNS Selayar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Selayar, Zainuddin melalui kuasa hukumnya, Muh Asfah A Gau membantah adanya dugaan pemalsuan Lembar Jawaban Komputer (LJK) pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Selayar 2010 lalu.

Hal tersebut diungkapkan pengacara Sekda melalui rilis yang diserahkan ke Tribun, Senin (14/3/2011). Ia menegaskan, seleksi CPNS Selayar sudah sangat sesuai dengan prosedur, tidak seperti dengan pemberitaan yang mengatakan adanya pemalsuan LJK dalam proses seleksi.

Asfah menjelaskan, pemalsuan LJK sangat tidak memungkinkan terjadi lantaran proses serta tahapan seleksi CPNS, dalam pengawasan ketat aparat kepolisian dalam hal ini Polres Selayar. "Jadi sama sekali tidak ada pemalsuan apapun," terangnya.

Tanggapan yang dilayangkan pengacara Sekda melalui rilisnya soal adanya laporan pemalsuan LJK pada seleksi CPNS Selayar di Polda Sulselbar beberapa waktu lalu berdasarkan laporan Bahtiar Seppe, saudara kandung mantan Kepala BKD Selayar yang telah di non jobkan beberapa bulan lalu menilai sudah sangat transparan dan dalam pengawasan ketat kepolisian.

Terkait dengan penyerahan soal ujian CPNS 8 Desember lalu diterima langsung di Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, kemudian dibawa ke Selayar 9 Desember dengan pengawalan polisi, Inspektorat Sulsel, Inspektorat Selayar, pegawai BKD Selayar serta utusan dari pihak Universaitas Indonesia.

Setiba di Selayar soal tersebut langsung diterima Pemerintah sebelum diserahkan ke Polres Selayar.
"Semuanya sudah transparan, baik dalam penyerahan berkas soal sampai pada skoring nilai. Jadi sama sekali tidak ada pemalsuan karena dijaga ketat oleh polisi,"tandasnya.

Namun saat didesak soal adanya kejanggalan yang ditemukan soal data peserta yang tidak sesuai, menurut Asfah itu adalah hal yang biasa dan dianggap sudah menjadi kebiasaan yang wajar.

FPS Siapkan Laporan Adanya Praktek Gayus Di Kantor Pajak Selayar

FPS Siapkan Laporan Adanya Praktek Gayus Di Kantor Pajak Selayar

Selasa, 22 Maret 2011

Pelaksanaan Proyek Pipa Air Kabu.Bulukumba Disinyalir Salahi Prosudure

Proyek pemasangan jaringan pipa dan transmisi air baku senilai Rp15 miliar untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Bulukumba di tiga kecamatan, diduga menyalahi prosedur.

Anggota DPRD Sulsel dari daerah pemilihan (Dapil) Bulukumba, Andi Mariattang dan Ketua Komisi C DPRD Bulukumba, A Patawari Philip di Makassar, Senin, menduga kuat terjadi penyimpangan proyek pembentangan pipa sekitar 30 kilo meter (km) dari Borong Rappoa, Kecamatan Kindang sampai Kota Bulukumba (Kecamatan Ujungbulu).

"Pipa sudah terpasang sekitar 10 km, namun banyak yang masih kelihatan dari permukaan, ada sekitar 30 titik yang muncul. Padahal harusnya tertanam sampai satu meter," kata Philip.

Philip sendiri mendatangi anggota DPRD Sulsel dari Dapil Bulukumba untuk bersama-sama mengawasi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pompengan Jeneberang, sebab wakil rakyat Sulsel ini disebut jarang turun ke lapangan.

"Kami di DPRD Bulukumba sudah berulang kali mengingatkan untuk diperbaiki tetapi tidak dihiraukan. Kalau masih belum diperhatikan kami akan demo Kejati Sulselbar dan UPTD Pompengan," ajarnya mengancam.

Proyek dana APBN masing-masing Rp1,3 miliar di 2009, Rp5,2 miliar di 2010 dan Rp9,8 miliar di 2011 disebut bisa memenuhi kebutuhan air baku masyarakat, Kecamatan Kindang, Gantaran, dan Ujungbulu, bahkan bisa sampai Kabupaten Bantaeng.

Baik Mariattang maupun Philip meminta agar PSDA melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum proyek tahap tiga senilai Rp9,8 miliar dilakukan, termasuk tidak lagi memberikan proyek kepada pemenang tender sebelumnya.

Philip yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bintang Reformasi (PBB) Bulukumba menyebut, dari tiga PT yang memenangkan tender dari tahap pertama sampai tahap harus dievaluasi karena pemiliknya hanya satu orang.

Sementara Pelaksana Tugas BBWS UPTD Pompengan Jeneberang, Adnan, saat dikonfirmasi, mengatakan akan berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Proyek (PPK) Air Baku untuk memperjelas hal tersebut, sebab selama ini pihaknya tidak pernah menerima laporan seperti itu.(Sumber : ANTARA News)

Sulawesi-selatan Waspadai Gorontalo di Pra PON

Tim sepak bola Sulawesi Selatan menyatakan bahwa Gorontalo merupakan tim yang patut diwaspadai pada babak Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Mei 2011.

Pelatih tim Sulsel, Ali Baba, di Makassar, Senin, mengatakan kewaspadaan itu mengingat Gorontalo memiliki pembinaan usia muda yang cukup baik. Persiapan tim Gorontalo menghadapi Pra PON juga dinilai lebih matang sehingga selayaknya diwaspadai.

"Saya mendengar Gorontalo sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari sebelumnya. Kondisi itu tentu membuat tim mereka lebih matang sehingga perlu mewaspadai jika kita akhirnya bertemu," katanya.

Selain Gorontalo, Sulawesi Utara juga kemungkinan bisa menjadi lawan yang tak mudah dikalahkan. Persiapan yang juga cukup matang kembali menjadi alasan tim Sulsel sehingga tidak mau menganggap enteng tim tersebut.

Mengetahui sedikit peta kekuatan calon lawan yang akan dihadapi pada kualifikasi nanti, pihaknya berupaya memanfaatkan waktu tersisa untuk mematangkan tim. Termasuk memilih pemain yang dinilai memiliki potensi besar meloloskan Sulsel ke PON Riau 2012 mendatang.

Tim Sulsel juga fokus metangkan tim dengan sejumlah laga uji coba. Sejauh ini, Sulsel telah menggelar sebanyak 10 laga uji coba menghadapi tim lokal Makassar ataupun beberapa daerah lain seperti Bulukumba dan Bantaeng.

Pihaknya juga berencana menggelar uji coba menghadapi sejumlah tim asal Jawa. Namun hal itu masih disesuaikan dengan kebutuhan, apakah memang perlu dilakukan atau sudah cukup dengan menghadapi tim lokal.

"Dari 10 kali ujicoba yang kita lakukan, sembilan diantaranya berhasil diraih dengan kemenangan. Namun itu bukan jaminan mengingat kualitas tim yang akan kita hadapi tentu memiliki kualitas lebih baik," katanya.

Mantan pemain PSM itu menjelaskan, penampilan anak asuhnya sejauh ini memang cukup baik. Namun demikian, masih ada beberapa pemain yang belum menunjukkan hasil sesuai yang diharapkan.

Sebagai antisipasi, pihaknya berharap bisa menggunakan beberapa pemain PSM U-21 untuk mengisi posisi yang masih lemah khususnya lini tengah dan depan.

"Jika ada dua atau tiga pemain PSM U-21 bergabung, tentu persoalan kita sudah bisa diselesaikan. Kami berharap mereka bisa bergabung mengingat ini merupakan kepentingan Sulsel," katanya.(SUMBER : ANTARA News)

Meriahkan HUT Candra Kirana, Kodim 1415 Selayar Gelar Sepeda Santai


Dalam mewujudkan kebersamaan antar sebuah organisasi yang bernaung dibawah organisasi TNI AD maka Persit Kartika Chandra Kirana melaksanakan berbagai kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahunnya ke 57 Ta 2011 yang diperingati oleh seluruh organisasi Persit se Angkatan Darat tidak terkecuali Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIX yang diprakarsai oleh Kodim 1415/Kep Selayar dalam rangkah memperingati HUT tersebut menggelar sepeda santai yang di ikuti oleh seluruh anggota Persit Cabang XXIX serta anggota Kodim 1415/Kep Selayar yang di pimpin langsung oleh Dandim 1415/Kep Selayar Letkol Inf Nefra Firdaus, SE serta masyarakat yang ikut memeriahkan pelaksanaan sepeda santai tersebut.

Dandim 1415/Kep Selayar Letkol Inf Nefra Firdaus, SE dalam melepas pelaksanaan sepeda santai tersebut mengharapkan agar pelaksanaan tersebut juga dapat dijadikan sebagai sarana pelaksanaan jatung sehat dalam mengarungi kesehatan tubuh yang maksimal dalam melaksanakan tugas ke depan sehingga dalam pelaksanaannya diminta agar dilaksanakan dengan serius dan berhati-hati dengan mengutamakan faktor keamanan perorangan maupun kelompok jangan saling mendahului yang mengakibatkan kecelakaan yang tidak dapat dihindari untuk itu jaga faktor keamanan yang maksimal demi keselamatan semua. Acara sepeda santai yang dilaksanakan oleh Kodim 1415/Ke Selayar dalam rangkah HUT Persit KCK ke 57 Tahun 2011 diakhiri dengan penarikan Doorprice yang tersedia sesuai situasi dan kondisi yang ada. (Sumber : Kapenrem 141 Mayor Inf Fathan Ali/Dispenad)

Senin, 21 Maret 2011

http://www.addthis.com/

http://www.addthis.com/

Tidak Benar Berita Tribun Timur Yang Judulnya Warga Selayar Disebut Ketakutan Tsunami"


Isi berita Tribun Timur "Sejumlah warga di Kabupaten Selayar sempat was-was, Sabtu (19/3/2011) malam sekitar pukul 20.00 wita, karena isu tsunami.

Warga yang khawatir karena isu tsunami itu adalah mereka yang bermukim di Batangmata, yang merupakan ibu kota Kecamatan Bontomatene.

Isu itu muncul terkait fenomena alam yakni supermoon dimana bulan tampak bersinar sangat terang.

Isu itu menyebutkan, saat terjadi fenoma alam supermoon ini, air pasang laut lebih tinggi dari keadaan normal yakni 1,5 meter.(*)

Penulis : Samsul Bahri
Editor : Ina Maharani "

Bila melihat dan membaca berita diatas maka saya secara pribadi bertanya kepada penulisnya, apakah mereka itu berada di Selayar disaat menulis berita ini ? kalau mereka tidak melakukan pantauan langsung maka mereka tentu punya nara sumber. Siapakah nara sumbernya ? ujar Ardi Rahman, dari LSM Hijau. Pasalnya kami disini tidak pernah sedikitpun merasa was was dan malah kami semua ikut menunggu supermoon dipantai plaza marina. Sebagian dari kami berdiri dan ngumpul adalah warga batangmata dan semua ketawa setelah membuka laptop masing-masing dengan menggunakan free net telkom dan wireliss membaca berita tersebut. kami kasihan bila media sekelas tribun timur itu membuat berita bohong dan berita ditertawakan, ujar Ardi.

lain lagi yang disebutkan oleh Sigit bahwa berita bohong dari media tribun timur ini jadi bahan pembahasan diradio lokal dan banyak sms yang masuk dari pendengar batangmata mengatakan bahwa disini jangankan isu tsunami, informasi supermoon saja kami hanya dengar melalui radio elshinta yang direlay oleh station radio contrend. Dan kami menggunakan media tersebut sebagai penyampai informasi. kalau koran sudahlah, ada uang pasti terbit beritanya " ujarnya.

Minggu, 20 Maret 2011

Berita Dimedia Mobile Tribun Timur Bulukumba On Line Tentang Isu Tsunami Selayar & Supermoon Dinilai Provokasi Dan Menyebarkan Informasi Bohong

Berita yang tayang di Media Mobile Tribun Timur On Line diinilai dapat memprovokasi dan menganggap orang Selayar bodoh dengan menyebut bahwa warga menganggap supermoon akan terjadi Tsunami di Batangmata dan Selayar daratan, memangnya kami ini di Selayar tidak bisa mendapatkan informasi dari bmkg atau tidak dengar berita ? malah kami lebih cepat Bos karena kami dengar Elshinta yang lebih cepat dari media manapun sampai ke kabupaten kepulauan selayar,demikian dijelaskan oleh Sigit Sugiman dari FPS terkait adanya informasi yang menyebutkan bahwa media on line ini kemudian menembus facebook dan beredar sebegitu cepat sehingga sebagian kemudian meneruskan dengan bertanya ke sejumlah keluarga dan teman diwilayah tersebut. Menurut Sigit lagi bahwa tidak ada hal seperti itu terjadi di Selayar dan sangat menyayangkan bila kemudian Nur Kamar mantan kabag humas itu disebut sebagai wakil dari Pemkab Kabupaten Kepulauan Selayar. Bila semua pegawai negeri di Selayar disebut mewakili Pemkab maka bisa kacau Bos, ujar Sigit. Lihat saja, kami di Benteng Selayar ini aman aman dan damai serta tidak ada kata Tsunami. Trus dari Batangmata juga demikian informasinya tidak ada yang panik karena Super moon disebut mau Tsunami. Memangnya kami di Selayar ini orang bodoh dan sepertinya oknum wartawan atau pengirim sms ke layanan tribun timur tersebut orang pintar ? tanya sigit, jangan jangan sebaliknya Bos. Sigit juga meminta kepada admin Tribun timur agar tidak menayangkan informasi yang setidaknya bisa memperkeruh suansana. Ini demi kebaikan bersama.

Sabtu, 19 Maret 2011

Supermoon, Jarak Terdekat Bulan dan Bumi


Bulan sedang bergerak pada posisi terdekat dengan bumi. Posisi terdekat akan dicapai pada tanggal 19 Maret 2011 nanti, membawa bulan hanya pada jarak 221.567 mil, terdekat selama 18 tahun terakhir. Fenomen jarak terdekat bulan dan bumi ini sering disebut “supermoon”.

Dampak yang dikibatkan Supermoon adalah meningkatnya gelombang pasang air laut beserta meningkatnya aktivitas seismik di Bumi yang bisa berakibat pada meningkatnya potensi gempa bumi dan erupsi gunung berapi. Pada saat yang hampir bersamaan atau 8 hari sebelum puncak kedekatan Bumi dengan Bulan (perigee), Jepang diguncang oleh gempa berkekuatan 8,9 skala magnitude dan menyebabkan tsunami yang hingga kini menewaskan 1000 korban jiwa.

Spekulasi tentang hubungan antara kejadian supermoons dan bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami sangat lemah. Argumen telah dibuat bahwa bencana alam bertepatan dengan tahun di mana supermoons terjadi dipengaruhi oleh peningkatan gravitasi kekuatan Moon, meskipun karena alternasi bulanan antara apogee bulan dan perigee argumen seperti itu tidak dapat didukung kecuali bencana di pertanyaan jatuh pada tanggal yang sebenarnya dari supermoon tersebut. Beberapa penelitian telah melaporkan hubungan yang lemah antara dangkal, intensitas gempa bumi yang sangat rendah dan aktivitas lunar, tidak ada bukti empiris dari setiap hubungan dengan gempa bumi besar.

Perigee memang bisa menyebabkan peningkatan aktivitas tektonik, namun ia mengatakan bahwa hingga saat ini Bulan belum berada pada titik terdekat itu. Pergerakan Bulan bisa membawanya menuju titik terdekat dan terjauh dengan Bumi. Titik terdekat disebut perigee sedangkan titik terjauh disebut apogee. Saat perigee, efek gravitasi Bulan terhadap Bumi meningkat. Efek yang paling bisa dilihat adalah gelombang pasang, sebab air adalah salah satu elemen bumi yang paling mudah dipengaruhi gravitasi.

Sumber : Wikipedia dan berbagai sumber lainnya

Permissions requested by apps, extensions, and themes

Permissions requested by apps, extensions, and themes

Kamis, 17 Maret 2011

Kejaksaan Tetapkan Tersangka Kasus Tiang Listrik Selayar


Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan-Barat telah menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tiang listrik di Kepulauan Selayar. Namun penyidik tidak bersedia menyebutkan identitas orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu."Yang jelas satu orang sudah pasti tersangka. Resminya diumumkan jika nilai kerugian telah kami dapatkan," ujar Asisten Pidana Khusus Amirullah kemarin.

Proyek pengadaan tiang listrik ini berada di ruang lingkup Dinas Pekerjaan Umum Selayar.
Proyek yang dikerjakan pada 2009 itu menghabiskan anggaran Rp 6,2 miliar, yang diperoleh dari anggaran pendapatan dan belanja daerah.

Kejaksaan menduga ada penggelembungan harga dalam proyek pengadaan 1.789 tiang listrik itu. Indikasinya terlihat dari kualitas beton tiang listrik yang rendah dan tidak sesuai dengan perencanaan awal. Akibatnya, negara diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 1 miliar.

Sejak awal penyidikan, Kejaksaan sudah membidik putra Bupati Selayar Syahrir Wahab bernama Khadafi, yang berperan sebagai ketua panitia lelang dalam proyek itu. Amirullah tidak membantah dan tidak membenarkan ketika wartawan menyebutkan nama Khadafi sebagai tersangka."Ada deh. Tunggu saja,"kata dia.

Amirullah mengatakan penyidik belum merampungkan laporan hasil pemeriksaan karena audit kerugian dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Sulawesi Selatan belum diterima.

Kepala Bidang Investigasi BPKP Sulawesi Selatan Iman Achmad Nugraha mengatakan tim auditor telah selesai menghitung nilai kerugian proyek tersebut. Saat ini tim sedang menyusun laporan yang akan diserahkan kepada Kejaksaan. "Sekarang dalam tahap pembuatan laporan untuk persiapan ekspose ke penyidik," kata Iman.

Iman tidak bersedia menyebutkan nilai kerugian yang ditemukan tim auditor. Menurut dia, hasil penghitungan itu hanya akan diserahkan langsung kepada Kejaksaan."Pekan ini hasilnya sudah ada di tangan penyidik,"ujar Iman.

Syahrur Pimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Selayar


Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dijadwalkan memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas Percepatan Pembangunan dan Peningkatan Investasi Kepulauan Selayar di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (17/3/2011).

Sesuai agenda yang dilansir Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, pagi ini, pertemuan yang diikuti Bupati Selayar Syahrir Wahab dan pejabat terkait itu berlangsung sekitar pukul 13.00 wita.

Sebelumnya, Gubernur akan menerima tim Promosi Pariwisata dan Tim Visit South Sulawesi Provinsi Sulsel di ruang kerjanya sekitar pukul 11.00 wita. Rombongan ini akan dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel Syuiab Mallombassi.(*)

Penyakit Stroke


Penyakit Stroke adalah gangguan fungsi saraf yang terjadi mendadak akibat pasokan darah ke suatu bagian otak sehingga peredaran darah ke otak terganggu. kurangnya aliran darah dan oksigen menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak sehingga menyebabkan kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, penurunan kesadaran.

Penyakit Stroke

Dahulu penyakit stroke hanya dialami oleh orang-orang yang berusia lanjut karena proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit (arteriosclerosis) namun di era modern ini kecenderungan stroke mengancam usia produktif karena kurangnya perhatian pada pola makan sehat tanpa memperhatikan kandungan kadar kolesterol tinggi atau tidak .

Makanan dengan kandungan kolesterol tinggi dapat memicu menumpuknya endapan lemak pada pembuluh darah menuju ke otak sehingga terjadi penyempitan sehingga pasokan darah dan oksigen berkurang dan hal ini juga memungkinkan terjadinya pecah pembuluh darah karena penyempitan pembuluh darah menyebabkan jantung memompa darah lebih cepat.

Suatu ateroma (endapan lemak) bisa terbentuk di dalam pembuluh darah arteri karotis sehingga menyebabkan berkurangnya aliran darah. Keadaan ini sangat serius karena setiap pembuluh darah arteri karotis dalam keadaan normal memberikan darah ke sebagian besar otak. Endapan lemak juga bisa terlepas dari dinding arteri dan mengalir di dalam darah, kemudian menyumbat arteri yang lebih kecil. ~ id.wikipedia.org

Di indonesia penyakit stroke merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah penyakit jantung, kanker dan sebagian besar serangan strok ini terjadi secara mendadak, berlangsung sangat cepat dan menyebabkan kerusakan otak dalam beberapa menit (completed stroke). Kemudian stroke bertambah buruk dalam beberapa jamdan dalam 1 – 2 hari kematian jaringan otak meluas (stroke in evolution)
Jenis Penyakit Stroke

Jenis penyakit stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu strok iskemik dan strok hemorragik.

Stroke hemorrhagic

Pada stroke hemorrhagic, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi.

Stroke iskemik

Pada stroke iskemik ini aliran darah ke otak terhenti karena penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah (aterosklerosis) atau menyumbatnya pembuluh darah ke otak karena pembekuan darah. Penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Darah ke otak disuplai oleh dua arteria karotis interna dan dua arteri vertebralis. Arteri-arteri ini merupakan cabang dari lengkung aorta jantung (arcus aorta). Hampir sebagian besar pasien atau sebesar 83% mengalami penyakit stroke jenis iskemik.(*)

Disperindag Sosialisasi UU No 4 Tahun 2009

Keyakinan Pemerintah kalau UU No. 4 Tahun 2009 tentang Minerba akan menggairahkan,
Kepala Dinas Perindag Pertambangan dan Energi, Basri Sulaiman melakukan sosialisasi UU No 4 Tahun 2009 TTG Minerba, Selasa (15/3) kemarin.

Basri Sulaiman menjelaskan, mineral dan batubara yang terkandung dalam wilayah hukum pertambangan Indonesia merupakan kekayaan alam yang tidak terbaharui. Karena itu, pengelolaannya harus dikuasai negara untuk memberi nilai tambah secara nyata bagi perekonomian nasional.
Disperindag Pertambangan dan Energi Takalar menghadirkan, Jen Andi Basri , Djemi Darmanto dan Abdullah sebagai pembicara. Mereka mengatakan, kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara merupakan usaha pertambangan di luar panas bumi, minyak dan gas bumi serta air tanah mempunyai peranan penting memberikan nilai tambah kepada pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Basri Sulaiman mengatakan, UU No. 4 Tahun 2009 dan PP No. 23 Tahun 2010 tentang Minerba adalah semangat untuk mensejahterakan masyarakat melalui tambang.
Aturan itu. memberi dorongan serta semangat merubah padangan terhadap lingkungan hidup.Sosialisasi sebagai upaya penyadaran menuntut hak gugat masyarakat terhadap usaha pertambangan yang merugikan lingkungannya.

Koperasi Polres Selayar Rauf Keuntungan 400 Juta


Primer Koperasi Kepolisian (Primkoppol) Polres Kepulauan Selayar, selain berhasil memperoleh piagam penghargaan langsung dari Menteri Koperasi sebagai koperasi berprestasi, juga terus meraih keuntungan yang cukup menggembirakan.
Pada 2010 lalu, keuntungan yang didapat mencapai Rp400 juta lebih. Hal ini terlihat ketika pengurus Primkoppol Polres Kepulauan Selayar, melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk Tahun Buku (TB) 2010, yang berlangsung di aula Anindhita Polres Selayar beberapa waktu lalu.
Acara itu dihadiri Kapolres, AKBP Setiadi, 300 anggota Prikoppol dan unsur Dekopinda serta Diskoperindag Tamben dan UKM.
Ketua Primkoppol Polres Kepulauan Selayar, AKP Bustan SH, mengatakan bahwa hingga saat ini, Primkoppol Polres Selayar sudah memiliki modal Rp2 miliar lebih, sehingga berhasil meraih laba Rp400 juta lebih.
Ditanya apa saja unit usaha yang dikelola Primkoppol Polres hingga saat ini? Dia menjelaskan bahwa beberapa unit usaha yag dikeloka diantaranya, unit usaha foto kopy, unit usaha simpan pinjam serta pertokoan dan unit usaha kantin. Akan tetapi yang tetap menjadi unit usaha andalan adalah unit usaha simpan pinjam. (*)

Selasa, 15 Maret 2011

Laporan Matrass Dinilai Tidak Berdasar


Lanjutan Sekkab Selayar Dilapor


Tindakan Ketua LSM Masyarakat Transparansi (Matras) Selayar Suaib Rewata melaporkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Selayar Zainuddin ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Sulsel dinilai tidak berdasar. Sebab, tidak ada bukti jika terjadi manipulasi.

Manipulasi yang dilaporkan LSM Matras, terkait pengisian lembar jawaban komputer (LJK) penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Selayar 2010. Sekkab Selayar dilaporkan Rabu, 9 Maret ke SPK Polda Sulsel, dengan nomor: LPB/61/1/III/2011/SPK, tertanggal 9 Maret 2011.

Dalam laporan itu, Matras menyatakan, telah terjadi kasus dugaan manipulasi penerimaan 44 CPNS 2010 yang dilakukan Sekkab Selayar selaku ketua panitia penerimaan. Namun,

Penasihat Hukum Sekkab Selayar, Muhammad Asfah Andi Gau kepada FAJAR menegaskan, tidak ada manipulasi. "Laporan Matras itu tidak berdasar. Lagipula, yang melapor bukan lembaga melainkan individu setelah saya cek langsung ke SPK Polda Sulsel. Sudah jelas, laporan itu sangat keliru karena semua prosedural sesuai mekanisme," kata Asfah, Senin, 14 Maret.

Lebih lanjut Asfah memaparkan, tidak akan mungkin ada manipulasi dilakukan Sekkab Selayar, karena LJK saat dijemput dari Universitas Indonesia (UI) dan ketika akan diperiksa mendapat kawalan ketat dari Polres Selayar. Tak hanya itu, ada pengawalan dari Inspektorat Sulsel, Inspektorat Selayar, satu orang unsur UI, unsur Kodim, dan tiga dari BKD Selayar.

"Nah, kalau sudah seketat itu pengawalan, darimana logisnya bisa terjadi manipulasi. Lagipula, ada 40 orang panitia penerimaan CPNS. Kalau ada kesalahan prosedural, pastilah ada panitia yang melakukan protes," kata Asfah.

Karena itu, Asfah menegaskan bahwa panitia penerimaan CPNS Selayar adalah kerja kolektif. Sehingga, tidak wajar jika hanya satu orang saja yang dianggap salah. "Sudah jelas ini pencemaran nama baik terhadap klien kami. Juga upaya menghasut masyarakat agar tidak percaya terhadap lembaga negara dan efek sosialnya ini luar biasa. Kalau terjadi kisruh di masyarakat, siapa yang mau bertanggung jawab," tandasnya.

Sementara Ketua Matras Selayar, Suaib Rewata mengatakan, pihaknya melaporkan Sekkab Selayar ke polisi karena merupakan orang yang paling bertanggung jawab dalam penerimaan CPNS tersebut. "Kami berharap Polda Sulsel menindaklanjuti laporan kami. Sebab, kisruh penerimaan CPNS Selayar ini sangat meresahkan masyarakat di daerah kami. Baru ada kejadian seperti ini, dimana dari 92 LJK yang telah dibuka, ditemukan 44 LJK yang bermasalah," beber Suaib. (*fajar.com)

Bantuan Pemerintah Sulawesi-Selatan Minim Ke Kabupaten Selayar

Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk pertama kalinya dihadiri dua anggota DPRD Sulsel asal Daerah Pemilihan (Dapil) wilayah III, yakni H Ince Langke IA serta Aryadi Arsyal, masing masing dari Partai gOLKAR dan PKS yang berlangsung di ruang pola kantor Bupati, Senin (14/3).
Hadir pada pelaksanaaan Musrenbang Kabupaten selain Ince Langke dan Aryadi Arsyal, Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir AM Arifin MSi, mewakili Kepala Bappeda Sulsel, H Tan Malaka Guntur, serta Ketua DPRD, Hasanuddin Chaer serta Dandim 1415, Letkol Inf Nefra Firdaus dan Kapolres AKBP Setiadi dan beberapa anggota DPRD Selayar.
Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, H Syahrir Wahab MM sebelum membuka pelaksanaan Musrenbang bahwa selama pelaksanaan musrenbang kabupaten baru kali ini diikuti anggota DPRD provinsi, sehingga diharapkan mampu memperjuangkan Kepulauan Selayar terutama pembangunan infarstruktur, terkait rencana pusat pengembangan pariwisata dan rencana pusat budidaya ikan karang.
Bupati Syahrir Wahab juga menyampaikan kepada Bappeda provinsi serta anggota DPRD asal Dapil III bahwa alokasi anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Selayar yang bersumber dari APBD provinsi, sangat kecil dibanding dengan kabupaten lainnya di Sulsel.
Sementara Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Sulsel, Ir AM Arifin Iskandar MSi, mewakili Kepala Bappeda Sulsel, H Tan Malak Guntur menjelaskan bahwa Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2012, adalah untuk meningkatkan program kerja antara kabupaten dengan provinsi dalam rangka membangun visi bersama, guna memenuhi harapan yakni masuk menjadi provinsi 10 terbaik di Indonesia.(*)

Seleksi CPNS Selayar Sesuai Prosedur

Muh Asfah: Tak Ada Pemalsuan

Sekretaris Daerah Kabupaten Selayar,H. Zainuddin angkat bicara soal kasus dugaan pemalsuan Lembar Jawaban Komputer (LJK) pada seleksi Calon Pengawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Selayar tahun 2010.

H. Zainuddin melalui kuasa hukumnya, Muh Asfah A. Gau SH, Minggu (13/3) menegaskan, seleksi CPNS Selayar sudah sesuai prosedur. Asfah dengan tegas membantah kalau tidak ada pemalsuan LJK dalam proses seleksi.
Muh Asfah menguraikan, pemalsuan sangat tidak mungkin terjadi, lantaran semua proses serta tahapan seleksi CPNS, dalam pengawasan ketat aparat Polres Selayar.
''Sesuai SK Bupati soal Seleksi CPNS, panitia yang dibentuk ada sebanyak 40 orang. Sebagai ketua panitia, Sekda tidak turun langsung mengatur berkas secara tehnis. Ia hanya melakukan kontrol melekat pada setiap proses seleksi. Sampai saat ini, tak ada satu pun panitia yang komplain dengan hasil pengumumam. Itu indikasi kuat kalau tidak ada pemalsuan. Logikanya, kalau ada pemalsuan yang dilakukan salah satu panitia, pasti ketahuan, karena jumlah panitia banyak,'' tukasnya.
''Tidak ada pemalsuan, semua sudah melalui prosedur,'' katanya.
Komentar yang dilayangkan Muh Asfah menanggapi adanya laporan dugaan pemalsuan LJK pada seleksi CPNS Selayar di Polda Sulsel. Saksi pelapor atas nama Bahtiar Seppe, saudara kandung Arsyad, mantan Kepala BKD Selayar yang telah di non jobkan oleh Bupati Selayar beberapa bulan yang lalu.
Lebih jauh Asfah membeberkan, semua proses tahapan seleksi CPNS Selayar, menurutnya, sangat transparan dan dalam pengawalan ketat petugas Kepolisian.
''Soal ujian dan formulir LJK CPNS Tahun 2010 diterima di Bandara Sultan Hasanuddin, 8 Desember 2010, kemudian dibawa ke Selayar pada 9 Desember di kawal tiga polisi, Inspektorat Sulsel, Inspektorar Selayar, pegawai BKD Selayar serta utusan Universitas Indonesia. Saat tiba, naskah diterima pemerintah lalu diserahkan ke Polres Selayar.
Begitu pun hasil tes serta skoring nilai. Semuanya dilakukan dalam penjagaan kepolisian. Jadi bagaimana mungkin ada pemalsuan,'' katanya.
Ditanya soal adanya sejumlah data peserta yang tak sesuai, menurut Muh Asfah itu adalah hal yang wajar. Dalam setiap ujian, kerap ditemukan hal seperti itu, dan itu dianggap sebagai sesuatu yang wajar. (*)http://

Bantuan Pemerintah Sulsel untuk Pemukiman Kumuh Selayar Dipertanyakan

Illustrasi form google image
Sejumlah warga yang mengaku terdaftar sebagai penerima bantuan pemukiman kumuh diwilayah kabupaten kepulauan selayar hingga saat ini masih terus berharap agar bisa mendapatkan bantuan pemerintah profensi Sulawesi selatan tersebut. Pasalnya dari informasi yang mereka terima, bahwa bantuan yang dikucurkan dari anggaran pemerintah sulawesi-selatan ini telah mengucur sejak tahun 2010 lalu namun hingga saat ini belumlah semua warga yang terdaftar dapat menikmati bantuan tersebut. Malah dari hasil pengamatan lapangan, masih banyak warga mengaku hanya mendapat tripblok dan kayu balok saja. mau diapakan barang ini Pak ujar seorang warga injuruia kepada wartawan yang kebetulan meliput didaerah tersebut.
Sementara itu dari informasi yang berhasil didapatkan dari pemerintah kabupaten yang menangani bidang sosial dan bantuan ini, menyebutkan bahwa kami tidak mengetahui adanya hal ini, pasalnya pengungjukan pelaksanaannya dilaksanakan di pemerintah tingkat I sehingga kami tidak bisa memberi informasi.
dari data yang ada di sebutkan bahwa proyek pemerintah profensi Sulawesi-selatan menyangkut pemberian bantuan ke warga kabupaten kepulauan selayar dianggarkan ratusan juta rupiah yang alokasinya dilaksanakan sebanyak 3 kali. Informasi selanjutnya disebutkan bahwa pelaksananya juga adalah perushaan lokal yang diarahkan oleh pemerintah terkait dan erat kaitannya dengan nama seorang anggota dewan yang saat ini menjadi wakil rakyat selayar di DPRD Sulsel”.

Senin, 14 Maret 2011

Laporan Cpns Selayar Dinilai Bermotif Dendam

Laporan Masyarakat Transparansi Sulawesi Selatan kepada kepolisian perihal dugaan adanya rekayasa dalam seleksi penerimaan calon pegawai negeri di Selayar dianggap bermotif dendam. “Tidak ada rekayasa penerimaan. Itu laporan keliru,” ujar kuasa hukum Pemerintah Kabupaten Selayar, Muhammad Asfah A. Gau, kemarin.

Menurut Asfah, laporan pemalsuan hasil tes calon pegawai Selayar itu merupakan pengaduan pribadi dari salah satu anggota lembaga swadaya masyarakat tersebut. “Jadi bukan laporan resmi lembaga. Kuat diduga laporan itu didasari balas dendam,” ujar dia.

Asfah mengungkapkan, “Bahtiar Sappe adalah adik Muhammad Arsyad, yang dipecat saat menjabat Ketua Badan Kepegawaian Daerah Selayar tahun lalu. Itu laporan pribadi, bukan atas nama Masyarakat Transparansi.”

Sebenarnya, Asfah melanjutkan, keluarga tidak terima Arsyad dipecat, sehingga melakukan serangan kepada Badan Kepegawaian Daerah, yang kini dipimpin Basok Lewa. “Mereka menebar isu bahwa hasil tes penerimaan pegawai direkayasa dan sarat dengan sogokan. Isu itu menimbulkan efek luar biasa terhadap masyarakat Selayar. Kami harus meluruskan ini,” ucapnya.

Asfah balik menuding bahwa laporan itu bukan berdasarkan fakta, melainkan tuduhan sepihak. Buktinya, tanda tangan peserta tes tidak palsu. Tanda tangan itu kebetulan tidak sama dengan yang tertera di atas kertas absensi dan lembar jawaban. “Bisa saja nama peserta pada lembar absen tidak ditulis lengkap seperti di lembar jawaban. Kami kira ini ada kesengajaan mencari-cari kesalahan,” ujar dia.

Bantahan ini, Asfah mengatakan, bukan bertujuan menyerang balik Bahtiar Sappe. “Pemerintah Selayar tidak melayani dendam, kami hanya ingin beri fakta sebenarnya,” kata dia. Dari semua proses seleksi, menurut Asfah, tidak ada celah untuk mengubah atau memalsukan tanda tangan pejabat Badan Kepegawaian Daerah. “Pengawalan polisi sangat ketat. Penetapan oleh bupati juga dikawal.”

Bahtiar ketika dimintai konfirmasi Tempo mengatakan laporan itu tidak ada kaitannya dengan pemecatan kakaknya, Arsyad, dan unsur dendam terhadap Pemerintah Kabupaten Selayar. Laporan kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat pada 9 Maret lalu itu murni temuan.

“Semua pejabat yang terlibat dalam verifikasi itu membenarkan ada pemalsuan tanda tangan dan identitas, ” kata dia. “Scoring Universitas Indonesia tidak sama dengan hasil verifikasi. Tidak mungkin ada data tidak cocok lantas diluluskan,” kata dia. Penerimaan pegawai ini berlangsung akhir tahun lalu.

Koordinator Masyarakat Transparansi Selayar, Syuaib Rewata, juga membantah institusinya punya dendam. Pada 8 Maret, dia mengaku dikeroyok oleh sejumlah orang tak dikenal di Jalan Perkebunan, Makassar. Sebelumnya, intimidasi kerap menimpa anggotanya selama Februari lalu. “Pengeroyok itu memakai topeng.”  (*)

Minggu, 13 Maret 2011

Korban Tewas Jepang Menmbus 1.000 Orang

Jumlah sementara korban tewas akibat gempa dan tsunami Jepang mencapai 1.000 orang.  400 Orang diketahui hilang.
Belum ada WNI dilaporkan menjadi korban jiwa dalam gempa berkekuatan 8,9 SR itu.

KBRI Tokyo dari NHK streaming merilis hal tersebut di dalam twitternya, Sabtu (12/3/2011).

Sementara itu, tim KBRI Tokyo yang akan mengevakuasi WNI sudah sampai di Fukushima, namun terhenti akibat longsor yang terjadi di antara Miyagi dan Iwate. Pemerintah Jepang mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi korban di Kesennuma City, Miyagi Prefecture.

Warga di radius 10 km dari PLTN Fukushima dianjurkan untuk berevakuasi. Hal ini karena peningkatan tingkat radiasi menjadi 1.000 kali skala normal.

Gempa di Jepang terjadi pukul 12.46 WIB, Jumat (11/3) kemarin, berpusat di 373 km timur laut Tokyo. Beberapa saat kemudian terjadi tsunami dengan ketinggian 4 meter hingga 10 meter.

Sabtu, 12 Maret 2011

Tsunami Jepang Sampai di AS, Hantam 35 Kapal Dipelabuhan

Jika gelombang air sampai melampaui pelabuhan, kapal-kapal akan menerjang areal parkir.

Sedikitnya 35 kapal yang bersandar di pelabuhan komunitas di utara California hancur diterjang gelombang tsunami yang dipicu gempa 8,9 SR di Jepang, Jumat 11 Maret 2011. Pejabat setempat menyatakan mereka bersiap untuk hal terburuk.

Menurut Manajer Pelayanan Darurat Cindy Henderson, sekitar 7.000 orang dievakuasi dari areal pelabuhan di Crescent City, 560 kilometer utara San Francisco untuk antisipasi akibat buruk dari gelombang tsunami ini.

"Bahkan ada kapal yang menimbun kapal lain," kata Cindy seperti dilansir dari laman Sidney Morning Herald edisi Sabtu 12 Maret 2011.

Dia menambahkan bahwa gelombang tertinggi yang tercatat adalah 2,5 meter. Untungnya, ini tidak melanggar sisi pelabuhan.

Laporan terakhir, gelombang tersebut sudah mulai surut. "Kami kira gelombang [yang datang] akan lebih tinggi," tambahnya.

Jika gelombang air sampai melampaui pelabuhan, kapal-kapal itu akan terbawa dalam hentakan gelombang dan menerjang areal parkir sampai ke jalan raya. "Kami prihatin, tapi kami sudah evakuasi," kata dia.

Crescent City merupakan kota wisata yang dekat negara bagian Oregon. Crescent juga satu dari lima county di California yang berada di dataran rendah di mana penduduknya diminta untuk bersiap menghadapi gelombang tsunami yang dipicu gempa 8,9 SR di Jepang.

Tsunami tahun 2006 menimbulkan kerusakan di Crescent City dengan total kerugian US$25 juta. Penduduk kota kecil lainnya yang harus dievakuasi adalah  Humboldt, San Mateo, San Luis, dan Mendocino.

Sementara itu, dikutip dari Associated Press, sirene juga mengaung di Hawaii, salah satu bagian Amerika Serikat berbentuk kepulauan. Petugas mengeluarkan peringatan kepada penduduk agar menjauhi pantai. Nelayan pun menarik kapal mereka keluar dari laut demi keamanan.

Peringatan ini lebih cepat dibandingkan gelombang sehingga memberikan kesempatan pada jutaan orang yang berada di pantai Pasifik untuk bersiap.
• VIVAnews

Pusaran Air Misterius Pasca Tsunami di Jepang


"Pusaran air memiliki dampak cukup besar pada imajinasi manusia, sangat menakutkan."
Sebuah pusaran air terbentuk setelah tsunami yang menghantam utara Jepang, kemarin. Tsunami itu telah menciptakan pusaran air besar di pelabuhan lepas pantai timur negara itu. Menurut peneliti, pusaran air tidak biasa terjadi setelah adanya gelombang tsunami.

Tsunami yang dipicu gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter (SR) itu menghantam Jepang, siang kemarin. Pensiunan seismolog Universitas Washington, Ruth Ludwin mengatakan pusaran mungkin saja terjadi setelah tsunami besar. Hal ini didasarkan keterangan saksi mata dan video beberapa tahun terakhir.

"Pusaran air memiliki dampak cukup besar pada imajinasi manusia, sangat menakutkan," kata Ludwin seperti dikutip dari Livescience. "Tapi dari perspektif catatan geologi, pusaran air tidak meninggalkan jejak khusus yang bisa dikenali sejauh ini."

Menurutnya, pusaran air tercipta karena ada interaksi dari arus air yang deras dan geologi dari garis pantai serta dasar laut. "Jelas, ada banyak air yang terdorong dan kemudian surut di dekat garis pantai," jelasnya.

Hubert Chanson, profesor teknik hidrolik dan mekanika fluida terapan di Universitas Queensland, Australia, menjelaskan, ketika tsunami menghantam garis pantai, sejumlah air menghantam muka tanah yang kering. Dengan cara entah bagaimana, hal ini menciptakan fenomena mirip gelombang memecah bendungan.

Hal ini, kata dia, mirip dengan kejadian tsunami di Indonesia dan Thailand pada December 2004 kemudian tsunami Jepang, Jumat 11 Maret 2011.

Di saat yang sama, dampak tsunami di perairan pantai mendorong gerakan turbulen yang sangat intens. Dan dengan kedalaman tertentu, lanjutnya, sebuah pusaran besar bisa terbentuk.

Ludwin menambahkan gambar dan video pertama yang mengabadikan pusaran air setelah tsunami muncul di tsunami Samudera Hindia, 2004 silam. Tapi, dia menilai keterangan saksi mata sebelumnya menunjukkan bahwa pusaran air tsunami bukanlah hal baru.

Sebelum 2004, ada laporan mengenai pusaran air ini setelah gempa bumi besar Lisbon tahun 1775. Orang-orang Haida dari Kepulauan Ratu Charlotte di lepas pantai British Columbia memiliki mitos tentang gelombang busa berputar.(Sumber : VIVAnews)

Jumat, 11 Maret 2011

Tsunami Jepang Luluh Lantakkan Kota Pesisir Sendai

       PRAY FOR JAPAN | Jumat  Maret  11, 2011 04:06 EST

Bahkan di negara terbiasa dengan tremor, gempa bumi besar Jumat di Jepang, dan tsunami itu dipicu, yang menakutkan berbeda.

air bergolak menyapu rumah, jalan raya dan mobil-mobil mengemudi pada mereka sebagai gelombang setinggi 10 meter menghantam pantai timur laut negara Pasifik setelah gempa berkekuatan 8,9, yang terbesar di hampir satu abad setengah.

Tsunami, hitam dengan tanah dan kental dengan puing-puing, sebagian terbakar, terendam tanah pertanian dekat kota pesisir Sendai, dan gambar televisi menunjukkan mobil upended naik-turun di dalam air. Perahu mengambang di laut pedalaman.

Gempa mengguncang gedung pencakar langit di Tokyo lebih jauh ke selatan, di mana jalan-jalan di sekitar stasiun kereta api utama yang dikemas dengan komuter terdampar setelah bis dan kereta api dihentikan.

"Mungkin yang terburuk saya merasa sejak saya datang ke Jepang lebih dari 20 tahun lalu," kata wartawan Reuters Linda Sieg.

"Bangunan ini berguncang untuk waktu yang terasa lama dan banyak orang di ruang berita meraih helm mereka dan beberapa masuk ke bawah meja mereka," katanya.

Gempa bumi yang umum di Jepang, salah satu daerah di dunia yang paling seismik aktif. Negara ini menyumbang sekitar 20 persen gempa bumi di dunia berkekuatan 6 atau lebih dan rata-rata, gempa terjadi setiap 5 menit.

Tapi gempa hari Jumat, datang beberapa minggu setelah kota Selandia Baru Christchurch hancur oleh gempa kuat, adalah petrifying.

"Aku takut dan aku masih takut," kata Hidekatsu Hata, 36, manajer sebuah restoran mie Cina di daerah Akasaka Tokyo. "Aku tidak pernah mengalami gempa besar seperti sebelumnya."

"Orang-orang sangat ketakutan yang sangat jarang terjadi karena orang di Jepang yang digunakan untuk gempa.. Hari ini sangat berbeda," diposting Reuters Insider reporter Kei Okamura di Twitter.

Asagi Machida, web designer 27 tahun di Tokyo, sedang berjalan dekat sebuah kedai kopi ketika gempa melanda. "Gambar-gambar dari gempa Selandia Baru masih segar dalam ingatan saya sehingga saya benar-benar takut. Aku tak bisa percaya seperti gempa bumi besar yang terjadi di Tokyo."

kantor berita Kyodo melaporkan 14 kebakaran pecah di Tokyo setelah gempa, dan kilang di Chiba, di luar ibukota, juga terbakar.

Ratusan orang tumpah keluar ke jalan-jalan di Tokyo setelah gempa, dengan orang banyak berkumpul di depan televisi di jendela toko untuk rincian tentang gempa. Beberapa penumpang di jalur kereta bawah tanah di Tokyo menjerit dan meraih penumpang lain.

"Aku berlari keluar dari kantor saya. Aku agak panik dan meninggalkan ponsel saya dan barang," kata Aya Nakamura, seorang pekerja kantor di Tokyo.

"Anda melihat crane di atas itu bangunan tinggi dalam pembangunan saya pikir? Mungkin jatuh dari gedung karena semua bangunan di sekitar saya gemetar parah," katanya, berdiri dengan rekannya di jalan.(sumber : Reuters)

Minggu, 06 Maret 2011

Kejati Didesak Periksa Mantan Kepala BKD Selayar

Terkait Kasus Proyek Katering tanpa Tender
Sekitar 30-an mahasiswa mengatasnamakan diri Forum Mahasiswa Selatan-Selatan Antikorupsi, berunjuk rasa di depan kantor Kejati Sulawesi Selatan dan Barat, Jalan Urip Sumoharjdi, Kamis (24/2). Mereka mendesak agar konsumsi pelatihan pra jabatan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) Kepulauan Selayar tahun 2008-2009 segera diusut tuntas.

Mahasiswa yang dikomandoi, Lukman Hakim dan Asming menyatakan, proyek pengadaan konsumsi pelatihan diduga tidak ditender. Mereka menyebut mantan Kepala BKD Selayar Muh Arsad memberikan proyek itu kepada istrinya (Pemilik Catering Nikmat) untuk mengelola.
''Semua pengadaan konsumsi tersebut dilaksanakan dengan penunjukan langsung kepada Catering Nikmat tanpa ada mekanisme tender atau lelang,'' katanya.
Sambil melakukan orasi secara bergantian, mahasiswa membagi-bagikan pernyataan sikap.
Sekitar 20 menit melakukan orasi, mahasiswa diperkenankan untuk membacakan pernyataan sikap di depan jaksa. Aksi unjuk rasa itu mendapat pengawalan ketat dari aparat Polsekta Panakukang serta petugas pengamanan internal Kejati Sulselbar. Aspirasi mahasiswa diberikan kepada Kepala Seksi Sosial Politik Ardiansyah.
Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa mendesak agar Kejaksaan segera memeriksa mantan Kepala BKD Muh Arsyad dan istrinya, St Muliana.
Dalam selebaran yang dibagikan pengunjuk rasa, disebutkan bahwa berdasarkan temuan BPK, mantan Muh Arsyad dan istrinya diduga telah telibat korupsi anggaran pengadaan barang dan jasa berupa konsumsi pelatihan pra jabatan CPNS Selayar tahun 2008-2009 dengan nilai penyelewengan Rp 699 juta.
Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas, Irsan Zulfikar Djafar menyatakan, aspirasi serta tuntutan mahasiswa itu masih akan dipelajari dan dikaji oleh Bagian Intelijen. Hasilnya, akan belum bisa diketahui.
''Laporannya harus dipelajari dulu. Saya belum bisa memberikan komentar secara rinci,'' tukas Irsan.

Up To Date

Pengikut