11/03/01 - 11/04/01
SELAYAR TERKINI WEBLOG INI DIBANGUN UNTUK MELENGKAPI KEBUTUHAN INFORMASI TENTANG SELAYAR OLEH KAMI PUTRA - PUTRI TANADOANG YANG SANGAT MENGINGINKAN PEMBANGUNAN SELAYAR DAPAT DIKETAHUI OLEH PUBLIC DENGAN TUJUAN MENARIK PARTISIPASI DEMI KELANJUTANNYA. SEMOGA KAMI BISA DAN MAMPU MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI ORANG SELAYAR DIMANAPUN BERADA, WALAUPUN DENGAN SEGALA KETERBATASAN. SILAHKAN KIRIMKAN SARAN DAN KRITIK ANDA KE LAYANAN ADUAN PUBLIK MELALUI SMS DI NOMOR 085 342 70 70 70 ATAU KELAYANAN LAINNYA DI WEBLOG INI. SALAM TANADOANG. NANTIKAN PROGRAM SPECIAL RAMADHAN 2012 DIRADIO CONTREND FM.

SETDA PEMKAB KEPULAUAN SELAYAR

Follow by Email

Selasa, 19 April 2011

KPK Terima 1.416 Laporan Dugaan Korupsi Dari Sulsel

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2004 lalu, telah menerima 1.416 laporan dugaan korupsi dari Sulawesi Selatan. Semua laporan itu ditelah untuk diketahui adanya unsur tindak pindana korupsi di dalamnya.

Dari delapan tahun terakhir hingga 2011 saat ini, laporan tindak korupsi asal Sulawesi Selatan yang masuk ke KPK terbanyak pada 2008 mencapai 288 laporan. Kemudian terbanyak kedua tercatat pada tahun 2005 dengan total laporan 243.

Untuk laporan yang masuk ke KPK sendiri pada awal diresmikannya 2004 hanya terhitung 71 laporan saja. Kemudian pada 2006, terdapat 209 laporan.

Di pertengahan masa aktifnya KPK yakni 2007, laporan asal Sulawesi Selatan mencapai 202 laporan. Kemudian jumlah laporan yang masuk ke KPK asal Sulsel mengalami penurunan pada 2009 dengan hanya 160 laporan saja. Dari situ, kemudian mengalami peningkatan kembali pada 2010 dengan total laporan yang masuk sebanyak 220.

Sementara pada 2011 ini, berdasarkan data dari Biro Humas KPK telah tercatat ada 23 laporan pengaduan dugaan tindakan korupsi. Laporan yang tercatat pada 2011 itu sendiri dirilis hingga maret ini.

Kepala Biro Humas KPK, Johan Budi kepada Fajar Media Center (FMC) mengatakan kalau semua laporan itu ditindaklanjuti untuk dilakukan telaah. Dan menurutnya, tidak semua dari laporan yang masuk kemudian ditindak-lanjuti ke tingkat penyelidikan dan penyidikan. "Hanya laporan-laporan yang betul-betul dipastikan ada unsur tindak pidana korupsi saja yang kemudian ditindaklanjuti ke tahapan berikutnya," ujarnya.

Dilajutkan Johan Budi, kebanyakan yang menjadi terlapor yakni pejabat negara yang berada di daerah. Dan bentuk laporannya tidak semuanya tindak pidana korupsi, namun juga ada yang melaporkan sekaitan dengan gratifikasi.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto mengatakan kalau banyaknya laporan yang masuk ke KPK tidak secara keseluruhan ditanganinya. Tapi juga dilakukan koordinasi dengan penegak hukum yang ada di daerah untuk menindak-lanjutinya. (*)

Selayar Juara Umum Kejurda Taekwondo

Kejurda Taekwondo
Selayar Juara Umum, 13 Atlet Terjaring

ADU KUAT. Salah satu pertandingan yang pada kejurda taekwondo yang digelar di Palopo.
Kejurda taekwondo yang digelar di Palopo membuahkan hasil. Ada 13 atlet yang terjaring. Mereka dianggap potensial dan bakal diikutkan dalam seleksi program MAJU di Makassar. Taekwondoin pilihan itu juga sekaligus berpeluang masuk tim Sulsel proyeksi kejurnas maupun Pra-PON.

Mereka yang terpilih adalah Erwin (Palopo), Nur Hakikah P (Maros), Arif, Hadi (Luwu), Firdaus, Dede Saputra (Luwu Utara), Hubertus Membal, Hadi Ridha P, Muh Kahier, Muh Halidin (Makassar), Rezky Elfikri (Selayar), Aulia Fitrah (Pangkep), dan Abner Buntang (Toraja Utara).

Menurut Ketua Harian Pengprov Taekwondo Sulsel, La Kama Wiyaka, atlet pilihan ini akan bergabung di tingkat provinsi. Mereka berpeluang mewakili Sulsel di berbagai event nasional. ''Kami juga akan menggelar Popda Taekwondo, Mei mendatang. Juaranya diikutkan di kejurnas," ujarnya.

Sementara itu, kontingen Selayar menjadi juara umum Kejurda Taekwondo yang ditutup Minggu, 17 April malam. Selayar mengumpulkan 5 emas, 2 perak, dan 7 perunggu. Di urutan kedua Makassar dengan raihan 5 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Pangkep di urutan ketiga dengan koleksi 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Di peringkat keempat ada Luwu Timur yang mengumpulkan 3 emas dan 6 perunggu. Sementara wakil tuan rumah Palopo hanya mampu berada di peringkat kedelapan dengan 1 emas, 1 perak, dan 4 perunggu.

Ketua panitia kejurda Andi Munarka menuturkan, juara umum mendapatkan piala bergilir, piala tetap Pengprov Taekwondo Sulsel, serta uang Rp5 juta. Peringkat kedua mendapatkan piala tetap Wali Kota Palopo dan uang Rp2 juta. Peringkat ketiga diberi piala tetap Kapolres Palopo dan uang Rp2 juta. (*)

Bansos 50 Juta kepada Kwarcab Pramuka Diduga Diselewengkan

Hingga saat ini penggunaan dana bantuan sosial dalam pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diberikan kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten kepulauan Selayar senilai 50 juta rupiah oleh Pemkab Kepulauan Selayar tahun 2008  masih terus dipertanyakan, apakah dana tersebut dikembalikan atau dana tersebut di salah gunakan oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab" ujar H.Ambo Rappe salah seorang senior dalam kepengurusan Kwartir cabang Pramuka Selayar. Pasalnya saya merasa turut bertanggungjawab bila hal ini disalah gunakan karena yang menyusun proposal adalah saya sendiri dan memang tujuannya adalah KMD sesuai petunjuk dan rencana program, namun entah bagaimana, khabar pencairan dana tersebut hingga saat ini saya sendiri tidak tahu diapakan oleh pengurus Kwarcab Selayar. Setahu saya KMD selama 2 tahun terakhir ini tidak pernah terlaksana, sehingga saya terus menerus menanyakan hal, dikemanakan dana tersebut, ujar H.Ambo Rappe yang juga adalah mantan panitera pengadilan Negeri Selayar selama 36 tahun.
Bicara prosudure, saya makin bingung bila kemudian ada penggunaan anggaran ini selain apa yang tertera dalam proposal yang saya buat, dan Bapak Bupati telah memberikan bantuan tersebut sebesar 50 juta rupiah untuk hal dimaksud dalam proposal, jadi tidak ada alasan untuk mengalihkan dana tersebut karena bisa saja di sebut penyelewengan anggaran, ujar H.Ambo.

Sementara itu dari hasil penelusuran media ini dan hasil konfirmasi ke nara sumber yang tidak mau di sebut namanya membenarkan hal ini dan malah pernah menawarkan kepada H.Ambo Rappe sebagi senior dalam kepanduan selayar untuk melaporkan hal ini ke pihak berwajib. Namun H.Ambo tidak merespon. Sementara itu juga kami mendapat informasi tambahan bahwa hal ini telah dilaporkan kepada Bapak Bupati Selayar sebagai ketua Mabicab Pramuka Selayar sekaitan adanya bantuan sosial untuk organisasi kepada Pramuka senilai 50 juta yang tidak dilaksanakan sementara dananya juga tidak dapat dipertanggungjawabkan.  

Polisi dan PNS Dominasi Dugaan Pemakai Narkoba di Bantaeng

Jumlah pengguna narkoba dari kalangan pelajar, pegawai negeri sipil, dan polisi meningkat setiap tahun di Bantaeng. Data yang diperoleh dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bantaeng menyebutkan, pada tahun 2009, terdapat dua kasus penyalahgunaan narkoba dengan dua orang tersangka.

Pada 2010  jumlah pengguna yang berhasil diungkap mencapai 4 kasus dengan 14 orang tersangka, sedang untuk Maret 2011, BNK mencatat 3 kasus dengan tersangka 3 orang. Para tersangka tersebut didominasi para pelajar, pengusaha, PNS, CPNS, Polisi hingga keluarga Polisi.

Angka ini cenderung mengalami peningkatan dan semakin mengkhawatirkan sebab angka penderita HIV/AIDS juga meningkat dari kalangan pemakai narkoba.  Data dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Sulsel, penularan HIV/AIDS terbanyak melalui narkoba suntik sekitar 67 persen dan penyebaran ini sangat rentan di kalangan pengguna Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza). Dimana penggunaan jarum suntik tersebut dilakukan secara bergantian. (RCAnews)

Senin, 18 April 2011

Lansiran Terbaru Elshinta.com

Bentrok Warga dan TNI di Desa Sestrojenar

Mabes TNI : Tindakan TNI Sesuai Prosedur


Panglima TNI menyesalkan bentrokan yang terjadi di Kebumen pada hari Sabtu, 16 April 2011.  Bentrokan yang dilatarbelakangi oleh sengketa tanah dan  mengakibatkan jatuhnya korban luka di kedua belah pihak tersebut harusnya dapat dihindari.  Karena itu, Panglima TNI menghimbau agar ke depan sengketa tersebut dapat diselesaikan dengan cara-cara demokratis dan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Dalam release yang diterima Redaksi Elshinta.Com, Senin (18/4) via email dijelaskan bentrokan berawal dari sejumlah massa sekitar 100 orang warga desa Sestrojenar Kecamatan Bulus Pesantren Kabupaten Kebumen, dengan senjata tajam dan pentungan, menghadang dan menghalangi rombongan Mabes TNI AD yang menuju Dislitbangad selesai meninjau latihan menembak di desa Ambal. Anggota TNI dari Dislitbangad berusaha untuk menghalau agar massa tidak melakukan penghadangan. Warga tersebut melakukan protes mengenai lahan sengketa di desa mereka yang dijadikan tempat latihan menembak. Atas protes tersebut, sebenarnya TNI AD sudah memindahkan latihan menembak ke Desa Ambal dan juga ke daerah Lumajang Jawa Timur, sehingga tidak ada lagi latihan menembak di desa yang dipersengketakan.

Namun karena kurangnya komunikasi, warga setempat tetap berunjuk rasa secara anarkis dengan memblokade jalan menuju Dislitbangad, bahkan merobohkan gapura dan antena pemancar milik Dislitbangad. Menghadapi hal tersebut, prajurit TNI AD masih tetap berupaya menenangkan massa secara persuasif, namun tetap tidak diindahkan oleh massa.  Melihat situasi protes yang semakin anarkis dan membahayakan prajurit serta keamanan  Markas Dislitbangad, prajurit TNI AD mengambil langkah sesuai prosedur yaitu memberikan tembakan peringatan ke atas namun tetap tidak dihiraukan, bahkan massa secara brutal menyerang aparat TNI AD, yang akhirnya terjadilah insiden bentrok yang mengakibatkan korban di kedua belah pihak.

Perlu diketahui bahwa lahan yang digunakan Dislitbangad tersebut sudah dikelola oleh TNI AD sejak jaman peninggalan Belanda, bahkan sejak tahun 1949 lahan tersebut sudah dijadikan tempat latihan menembak.  Tetapi  karena latihan menembak itu tidak setiap saat dilaksanakan, TNI AD memperbolehkan warga menanam palawija dan tanaman lainnya di lahan itu. Tetapi kemudian secara turun temurun, mereka menganggap lahan itu milik mereka. Sebaliknya, TNI AD merasa memiliki kewajiban untuk menjaga asset negara yang sudah digunakan selama puluhan tahun, karena itu TNI AD tetap mempertahankan lahan yang selama ini sudah digunakan bertahun-tahun.  (www.elshinta.com/)

Dikatai Rombongan Liar, Sejumlah Pembina Pramuka Kwarcab Selayar Tersinggung

Hingga saat ini sejumlah komentar miring terhadap adanya statemen Drs.Lukman ,orang kepercayaan ketua Kwarcab Selayar yang juga adalah pengurus gerakan Pramuka Selayar masih terus mengemuka diantara para pengurus cabang pramuka daerah ini. Pasalnya dalam rapat koordinasi pada pekan lalu, Drs.Lukman sempat mengeluarkan kata kata " Rombongan Liar" bagi para pembina dan andalan daerah ini bila ikut dalam rombongan ke arena Jamnas Pramuka Di Cibubur Jakarta 2011. Padahal menurut sejumlah pengurus Pramuka Selayar bahwa tambahan rombongan tersebut adalah persetujua Dewan Pembina lainnya serta mendapat restu dari Mabicab Selaar yang juga adalah Bupati Selayar sebelumnya. Akibatnya keberangkatan sejumlah pembina dan pendukung serta penggembira rombongan kwarcab Selayar ke Cibubur Jakarta terancam batal. hal ini diungkapkan oleh Ibu Jerni, sekretaris kwarcab Selayar. Saya sendiri kemungkinan akan membatalkan keberangkatan saya walaupun saya di tunjuk, hal ini saya lakukan sebagai rasa solidaritas yang selama ini kami bina dan kami pupuk, kalau Pak Lukman itu orang baru di Pramuka Selayar namun karena dia itu adalah kepercayaan Bu Ina maka semaunya bicara walaupun sebenarnya itu tidak etis.

Sementara itu Drs.Lukman yang dihubungi tidak mau mengangkat teleponnya.

Sabtu, 16 April 2011

Drs.Lukman Kepala SMK Selayar Akui Diperiksa 4 Jam"

Drs.Lukman Kepala SMK Selayar Diperiksa 4 Jam" Ada Apa Ya ?"
Hingga saat ini informasi pemeriksaan terhadap Drs.Lukman kepala SMK Benteng Selayar masih simpang siur. Pemeriksaan oleh aparat kepolisian selayar ini di duga karena adanya sejumlah penyimpangan dalam pelaksanaan proyek dan penggunaan anggaran di SMK Selayar. Hal ini terungkap dari sejumlah perbincangan yang berhasil direkam oleh media ini.

Dari hasil konfirmasi dengan salah seorang sumber yang tidak mau disebut namanya membenarkan informasi tersebut dan pemeriksaannya sendiri bersaman dengan kedatangan tim BPK ke Selayar.

Drs.Lukman adalah kepala sekolah SMK Benteng Selayar yang diduga ikut bertanggungjawab atas sejumlah penggunaan keuangan termasuk penggunaan keuangan bantuan kwarnas pramuka  ke kwarcab selayar yang hingga saat ini masih terus diburu oleh sejumlah aktivis dalam penggunaannya. Belum lagi termasuk sejumlah barang inventaris dilingkup SMK negeri selayar yang dipinjam pakaikan dan menurut sumber bahwa hal ini adalah sepengetahuan Drs.Lukman sebagai penangunggjawab di SMK Selayar.(*)

BIN: Pelaku Adalah Jaringan Lama

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutanto mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz Zikro, Mapolresta Cirebon, diduga pelaku baru yang didalangi jaringan lama.

"Jaringannya tetap. Itu-itu saja. Yang beda adalah pelakunya, mereka merekrut pelaku baru. Modus operandinya pun tidak baru," kata Sutanto seusai Rapat Koordinasi bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di Jakarta, Jumat (15/4/2011). Ia menengarai tokoh lama dengan kemampuannya memengaruhi massa dan berhasil merekrut pelaku baru.

Bom meledak di Masjid Polresta Cirebon sekitar pukul 12.15 WIB. Seseorang yang diduga pelaku bom bunuh diri tewas dengan kondisi perut yang hancur. Pelaku ikut shalat Jumat dan berada di baris kedua. Akibatnya, puluhan polisi luka-luka, termasuk Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco.

Menteri Polhukam Djoko Suyanto mengatakan, pemerintah mengutuk pengeboman di Cirebon tersebut. "Presiden dan seluruh jajaran pemerintah mengutuk keras kejadian yang tidak berperikemanusiaan ini," ujarnya. Menurutnya, sesaat setelah kejadian, Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Timur Pradopo langsung melapor kepada Presiden.

Presiden Yudhoyono lantas memerintahkan Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai, Kepala Badan Intelijen Negara Sutanto, Badan Intelijen Strategis, beserta lembaga terkait untuk sekuat tenaga mencari siapa yang ada di balik aksi tersebut. Yudhoyono juga meminta segenap elemen masyarakat, mulai dari ulama, lembaga swadaya masyarakat, hingga pimpinan daerah untuk menanggulangi terorisme.

"Berikan informasi, sekecil apa pun, kepada aparat terdekat untuk ditindaklanjuti. Aparat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaannya," kata Djoko. (*)

Tanda Tangan Ketua Kwarcab Pramuka Selayar Di Sinyalir Hasil Scanning

Pertanggung Jawaban Penggunaan Uang Daerah Oleh Pramuka Kwarcab Selayar Dipertanyakan soalnya tanda tangan ketua kwarcab disinyalir kuat adalah palsu atau hasil scan komputer. Bila ini dibiarkan maka akan menjadi presenden buruk dunia kepanduan.

Setelah melakukan sejumlah pemantauan terhadap penggunaan bantuan dan dana hibah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kepada Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Selayar ditemukan keganjilan khususnya sejumlah permintaan yang diajukan oleh Sekretariat Pramuka Selayar yang di tanda tangani oleh Ketua Gerakan Pramuka Selayar. Pasalnya diketahui bahwa ketua Kwarcab Selayar adalah mantan Wakil Bupati, Nursyamsina Aroepala yang tidak berada di Selayar namun tertera dalam permintaan dan pertanggungjawaban serta sejumlah surat kuasa dan surat tugas kepada wakil sekretaris serta sekretaris adalah teken ketua kwarcab, sehingga di sinyalir bahwa tanda tangan tersebut adalah palsu atau di scan melalui komputer. Bila ini terjadi maka perbuatan ini sangat jelas adala perbuatan melawabn hukum yang harus mendapat pemeriksaan oleh pihak berwajib, ujar Sigit Sugiman, Wakil Sekretaris FPS kepada wartawan. Mana bisa Ina Aroepala Ga Ada Di Selayar sementara permintaan bantuan dan pertanggungjawaban proposal itu ada tanda tangannya ? inikan pemalsuan dan pembohongan, apapun alasannya, ujanya.
Fps mendesak kepada pihak penegak hukum dan menyampaikan kepada Bupati agar hal ini segera mendapat tinda lanjut.

Kamis, 14 April 2011

Wings Air Mendarat di Selayar

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Masykur Sultan, mengatakan saat ini Wings sudah bisa mendarat di Bandara Selayar.

"Bandara perintis di Selayar juga telah menunjukkan kemajuan dengan masuknya maskapai penerbangan Wings Air. Namun, kekurangannya bandara ini masih cukup sempit untuk pesawat melakukan putaran sebelum tinggal landas," Ujarnya.

Masih menurut Masykur, Sementara ini, pemprov dan pemkab saat ini tengah melakukan pengerjaan perluasan.

Semoga beberapa waktu kedepan tempat berputarnya pesawat sebelum lepas landas bisa segera terealisasi" ujar Masykur melalui ponsel selularnya.(*)

Seorang Oknum Guru Honor SDN Kahu-Kahu Selayar Menjadi Tersangka Kasus Penghinaan

Hingga saat ini kasus penghinaan yang telah membuat malu keluarga Wati (21)(samaran), seorang lajang asat Desa Kahu-kahu kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar masih dalam tahap penyidikan. Sementara tersangka yang juga adalah seorang guru honor di SD Kahu Kahu telah diperiksa oleh pihak kepolisian.

Menurut Wati , muasal dari kasus yang telah mempermalukan dirinya tersebut didengarnya dari seorang rekan kerjanya di kantor desa Kahu kahu, yang juga telah dijadikan saksi dalam kasus ini.  Wati mengaku kaget ketika rekanya tersebut menuturkan bahwa telah beredar kabar miring tentang dirinya. Dimana Wati telah menggugurkan kandungannya pada salah seorang dukun beranak di seberang kampungnya. Dan kandungan yang digugurkan tersebut adalah hasil hubungan gelapnya dengan seorang pemuda kampung selama ini. Mendengar informasi tersebut sontak Wati mendatangi tersangka dan menanyakan ihwal khabar tersebut, namun tersangka menunjuk seseoranglah yang menyampaikan berita tersebut. Nyaris terjadi perkelahian diantara keduanya namun segera dilerai oleh salah seorang pamong desa yang melintas.

Persoalan tidak sampai di sini saja, ujar keluarga laki laki Wati, pasalnya ini menyangkut Siri”(adat bugis makassar) yang harus ditebus dengan nyawa” ujar sepupu Wati. apalgi saat pelaporan ke pihak berwajib, adik sepupunya tersebut telah ditelanjangi dan ini merupakan malu keluarga Ujar Amir, sepupu Wati.  Kami malu Pak, karena keluarga kami tidak seperti itu, seharusnya sebagai seorang guru, tersangka harus memperlihatkan hal hal yang positif, jangan malah mengedarkan cerita yang membuat kami sekeluarga malu dan siri”. Kami minta kepada pihak berwajib untuk menuntaskan kasus ini, jangan sampai ada keluarga yang tidak bisa menerima hal ini. Ujarnya kepada media.

Sementara itu, dari hasil konfirmasi kepada penyidik kejaksaan selayar, membenarkan hal ini, Maruf.SH menjelaskan bahwa memang ada kasusnya namun belum selesai dan P21 juga sementara di upayakan. Mengenai pasal yang akan diterapkan, Maruf belum bisa memberi keterangan karena sementara dipelajari.(*)

Wartawan Senior Haji Rosihan Anwar Wafat

Wartawan senior Haji Rosihan Anwar meninggal dunia di Rumah Sakit MMC Jakarta, Kamis pukul 08.15 WIB, karena serangan jantung.

Sekretaris Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, H Ilham Bintang mengatakan, informasi dari keluarganya menyebutkan, Rosihan Anwar, Kamis pagi masih disuapi oleh salah seorang putrinya, tapi kemudian merasa lemas.

"Anggota keluarganya kemudian segera membawa Rosihan Anwar ke rumah sakit MMS Jakarta," kata Ilham Bintang ketika dihubungi melalui telepon selulernya.

Menurut dia, tiba di rumah sakit ketika dilakukan pemeriksaan medis, dokter menyatakan Rosihan Anwar sudah meninggal dunia.

Informasi dari keluarga, H Rosihan Anwar sebelumnya menjalani operasi "bypass" jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta, pada 24 Maret.

Setelah dirawat secara intensif selama 20 hari di rumah sakit tersebut, dokter mengizinkan Rosihan Anwar pulang untuk berobat jalan.

Haji Rosihan Anwar lahir di Kubang Nan Dua, Solok, Sumatera Barat, 10 Mei 1922.

Ia meniti karir sebagai wartawan di Harian Indonesia Raya pada 1943, setelah menamatkan pendidikan AMS-A II di Yogyakarta pada 1942.

Rosihan Anwar konsisten sebagai wartawan dan menjabat Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat sejak 1983.(*)

Bandara Aroepala Selayar Termasuk Dalam Target Perampungan Bandara Se-Sulsel

Lima Bandara Perintis di Sulsel Rampung 2012

Pembangunan dan perluasan lima bandara perintis di Kabupaten Bone, Toraja, Luwu, Luwu Timur, dan Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ditargetkan rampung pada 2012, kata Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Masykur A.Sulthan, di Makassar, Rabu.

"Panjang landasan bandara Bone sekarang sudah mencapai 900 meter. Atas permintaan pemerintah kabupaten setempat diajukan perpanjangan landasan hingga 1200 meter dan akan dibuatkan juga jalan masuk, ditargetkan selesai 2012," jelasnya.

Permintaan perpanjangan landasan diajukan karena dengan panjang 900 meter bandara tersebut baru bisa didarati pesawat kecil.

Selain Bone, fungsi bandara perintis di Selayar juga telah menunjukkan kemajuan dengan masuknya maskapai penerbangan Wings Air.

Namun, kekurangannya bandara ini masih cukup sempit untuk pesawat melakukan putaran sebelum tinggal landas. Sementara ini, pemprov dan pemkab saat ini tengah melakukan pengerjaan perluasan.

Pada pemaparan hasil kinerja dan evaluasi pemerintah provinsi selama tiga tahun terakhir, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah bekerjasama membantu proses pembebasan lahan perluasan bandara Toraja. "Sekarang tidak ada lagi masalah lahan dan dalam proses tender pembangunan," tambahnya.

Ia menambahkan, hasil pertemuan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dengan beberapa menteri, bahwa bandara lama di Makassar telah memperoleh restu dari pemerintah pusat untuk dikembangkan sebagai bandara internasional dengan fasilitas hanggar, terminal baru, pusat ekspor dan impor.

Dengan pertimbangan keterbatasan anggaran APBD dan APBN, rencana peningkatan fungsi bandara lama ini akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

"Pertimbangan kerja sama dengan pihak ketiga ini telah masuk ke Menteri Keuangan. Kita harapkan pembahasannya tidak lama karena sudah banyak peminatnya. Peminat investasi juga tidak mau masuk dengan opsi sewa," jelasnya. (*)

Tim Akreditasi Rsud Selayar Studi Banding Ke Bantaeng

 Tim akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Selayar melakukan studi banding di RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Studi banding yang berlangsung dua hari dipimpin Direktur RSUD Kabupaten Kepulauan Selayar dr Marwan dan Ketua Tim Akreditasi dr Darwin. Rombongan berjumlah 45 orang tersebut juga didampingi wakil rakyat dari Komisi B DPRD dan pejabat Bappeda daerah itu.

Kedatangan tim dari daerah tetangga paling selatan Sulsel tersebut diterima Direktur RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu, dr H Syafruddin Nurdin,M.Kes dan jajarannya di aula RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu.

Marwan mengatakan, pemilihan study banding ke Bantaeng bertujuan menimba ilmu dan pengalaman yang dilakukan RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu.

"Kami memilih RSUD Bantaeng sebagai tempat study banding karena rumah sakit Prof Anwar Makkatutu sudah terakreditasi lima pelayanan," ujar Marwan seraya mengatakan, pemilihan ini juga karena Bantaeng dan Selayar memiliki hubungan emosional, sekaligus efisiensi biaya.

Kami juga datang bersama para wakil rakyat di Komisi B DPRD Selayar serta pejabat Bappeda, ucapnya. Kunjungan lengkap ini diharapkan agar semua pihak mengerti akan pentingnya akreditasi.

Ditanya kesannya selama berada di Bantaeng, pimpinan rombongan dari daerah berjuluk Tanah Doang itu mengatakan, Bantaeng mengalami perkembangan yang sangat luar biasa.

Baik anggota DPRD Selayar maupun Ketua Tim Akreditasi dan Direktur RSUD Selayar mengatakan, Bantaeng kini sangat luar biasa, terlebih bila pembangunan RS berlantai delapan bisa diwujudkan.

Kehadiran RS bertaraf internasional di bagian selatan Sulsel sudah sangat diharapkan untuk mengantisipasi perkembangan di bagian selatan Sulsel.

Sebelumnya, Direktur RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu dr Syafruddin Nurdin, MKes menjelaskan sejumlah program serta sistem pelayanan yang sudah terakreditasi.

Syafruddin juga mengungkap rencana pembangunan RS bertaraf internasional berlantai delapan yang pembangunannya segera dilakukan. Meski bertaraf internasional, namun RS ini akan tetap memberi ruang lebih banyak kepada masyarakat kecil.

"Kami menyiapkan 35 persen ruang untuk masyarakat kecil. Angka tersebut di atas ketentuan yang hanya 25 persen," urainya seraya mengemukakan sejumlah peralatan canggih yang kini sudah terinstalasi di rumah sakit tersebut.

Peralatan canggih tersebut diantaranya untuk penanganan penyakit jantung, mata dan THT. Untuk penanganan spesialis tersebut, sejumlah dokter spesialis telah hadir di RS Anwar Makkatutu, urainya. (ANTARA News)

Rabu, 13 April 2011

Anggota Dewan Desak Pemerintah Perbaiki Infrastruktur Takabonerate Selayar

Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan, Rusni Kasman, mendesak pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar segera memperbaiki infrastruktur di kawasan wisata bahari Taman Laut Takabonerate. 

"Selama ini pemerintah provinsi sudah maksimal dalam mempromosikan pariwisata Takabonerate. Namun infrastrukturnya yang masih terbatas," katanya di Makassar, Jumat, usai mengikuti Ekspedisi Takabonerate.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel ini, meminta kepada pemerintah setempat agar menyiapkan semua infrastrukrut pendukung pariwisata, sehingga lima tahun kedepan Taman Nasional Takabonerate terkenal luas ke penjuru dunia.

Ia menyebut, infrastruktur yang belum ada di Pulau Takabonerate dan puluhan pulau-pulau yang ada disekelilingnya adalah landasan pendaratan helikopter, maupun dermaga yang belum memadai.

Padahal untuk kawasan pariwisata kelas internasional, lanjutnya, salah satu syaratnya harus didukung infrastruktur transportasi yang bagus.

Saat ini, jalur darat ke Selayar dari Makassar sangat buruk dan sementara dalam perbaikan dan pelebaran khususnya di Kabupaten Bantaeng dan Jeneponto.

Sementara jalur di Kecamatan Bontobahari, Bulukumba memasuki pelabuhan penyebrangan bira, juga banyak yang berlubang dan tidak ada tanda-tanda perbaikan.

Rusni yang juga anggota Fraksi Golkar, mengemukakan, di penyelenggaraan ke dua Ekspedisi Takabonerate, belum satu pun penginapan serta tempat peristirahatan lainnya yang dibangun di sana.

Hal lain yang dianggap memperlambat pariwisata di kawasan Takabonerate, adalah masyarakatnya belum sadar wisata, khususnya yang berdomisili di pulau Tinabu dan Rajuni.

Untuk itu, ia meminta kepada Dinas Pariwisata setempat banyak melakukan sosialisasi agar masyarakat mengerti manfaat dari pengembangan daerah wisata di kawasan itu.(ANTARA News) -

Kabupaten Selayar Sumbang untuk Tim PON Sulsel

Pemerintah Kabupaten Selayar sudah menyumbang dana untuk tim sepak bola Sulawesi Selatan yang akan berlaga di Pra Pekan Olahraga Nasional (PON).

Manajer Sepak Bola Sulsel untuk PON, Burhanuddin Baharuddin, di Makassar, Rabu, mengatakan sumbangan Pemkab Selayar sebesar Rp10 juta cukup membantu timnya yang sedang kesulitan anggaran.

"Kami menyurat ke 22 kabupaten/kota tapi barus Selayar yang mau membantu. Seharusnya daerah yang punya pemain di tim, dapat mau membantu," ucapnya.

Ia mengaku belum memiliki angaran untuk memenuhi kebutuhan 23 pemain, pelatih, dan pendukung tim, menjelang keberangkatan ke Sulawesi Tenggara, 5 Mei, untuk menjalani pra PON putaran pertama di Kendari.

Kabupaten/kota yang menyumbang pemainnya di Tim Pra PON yakni, Kota Makassar empat pemain, Palopo satu, Kabupaten Gowa empat, Takalar tiga, Pangkep dua, Luwu Utara dua, Maros satu, Barru satu.

Burhanuddin yang juga anggota DPRD Sulsel menyebut, baru aman untuk anggaran transfortasi yang ditanggung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel.

Sulsel sendiri pada Pra PON ini harus mengalahkan tim tuan rumah dan Sulawesi Barat jika ingin lolos ke pra PON putaran ke dua.

Burhanuddin menyebut, jika tidak ada perubahan aturan, maka hanya peringkat satu yang lolos untuk berhadapan dengan peringkat satu zona Sulawesi bagian utara antara Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

Peringkat satu di zona Sulawesi bagian selatan dan utara ini akan saling berhadapan untuk memenangkan satu tempat di PON 2012 di Provinsi Riau.(ANTARA News) -

Korban Tewas Lalowia Di Kubur Pagi Tadi Di Jinato Selayar

Hingga saat ini nakhoda kapal KM.Berkat Doa Suci Jinato Selayar masih dalam penanganan pihak berwajib di polsek Tanaberu Kabupaten Bulukumba. Sementara kapal naas yang telah di tarik ke pantai bira saat ini telah diperiksa termasuk sejumlah barang barang penumpang yang tersisa didapatkan diatas kapal. Dari informasi yang telah kami dapatkan bahwa tersisa tas korban Lalowia (tewas) yang tidak didapatkan diatas kapal, sementara tas milik penumpang lainnya didapati tersangkut disela sela mesin dan kamar kapal naas tersebut.
Penuturan keluarga korban Lalowia yang juga merupakan istri Supriadi,ketua karang taruna desa Jinato menyebutkan bahwa isi dari tas korban cukup banyak nilainya, pasalnya, selain uang juga ada ratusan gram emas milik korban  menjadi isi tas Lalowia. Selain tas, barang barang korban Lalowia adalah barang dagangan miliknya tidak ada yang didapatkan, nilainya ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Dari Desa Jinato Kecamatan Takabonerate Kabupaten Kepulauan Selayar di laporkan oleh koresponden ST bahwa jasad korban Lalowia, ibu dari 3 orang anak telah dikuburkan di pekuburan Jinato pagi tadi Rabu (13/4). Sejumlah keluarga korban masih terlihat sangat terpukul atas kejadian yang menimpa Lalowia. Setidaknya hingga saat ini keluarga di kabupaten Bulukumba khususnya dari Bonto Tiro masih terus berdatagan dan mencari tahu kejadian yang menimpa keluarga korban. Mereka juga berharap kiranya ada nelayan atau warga yang mendapatkan tas Lalowia, kiranya segera menghubungi pihak berwajib di Bulukumba atau Selayar atau menghubungi pihak keluarga Lalowia di Jinato.

Lagu Bahasa Konjo Tembus Pasar Musik Bulukumba

Lagu Berlirik Bahasa Konjo Tembus RCA TOP 20

Sejak dua pekan berturut-turut, lagu berlirik bahasa Konjo, bahasa daerah suku Kajang Bulukumba berjudul "Kitajangma' Ri Bira" dari Laskar kelor (LK) Band berhasil menembus chart RCA TOP 20, program tangga lagu di RCA 102,5 FM yang dipandu penyiar Rey Yudhistira setiap Minggu  jam 9 pagi. Single hits Kitajangma' Ri Bira pada pekan ini berada di posisi ke-17, edisi 27 Maret-3 April 2011.

Lagu-lagu LKband memang sudah tidak asing lagi bagi pendengar RCA 102,5 FM. Lagu-lagu mereka banyak direquezt oleh para pendengar remaja di RCA Relax Time, sebuah program info musik paling gress plus requezt lagu hits Indonesia  setiap pukul 21.00-23.00 yang dipandu penyiar Ivan Kavalera setiap Senin sampai Kamis malam.

Manajer Laskar Kelor, Andhika Mappasomba telah memperkenalkan lagu-lagu LK Band ke pihak Pemkab Bulukumba dan kerap melakukan promo melalui jejaring situs jejaring sosial  facebook, twitter hingga blog.

"Lagu-lagu LK banyak mengabungkan aransemen dari musik Korea dan musik modern lainnya. namun tetap seimbang dengan etnik musik di mana  kami juga menggali unsur tradisional,"kata Andhika.

Lagu-lagu  Laskar Kelor sebenarnya telah sangat populer hingga ke Mandar Sulawesi Barat. Beberapa waktu lalu LK Band tampil sebagai bintang tamu dalam sebuah even seni dan budaya di Mandar. Pemerintah daerah di Mandar sampai menawarkan fasilitas yang diperlukan untuk LK Band. Sebuah ironi, LK Band sangat diapresiasi di luar daerahnya sendiri dibanding di kampung halaman. pemerintah daerah mandar misalnya, lebih apresiatif terhadap LK Band dibanding Pemkab Bulukumba.

Selain single hits Kitajangma Ri Bira, lagu-lagu berbahasa Konjo lainnya  yang telah dirilis oleh Laskar Kelor yakni Ri Batu Mesangta', Kamponna Anrongku. Grup band tersebut telah merilis 11 lagu  dan telah mencukupi untuk membuat satu album.

Lagu-lagu LK band yang berlirik bahasa Indonesia juga banyak disukai. Musik yang easy listening, bergenre pop alternatif, lirik-liriknnya yang puitis mudah diterima para penikmat musik Indonesia. Seperti lagu Kisah Tak Berwajah bahkan banyak disukai oleh para pendengar RCA di luar Sulawesi. Lagu ini sering direquezt oleh pendengar RCA di Jogjakarta, Bandung dan kota-kota lainnya di Jawa yang sering menikmati siaran RCA melalui Live Streaming.

RCA 102,5 FM Bulukumba

Sul-sel Menjamin Keterbukaan Informasi Publik

Komisi Informasi Publik (KIP) Sulsel resmi terbentuk. Lima komisioner telah terpilih yakni Aswar Hasan, Abdul Haeba Ramli, Rayudaswati, Hidayat Nahwi Rasul, dan Mattewakkang. Mereka akan bertugas selama empat tahun ke depan.

KIP terbentuk berdasar surat keputusan Gubernur Sulsel 1133/IV/2011 tentang penetapan/pengangkatan anggota Komisi Informasi Publik periode 2011-2015. Hal ini menindaklanjuti surat keputusan DPRD Provinsi tertuang nomor No.470/41/DPRD/III/2011 tertanggal 9 Maret 2011.

Kemarin Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo melantik para di Baruga Sangiaseri. Anggota KIP pusat Abdul Rahman turut menyaksikan pelantikan. Dia  mengatakan dengan adanya KIP, sejatinya KIP di Sulsel terjamin. Hal ini dilandasi UU KIP  No.14/2008 yang diberlakukan April 2010.

"KIP sejatinya mendorong transparansi badan publik. Adapun yang dimaksud badan publik adalah eksekutif, legislatif, dan lembaga lain yang menggunakan dana negara atau bantuan asing. Termasuk di dalamnya Seperti perguruan tinggi dan juga LSM," katanya dalam kata sambutannya.

Tugas dan wewenang KIP, kata Rahman, juga menyangkut apa saja informasi yang harus dibuka, dan juga informasi yang harus ditutup. Misalnya informasi yang berhubungan dengan kepentingan stabilitas, ketahanan dan keamanan negara. Serta informasi yang berkaitan dengan penyelidikan dan penyidikan.

"Secara tertulis menurut amanat undang-undang tugas utama KIP adalah menerima, memeriksa, dan memutuskan permohonan penyelesaian sengketa informasi publik, melalui mediasi dan atau ajudikasi non ligitasi yang diajukan oleh setiap pemohon informasi publik berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku," paparnya.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan kehadiran KIP menjadi satu lembaga resmi yang meringankan tugas pemerintah provinsi Sulsel dan juga kota/kabupaten lainnya.  "Kita mau lakukan yang normatif untuk semua lebih baik. Saya tidak bisa sendiri, kita harus sama-sama.  Dari Sulsel kita ajarkan semua orang di Indonesia untuk menjadi lebih baik. Sulsel harus menjadi lokomotif perubahan di Indonesia," sebutnya.

Aswar Hasan usai acara mengatakan agenda utama KIP dalam 100 hari ke depan adalah sosialisasi, kunjungan kerja ke lembaga-lembaga strategis khususnya di media.  "Bila dimungkinkan kita akan membuat MoU. Karena persoalan mendasar mengenai informasi publuk adalah penyadaran hak-hak masyarakat akan informasi," ungkapnya.

Soal proses kerja KIP, Aswar mengatakan KIP bersifat pasif dengan delik aduan. Jadi persoalan akan ditangani setelah adanya laporan atau aduan. "KIP menunggu aduan," katanya.

Selayar - Penelusuran Google

Selayar - Penelusuran Google

Pemkab Bulukumba Kucurkan 6 Milyar Buat Desa

Pentingnya memahami prinsip-prinsip dasar penggunaan dan pengelolaan dana desa, maka pemerintah desa tentu mempunyai landasan moralitas untuk melakukan manajemen pengelolaan dana desa yang lebih efektif dan efisien, demikian diungkapkan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Mahrus Andis saat membuka acara Sosialisasi Alokasi Dana Desa (ADD) bertempat di Gedung Sawerigading Bulukumba, Selasa (12/4).

Para kepala Desa dan Camat Se Kab.Bulukumba nampak antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa ini. Dalam acara sosialisasi ini, Kasubag Perundang-undangan Ayu Cahyani tampil sebagai narasumber yang memaparkan tentang pedoman penggunaan ADD, hadir pula sebagai narasumber perwakilan dari Dinas Pengelola Keuangan Daerah Syahyadi yang mengulas tentang penatausahaan keuangan desa, serta penjelasan tentang implementasi ADD yang disampaikan kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Sabir.

Untuk tahun anggaran 2011, Pemerintah Kabupaten Bulukumba mengalokasikan ADD dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar 6 Milyar. Dengan alokasi dana yang cukup besar ini, diharapkan kepada seluruh pengelola dana desa, dapat memahami dan memiliki kemampuan teknik penata-usahaan dan akutansi serta pengelolaan dana desa dapat sesuai dengan standar akuntasi pemerintahan, sehingga manfaat penggunaan dana desa dapat dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat desa itu sendiri, ungkap Mahrus.

( RCA 102,5 FM Bulukumba )

NUKLIR RI Dinilai Layak

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menilai, Indonesia sudah layak mengembangkan teknologi nuklir. Selain berpengalaman, Indonesia juga memiliki banyak ilmuwan di bidang nuklir.

    "Indonesia juga mempunyai badan pengawas yang terpisah, sehingga amat memungkinkan untuk pengoperasian PLTN," kata Deputi Direktur Jenderal IAEA Kwaku Aning saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) di Jakarta, Senin (11/4).

    Kwaku Aning bersama Direktur IAEA Bidang Kerja Sama Teknis Asia Pasifik Dazhu Yang berkunjung ke Indonesia untuk membuka pertemuan ke-33 Regional Cooperative Agreement (RCA) National Representatives di Bali, 12-15 April 2011. Acara ini dihadiri para kepala badan tenaga nuklir dari 17 negara.

    Terkait perkembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima, Daiichi, Jepang, Kwaku Aning mengatakan, saat ini sudah ada tanda-tanda pemulihan sejumlah fungsi, seperti energi listrik dan instrumennya.(Suara Karya)

Pemerintah Indonesia Tidak Lepas Tangan Terkait 20 Abk Sinar Kudus Ditangan Perompak Somalia

Pemerintah Indonesia menegaskan tidak lepas tangan terkait penyanderaan 20 WNI oleh perompak Somalia. Meski tebusan yang diminta oleh para pembajak akan dipenuhi oleh pemilik Kapal Sinar Kudus, namun pemerintah juga berupaya membantu dan menyelamatkan total 22 sandera yang kini masih ditahan di Perairan Somalia.
“Kapal itu sudah ada asuransinya dari penjelasan pemilik sehingga semua akan di-cover asuransi. Tapi bukan berarti kita lepas tangan. Pemerintah dengan segala kesungguhan akan senantiasa membantu, menyelamatkan pertama penyelamatan bukan hanya pembebasan kapal kita yang berada di Somalia,” tegas Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan RI, Djoko Suyanto, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 11 April.

Djoko menyatakan, pemerintah tidak bisa mengungkap opsi yang disiapkan untuk membebaskan sandera. “Tidak semua opsi bisa diberitahukan ke publik,” kata dia.

Dijelaskan Djoko, opsi utamanya saat ini adalah penyelamatan terhadap para awak kapal dan kapal itu sendiri. Oleh karenanya, yang terpenting adalah komunikasi dan negoisasi dengan perompak. Itulah yang dilakukan oleh maskapai-maskapai pelayaran di manapun yang mereka bajak termasuk China dan Malaysia.

Sementara kondisi ABK asal Indonesia yang ditahan oleh perompak Somalia dilaporkan mulai kritis. Hal mendorong Ketua Fraksi PDI Perjuangan yang juga anggota Komisi I DPR, Tjahjo Kumolo, mengimbau pemerintah segera melakukan langkah khusus. Termasuk mempersiapkan pasukan khusus melalui TNI.

Demi kedaulatan RI dan harga diri bangsa, Pemerintah RI melalui TNI perlu mengirim pasukan khusus untuk membebaskan warga negara Indonesia yang tersandera,” kata Tjahjo Kumolo.

Seperti diketahui, perompak membajak Kapal Sinar Kudus milik PT Samudera Indonesia sekitar 320 mil timur laut Pulau Socotra, Yaman, pada Rabu pagi, 16 Maret 2011 pagi. Dalam kapal tersebut terdapat 20 pelaut Indonesia.

Para perompak meminta tebusan awal USD2,6 juta atau Rp22,4 miliar. Namu, permintaan ini kemudian dinaikkan menjadi USD3,5 juta atau Rp30,2 miliar.(*)

Terlambat Tuntaskan Kasus, Kinerja Polisi Di Sorot

Kinerja Polisi Disoroti

BELUM tuntasnya penanganan sejumlah kasus besar yang ada di daerah ini, khususnya kasus kriminalitas mendapat sorotan dari kalangan aktivis LSM. Kinerja aparat kepolisian pun mendapat "rapor merah", dengan menumpuknya kasus yang belum dituntaskan.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Abdul Muttalib menegaskan, sejauh ini memang banyak kasus belum tuntas. Termasuk yang dilaporkan LBH ke Polda Sulsel. Tidak jelasnya tindak lanjut penanganan di penyidik kepolisian, membuat LBH menyoroti kinerja polisi.

"Ada banyak kasus kejahatan, tetapi tak satupun pelaku utamanya tertangkap. Sampai sekarang, semua kasus itu tidak jelas penanganannya dan juga kami tidak tahu seperti apa keseriusan polisi dalam hal ini," sorot Muttalib, Selasa 22 Februari.

Bahkan, secara gamblang Muttalib menegaskan ada kesan pembiaran aparat kepolisian terhadap semua kasus tersebut. Karena itu, LBH mengaku sudah mengevaluasi kinerja polisi dan memberikan nilai minus dalam penuntaskan berbagai kasus kejahatan di daerah ini.

Direktur Macazzart Intellectual Law (MIL) Supriansa, juga sependapat dengan Muttalib. Menurutnya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Johny Wainal Usman harus memprioritaskan penyelesaian kasus yang tertunda itu. Karena itu bisa merupakan penilaian masyarakat yang kurang bagus terhadap pencitraan kepolisian.

"Kapolda tidak perlu ragu terhadap masalah yang masuk di kepolisian. Intinya, jika ada bukti kuat yah lanjutkan saja hingga ke pengadilan. Sebaliknya jika tidak ada bukti kuat yang ditemukan, saya kira tidak perlu ragu menerbitkan SP3 atau surat pemberhentian penyidikan perkara," kata Supriansa usai menghadiri diskusi penelitian Sespim di Polda Sulsel kemarin.

Karena SP3 itu juga adalah kepastian hukum, tambah Supriansa, maka aparat kepolisian memang harus bekerja keras dalam memperbaiki citranya. Terutama kasus pencurian brankas uang di Mapolda Ssulsel. Dikatakan, itu adalah peristiwa yang mencoreng kepolisian karena terjadi pencurian di rumah sendiri. (Fajar Online)

Lima anggota Polri Terbukti Memeras

Lima anggota Polri dari Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota terbukti telah memeras empat tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis shabu.

Kelima anggota Polri tersebut adalah Kanit III Narkoba AKP Budiwan, Bripka Suprayitno, Brigadir Agung Priyanto, Britpu Haris Julkarnaen dan Briptu Farid Fardi. Mereka terbukti memeras empat tersangka narkoba yang ditangkap pada 4 Oktober 2010 lalu, sebesar Rp 100 juta.

Hal itu terungkap dalam pemeriksaan saksi-saksi persidangan disiplin yang digelar Polres Metro Tangerang Kota sebanyak tiga kali pada Rabu dua pekan yang lalu dan hari ini (Kamis, 7/4).

Berdasarkan keterangan para saksi, empat tersangka yang sudah diperiksa sehari semalam dibebaskan, setelah satu keluarga tersangka menyerahkan uang Rp 100 juta kepada AKP Budiwan.

Awalnya keempat anggota ini menangkap lima tersangka yakni Harun, Aziz, Nita, Abdul Hakim, Daryono. Nita ditangkap dengan barang buktinya satu paket shabu, sedangkan empat tersangka tak ada barang buktinya. Saat penangkapan terjadi, tersangka hanya didapati memiliki alat penghisap shabu seperti bong, sedotan dan korek api.

"Walaupun tanpa barang bukti, tersangka setelah di tes urine terbukti menggunakan shabu," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Tavip Julianto saat memimpin sidang.

Tavip menambahkan, berdasarkan keterangan para saksi maka kelima anggota Polres Metro Tangerang Kota dimaksud terbukti telah menyalahgunakan kewenangan penyidikan dengan membebaskan empat tersangka kasus narkoba tersebut.

AKP Budiman juga dinilai tidak bisa melakukan bimbingan terhadap empat anak buahnya dan membuat citra Polri rusak. Atas perbuatan mereka, sidang kode etik menjatuhkan sanksi disiplin. Adapun ancaman hukuman yang dikenakan kepada kelima oknum polisi tersebut teguran tertulis, mutasi disposisi, dan penjara 21 hari di Rutan Polres Metro Tangerang. (Sumber : Kompas.com)

26 Rumah Warga Mariso Makassar Di Lalap Api

Sebanyak 25 rumah warga habis dilalap si jago merah dalam kebakaran yang terjadi di Jl Cendrawasih, lorong enam dan tujuh, RT 3 RW 2, Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso, Makassar, Rabu (13/4/2011) dini hari.

Kejadian yang bermula sekitar pukul 4.00 wita ini berawal dari salah satu rumah warga, Lumzoyo. Gangguan arus pendek listrik menjadi penyebab utama. Kejadian begitu cepat terjadi, sehingga api dengan cepat menjalar di pemukiman yang padat penduduk tersebut.

Hingga pukul pukul 06.00 wita, api belum bisa dipadamkan oleh pemadam kebakaran. Awak pemadam sedikit menghadapi kesulitan memadamkan api, karena sumbernya berada di kawasan yang sulit dijangkau mobil pemadam. (*)

Briptu Norman Banyak Dapat Undangan Shooting

Briptu Norman Kamaru mendadak menjadi orang terkenal akibat aksi lip sinc-nya di video youtube. Ia harus tinggal seminggu di Jakarta dalam rangka memenuhi undangan yang ditujuka untuknya untuk beberapa acara di media elektronik.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar saat mendampingi Norman untuk dalam acara 'Cinta Kuya' di Lapangan Samapta Polda Metro Jaya, Selasa (12/4/2011).

"Dia ke sini untuk shooting. Dia banyak sekali dapat undangan shooting. Mungkin ia di sini seminggu lagi," kata Boy Rafli.

Meskipun demikian Mabes Polri tidak berniat untuk memindahkan tugas Norman ke Jakarta, ia akan tetap bertugas di Gorontalo setelah masa tugasnya di Jakarta selesai.

"Tidak, kita tidak akan memindahkannya," imbuh Boy.

Namanya menjadi buah bibir masyarakat Indonesia saat ini karena aksi lip sing lagu 'chaiya, chaiya' yang dipopulerkan bintang Bollywood Shahrukh Khan dalam video Youtube.(*)

Soal UN Mulai Didistribusi Ke Daerah Se-Sulawesi-Selatan

Setelah menyelesaikan proses penggandaan dan pencetakan soal Ujian Nasional (UN) 2011, Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel mulai mendistribusikan untuk tingkat SMA/SMK ke kabupaten/kota di Sulsel, kemarin.

Untuk tahap pertama, daerah yang mendapatkan distribusi soal UN, yaitu Luwu Utara, Luwu Timur,Palopo,Enrekang, serta Kabupaten Tana Toraja (Tator). Disdik Sulsel mulai mendistribusikan ke daerah ini sejak dini hari kemarin. Untuk tahap kedua yang akan dilakukan pada hari kedua, khusus Kabupaten Kepulauan Selayar dan Pangkep.Pada hari ketiga ditujukan ke Kota Makassar,Kabupaten Gowa, Takalar, Maros, serta daerah lain.

“Tadi malam kami mulai distribusikan soal ujian lima kabupaten yang dianggap terjauh. Besok itu Pangkep dan Selayar. Hari ketiga baru daerah yang terdekat,” ungkap Kadisdik Sulsel A Patabai Pabokori kemarin. Mantan Bupati Bulukumba ini menjelaskan, proses pendistribusian soal tersebut mendapatkan pengawalan ketat aparat kepolisian dan pihak Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai penanggung jawab pengawasan UN 2011. Setelah sampai ke kabupaten/ kota yang bersangkutan, soal-soal tersebut terlebih dahulu dititip ke markas kepolisian resor (polres) masing-masing dan baru akan distribusikan ke sekolah-sekolah sehari menjelang UN. “Ini untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran sehingga dititip di kantor polisi tiap kabupaten/ kota.Soalnya kemudian baru akan disebar ke sekolah pada H-1,” ungkapnya saat ditemui di Hotel Clarion, Makassar.

UN SMA/SMK akan digelar 18–21 April,SMP digelar 25–28 April, sedangkan UN tingkat SD digelar pada 10–12 Mei.Jadwal tersebut tidak akan mengalami perubahan dan telah disetujui Pemerintah Pusat. Terjadi juga perubahan format UN pada 2011 ini dibanding tahun sebelumnya. Perubahan tersebut, yakni tidak akan ada lagi ujian ulang bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus. Kemendiknas telah siapkan paket C untuk siswa SMA. Dengan begitu, siswa yang tidak dinyatakan lulus tetap bisa mengikuti ujian. Untuk kelulusan UN 2011 kali ini, prestasi siswa selama kelas I,II,dan III akan tetap diperhitungkan. Begitu pula hasil paket C nanti juga dapat digunakan masuk perguruan tinggi.

Sementara itu, panitia pengawasan UN Unhas M Dahlan Abubakar mengatakan,untuk kecamatan di Kabupaten Pangkep, seperti Kalmas, Liukang Tuppabiring, Liukang Tangngaya, akan ditangani pengawas yang digandeng Unhas, yakni Politani Negeri Pangkep. Tenaga pengawas untuk lokasi terjauh berangkat mulai Sabtu (9/4).Daerah-daerah lain berangkat secara bertahap sesuai lokasi tugasnya masingmasing. Pengawas yang dikerahkan mencapai 708 orang yang terdiri atas tenaga dari Unhas, UNM, Politeknik Negeri Ujungpandang, dan Politani Negeri Pangkep. Pengawas sebanyak itu disertai 25 koordinator kabupaten/ kota.

Setiap kabupaten/kota memperoleh koordinator satu orang, kecuali Kota Makassar yang punya dua koordinator. Siswa yang ikut UN untuk SMA mencapai 53.579 orang, MA 10.472,dan SMK 30.000.

PSSI Cabut Sangsi PSM Dan Akui LPI

Ketua Komite Normalisasi PSSI Agum Gumelar (tengah) bersama Ketua Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN) Syahrial Damopoli (kanan) serta Ketua Umum PSM Makassar Ilham Arief Sirajuddin sebelum pertemuan tertutup di Kantor PSSI Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin.

Keputusan penting dikeluarkan Komite Normalisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kemarin. PSSI akhirnya mencabut sanksi PSM Makassar dan mengakui Liga Primer Indonesia (LPI).

Sebelumnya, PSSI yang diketuai Nurdin Halid menjatuhkan sanksi kepada PSM Makassar, Persema Malang,dan Persibo Bojonegoro karena hijrah ke LPI.Ketiganya tidak diakui di PSSI. Bahkan, kompetisi LPI yang diprakarsai pengusaha Arifin Panigoro dianggap ilegal. Kini, kegusaran publik sepak bola mengenai kelangsungan LPI terjawab sudah. Ketua Komite Normalisasi PSSI Agum Gumelar menyatakan bahwa LPI tetap bisa bergulir hingga kompetisi musim ini berakhir. Dia mengatakan, berdasarkan surat dari FIFA, ada dua opsi untuk menyikapi LPI yaitu menghentikan atau mengakomodir di bawah PSSI.

“Setelah melakukan komunikasi dengan PT Liga Indonesia dan konsorsium LPI,kami memutuskan akan mengakomodir hingga kompetisi berakhir dan PSSI sebagai supervisi,”katanya usai menggelar rapat pleno di Kantor PSSI,Jakarta,kemarin. Mendengar putusan tersebut, Ketua Umum PSM Makassar Ilham Arief Sirajuddin tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. “Alhamdulillah, PSM tetap menjadi bagian dari PSSI. PSM akan diundang dalam Kongres tanggal 14 April nanti sekaligus untuk silaturahmi. Kongres itu merupakan kongres awal untuk memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding,” ujar Ilham kepada Harian Seputar Indonesia (SINDO),kemarin.

Ilham bersama 78 pemilik hak suara lainnya hadir dalam pertemuan antara seluruh pemilik hak suara peserta Kongres di kantor PSSI, Senayan, Jakarta. Ilham yang juga Wali Kota Makassar itu datang dengan pakain dinas kantornya. Dia juga tampil sebagai perwakilan peserta audiencedan duduk sejajar dengan Ketua Komite Normalisasi PSSI Agum Gumelar serta anggota Komite Normalisasi lainnya. “Kami sangat bersyukur dengan keputusan Komite Normalisasi. Inilah keputusan yang ditunggu-tunggu demi membangun sepak bola Indonesia yang lebih maju di mata internasional,”katanya bangga.

Apalagi,Komite Normalisasi PSSI mengakomodir kompetisi LPI sebagai bagian dari kompetisi resmi dan profesional di Tanah Air. “Pak Agum memberi ilustrasi seperti ini. ‘LPI adalah bayi yang lahir di luar nikah dan dia sudah dewasa.” “Saya tidak mungkin membunuh bayi yang sudah dewasa itu sehingga saya punya tanggung jawab untuk tetap membina’. Itu ilustrtasi dari Pak Agum.Ini artinya LPI legal midi mata PSSI,”ungkapnya. Dia menjelaskan,prinsip dari Komite Normalisasi adalah menyelenggarakan kongres berdasarkan statuta FIFA. Salah satunya menganulir keputusan Komite Banding sebelumnya yang menolak pencalonan George Toisutta dan Arifin Panigoro.

“Keputusan Komite Banding PSSI di bawah kendali Nurdin Halid dibatalkan karena keberadaannya dianggap tidak sesuai dengan mekanisme pembentukannya,” tandas Ilham. Rencananya, lanjut dia, Agum Gumelar bersama anggota Komite Normalisasi akan melakukan pertemuan dengan FIFA, Selasa 19 April mendatang, guna mengkonsultasikan hasil keputusan dalam audience tersebut. “Jadi untuk pencalonan George Toisutta dan Arifin Panigoro tetap diakomodir,” imbuhnya. Agum Gumelar juga menegaskan bahwa LPI tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Setelah kompetisi yang diikuti 19 tim itu selesai, tiga di antaranya mantan klub Indonesia Super League (ISL), akan dievaluasi dan konsorsium harus mempertanggungjawabkan ke PSSI selaku supervisi.

“Untuk selanjutnya tergantung dari kepengurusan PSSI baru nanti,” kata mantan Ketua Umum PSSI itu. Dia menjelaskan untuk memutuskan apakah kompetisi LPI tetap berlangsung atau berhentikan total pada tahuntahun berikutnya akan diputuskan pada Kongres PSSI. Managing Director PSM Husain Abdullah menyambut baik hasil audience antara pemilik hak suara PSSI dengan Komite Normalisasi PSSI.Menurutnya, keputusan itu akan menjadi momentum kebangkitan sepak bola Indonesia. “Itulah keputusan terbaik dari PSSI di bawah kendali Komite Normalisasi. Kami yakin, FIFA akan merestuinya. Selama ini, Nurdin Halid dkk bersikukuh ingin mengeluarkan PSM dari PSSI. Begitu pun saat menolak LPI.

Tapi sekarang semuanya sudah terbuka dan masyarakat sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi,”ujarnya. Menurutnya, sejak awal PSM sudah sepikiran dengan FIFA. Makanya PSM memilih gabung ke LPI dengan meninggalkan LSI. “Sebab LPI mengembangkan kompetisi sesuai dengan tren kompetisi sepak bola moderen saat ini, sebagai industri sportaiment,” ujarnya. Hanya saja, lanjut dia,PSM tidak pernah menjelekkan kompetisi yang lain, karena menghormati perasaan semua pihak yang masih terbiasa dengan kompetisi yang lama.“Tapi kami melihat ke depan bahwa tim sebesar PSM tempatnya berkiprah memang kompetisi seperti yang dikembangkan di LPI bukan yang lain,” tambahnya. Dengan adanya pengakuan PSSI terhadap LPI, PSM mengajak seluruh insan sepak bola Makassar dan Sulsel untuk kembali bersatu dan bersamasama mendukung tim kebanggaan PSM Makassar.

“Kami sangat terbuka kepada seluruh kelompok suporter.Saatnya untuk kita bersatu lagi,”harapnya. Direktur Hukum PSM Syahrir Cakkari menambahkan,LPI harus lebih berbenah dan lebih siap lagi menjadi kompetisi sepak bola nasional yang mandiri dan profesional tanpa APBD. “Semua klub-klub di LPI harus lebih berbenah dan maju.Salah satu caranya menuju sepak bola maju yalni dengan menambah dan memperbaiki infrastruktur olahraga,”tuturnya.

Nugraha Besoes Mundur

Selain mengakomodasi LPI, Komite Normalisasi (KN) PSSI kemarin juga mengumumkan pengunduran diri Nugraha Besoes sebagai sekjen PSSI.Mundurnya Nugraha sebagai sekjen PSSI,sebelumnya telah banyak diprediksi.Semua setelah rezim PSSI di bawah pimpinan Ketua Umum (Ketum) Nurdin Halid diperintahkan FIFA untuk diambil alih Komite Normalisasi. Joko Driyono yang selama ini dikenal sebagai CEO PT Liga Indonesia (Liga) ditunjuk KN-PSSI sebagai pelaksana sementara semua tugas sekjen.Untuk membantu Joko, Johar Arifin Husin dipilih sebagai wakil sekjen. ”Hari ini (kemarin) kami menandatangani keputusan surat pengunduran diri bapak Nugraha Besoes sebagai sekjen PSSI.

Jika ditanya apakah itu suatu pemecatan, itu sama sekali tidak. Karena, kami di KNPSSI tidak mempunyai hak untuk melakukan pemecatan,” kata Agum Gumelar,kemarin. Salam perpisahan pun disampaikan Nugraha di kantor PSSI, kemarin. Saat beranjak keluar dari kantor yang telah ditempatinya bertahun-tahun itu,pria yang akrab disapa Kang Noeg mengharapkan, agar sepak bola Indonesia bisa selamat dari berbagai kemelut yang ada. ”Demi kebaikan sepak bola Indonesia dan demi kebaikan saya sendiri,keputusanitusaya ambil. Setelah ini, saya akan lebih banyak di rumah dan mengurusi cucu,”tutur Nugraha. Selain itu, Agum menyampaikan juga soal kelanjutan Kongres Pemilihan kepengurusan PSSI periode 2011-2015.

Menurut mantan menteri perhubungan ini, mulai hari ini sampai Minggu (17/4), para bakal calon (balon) ketum,wakil ketum, serta komite eksskutif (Exco) PSSI sudah bisa mendaftarkan diri kepada KN-PSSI.Sebelum kongres berlangsung,besok KN-PSSI juga akan melakukan pertemuan dengan seluruh pemilik hak suara sah. ”Besok (hari ini) sampai tanggal 17 akan dilakukan proses penyaringan,” kata Joko Driyono. ”Sebelumnya di tanggal 14 (besok),kami akan bertemu dengan seluruh pemilik suara yang sah dan undangannya pun sudah bisa didapat dari situs resmi PSSI.

Kami berharap, agenda yang akan digelar di Hotel Sultan,Jakarta,bisa dihadiri seluruh pemilik suara,”lanjutnya. SI-muh syahrullah/ decky irawan (ant)

Kapal Naas Berkat Doa Suci Asal Jinato Selayar Telah Ditarik Ke Pantai Bira Bulukumba

Seperti yang dilansir oleh media online Kompas.com bahwa setelah melakukan pencarian selama satu jam lebih, satu jenazah korban kapal pengangkut barang KM Berkat Doa Suci, Lailowia (37), berhasil dievakuasi, Selasa (12/4/2011).

Proses evakuasi dilakukan oleh petugas Polair dan Polsek Bonto Bahari ke pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Jenazah korban langsung divisum oleh pihak kedokteran setempat.

Berdasarkan hasil visum, ditubuh korban ditemukan sejumlah luka memar, diduga luka tersebut merupakan luka benturan badan kapal di saat kapal dihantam ombak. Sebanyak 10 korban kapal tenggelam yang selamat terdiri dari tujuh penumpang yang selamat adalah Haji Salmi, Alimuddin, Amal, Iskandar, Olleng, Basri, dan Sandi.

Sementara satu orang nakhoda bernama Hasim dan dua ABK bernama Sawil dan Hatta juga berhasil dievakuasi setelah ke 10 korban terapung-apung di perairan perbatasan Bulukumba dan Selayar selama 12 jam dengan bergantungan di potongan badan kapal.

Kanit Polair Bulukumba, AKP Djamaluddin, mengatakan, kapal dihantam ombak sehingga menjadi miring dan terbalik. Korban maupun kapal ditemukan di sekitar 5 mil dari bibir pantai pelabuhan Bira.

Nakhoda KM Berkat Doa Suci, Hasim, yang penuh luka di bagian kepala dan tangannya, tidak dapat menjelaskan kronologi kejadiannya. Sebab saat kejadian, dirinya sedang tertidur lelap. Dirinya baru menyadari ketika badannya terendam dengan air dan langsung berpegang di puing-puing badan kapal yang terbuat dari kayu.

Isak tangis dari keluarga korban pecah tak kala jenazah Lailowia akan dibawa ke Kepulauan Selayar dengan menggunakan kapal nelayan.

Seperti yang diberitakan, Senin (11/4/2011), sekitar pukul 20.00 waktu setempat, KM Berkat Doa Suci bertolak dari Pelabuhan Lappae, Kabupaten Bulukumba, menuju Desa Jinato, Kecamatan Takabonerate, Kepulauan Selayar membawa 8 penumpang dengan 2  anak buah kapal.

Namun, di tengah perjalanan sekitar pukul 21.00 waktu setempat, KM Berkat Doa Suci dihantam ombak di saat memasuki perairan Kepulauan Selayar. Demikian isi dari pemberitaan media online yang kami lansir pada (13/4) dan kami menambahkan sejumlah informasi lainnya bahwa pada hari ini juga pemilik perahu KM.Berkat Doa Suci, bernama H.Neng salah seorang pedagang ikan hidup asal Jinato Selayar telah menarik kapal naas Km.Berkat Doa Suci ke pantai bira dan kapal naas tersebut rencananya akan mendapat perbaikan di pantai Bira Bulukumba.
Sementara itu dari hasil pengumpulan informasi diantara warga Jinato di ibukota Benteng Selayar menceritakan kepada ST setelah sebelumnya menghubungi salah satu keluarganya di kabupaten Bulukumba yang termasuk dalam salah seorang dari korban selamat menceritakan bahwa saat kapal berlayar dari pelabuhan perikanan lappee Bulukumba tempat kapal naas ini kerap membongkar muatannya yakni ikan hidup dari Selayar,  memang sempat menaikkan sejumlah barang campuran diatas palka kapal. Dan yang terberat adalah naiknya ratusan dos tegel di palka atas yang membuat kapal nelayan naas ini berat pada bagian atas.
Tak disangka setelah berlayar beberapa saat lamanya sekitar pukul 22.00 Wita tiba tiba kapal miring dan membuat sejumlah muatan yang berada dipalka atas termasuk tegel bergeser menyebabkan kapal langsung terbalik bersama sejumlah muatan dan penumpang yang sebagian tertidur ". Informasi dari balik telepon seluler sumber kemudian terputus bersamaan signal seluler terputus.

Selasa, 12 April 2011

Kejari Selayar Tidak Bernyali" Lansiran Gheleaks Indonesia

Kejari Selayar Tidak Bernyali Hadapi Kontraktor


Terkait pemeriksaan sejumlah proyek bermasalah di kabupaten kepulauan selayar sulawesi-selatan. Diantaranya :

1. Mega Proyek Jalan Lingkar Jampea Kecamatan Pasimasunggu.

2. Eksekusi Putusan Mahkamah Agung RI dalam kasus korupsi proyek pengadaan kapal feri Kmf.Takabonerate senilai 5,5 Miliar yang di tengarai telah membengkak kerugian negara mencapai 12 Miliar Rupiah.

3. Kasus Korupsi  pengadaan kapal nelayan dilingkup dinas perikanan dan kelautan kabupaten kepulauan selayar. Dimana seorang rekanan yang merupakan target dari kejaksaan ternyata meloloskan diri.

4. Kasus korupsi mega proyek Obyek wisata Jammeng dan kasus korupsi pengadaan pabrik senilai Miliaran Rupiah.

5. Kasus Korupsi proyek listrik masuk desa .

(Sumber : https://gheleaks.wordpress.com/)

Senin, 11 April 2011

Kasus Hipnotis Bendahara Diknas Belum Terungkap

Hingga saat ini kasus hilangnya dana sertifikasi seribuan guru guru dikabupaten kepulauan selayar yang melayang dari tangan bendahara dinas pendidikan nasional kabupaten kepulauan selayar karena di hipnotis belum terungkap, namun dari informasi yang berkembang kasus ini telah di diamkan pasalnya suami sang bendahara diknas yang merupakan anggota dprd selayar ini, telah bertemu dengan kapolres dan bupati agar kasus ini tidak usah dilanjutkan. Informasinya kami dapatkan dari seorang nara sumber di mapolres yang tidak mau di sebut namanya. Menurutnya bahwa terkait kasus ini kemungkinan besar mantan kadis diknas akan terlibat dan satu-satunya jalan adalah membuat sebuah kasus yang seolah olah dalam penanganan pihak berwajib namun sangat sulit terungkap sehingga sejumlah uang tersebut dapat dikaitkan dengan sang bedahara yang telah mendapat musibah di hipnotis.
Sementara itu dari hasil pengembangan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian selayar bahwa kasus ini masih terus dalam pengungkapan sehingga sampai saat ini belum ada komentar yang lebih baru ujar sumber. 

SYL Tagih Nama Pengganti Muttamar

Kedatangan Muttamar Mattotorang ke DPRD Bulukumba pekan lalu yang diiringi ribuan massa pendukungnya sepertinya tidak akan berpengaruh. Pembatalan penggantiannya sebagai anggota DPRD yang ia klaim sebagai keputusan gubernur, juga hampir pasti tak akan mengamankan posisinya.

Pasalnya, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo ternyata telah mengirimkan surat kedua kepada Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan untuk segera mengusulkan ulang nama untuk diproses menggantikan Muttamar sebagai anggota DPRD. Syahrul melayangkan surat bernomor 171.3/2024/PSIGA tertanggal 4 April 2011. Ini adalah surat kedua Syahrul. Sebelumnya, ia juga sudah mengirim surat bernomor 050/DPD-I/PG/III/2011 tetanggal 25 Maret 2011. Isinya sama, terkait permintaan Muttamar segera diganti.

Surat permintaan pengusulan ulang pemberhentian Muttamar dilakukan sebagai konsekuensi adanya kesalahan prosedur administrasi dalam pemberhentian Muttamar yang berujung dikabulkannya gugatan Muttamar pada Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gubernur memang harus mencabut surat pemberhentian tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban hukum atas kesalahan prosedur pemberhentian tersebut.

Pencabutan ini yang kemudian ditindaklanjuti untuk memperbaiki kesalahan ini dengan meminta usulan baru pemberhentian Muttamar dalam surat yang juga ditembuskan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Jakarta.

Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan mengakui sudah mengantongi surat pemintaan agar dilakukan proses pemberhentian Muttamar yang juga politikus partai Golkar. Surat tersebut kata dia sampai di meja kerjanya Rabu, 6 April.

Dengan adanya surat tersebut, Zainuddin mengatakan dirinya sudah memiliki pegangan hukum kuat terkait status Muttamar. Baik sebagai Ketua DPRD dalam internal Golkar maupun polemik adanya kesalahan prosedur pemberhentian Muttamar dalam SK Gubernur bernomor 1737/VIII/2010 yang kemudian dicabut dengan SK Nomor 927/III/2011 tertanggal 22 Maret 2011.

"Sudah ada suratnya dan sekarang sudah saya ketahui. Nah saya tinggal menindaklanjutinya karena dalam surat tersebut meminta Bupati mengusulkan kembali penggantian Muttamar. Sebenarnya saya juga baru terima suratnya saya juga sudah koordinasikan dengan beberapa pengurus Golkar terkait surat yang saya terima ini. Intinya, tinggal menunggu saja, karena landasan sudah jelas. Secepatnya saya akan usulkan pengganti Muttamar," kata Zainuddin.

Soal siapa yang akan diusulkan sebagai pengganti Muttamar sebagai Ketua DPRD, Zainuddin mengatalan dirinya tetap merujuk pada tiga nama sebelumnya yakni Andi Makkasau, H Bahman, dan Andi Hamzah Pangki. Dia mengaku sampai saat ini dirinya tidak pernah mengubah komposisi tiga nama tersebut kecuali merevisi surat usulannya saja. Alasannya, ketiga kader ini memenuhi syarat dan layak diusulkan. Ia mengatakan, kewenangan ketua DPD I Golkar Sulsel untuk menunjuk satu dari tiga nama ini.

"Ini hanya mengusulkan ulang saja. Cuma memang sempat tertunda karena saya butuh petunjuk dulu dari ketua DPD I," tegasnya. Wakil Ketua I yang juga pelaksana tugas (Plt) Ketua DPRD Bulukumba, Andi Edy Manaf juga mengakui telah menerima surat yang dilayangkan Pemprov Sulsel. Bahkan Edy mengaku langsung melakukan rapat pimpinan saat menerima surat tersebut. "Surat itu hanya ditembuskan ke DPRD. Kami rapat pimpinan hanya untuk mensosialisasikan surat ini kepada masing-masing pimpinan fraksi di DPRD Bulukumba. Biar semua tahu dan mengerti kondisi terakhir tentang posisi pak Muttamar," ujar Edy Manaf. (arm/fajarlocalnews)

Bappenas Dukung Percepatan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar

Tim bappenas Kabupaten Kepulauan Selayar, Yusuf Arbi dan Hendro dari Lembaga Pengkajian Sumber Daya Manusia Bappenas, mendukung percepatan pembangunan Selayar, yang diprogramkan pemerintah saat ini.
Dukungan tersebut diungkapkan Tim Bappenas, saat melakukan peninjauan lapangan di Selayar yang di dampingi Wakil Bupati Kepulauan Selayar H Saiful Arif SH, Kepala Dinas Perhubungan Drs Dahlul Malik MH serta Kepala Bagian Humas Protokol dan PDE Gunawan Redha.
Lokasi yang dikunjungi Tim Bappenas masing masing Bandara H Aroeppala Padang, Masyarakat Nelayan Pusat Pengelolaan Air Bersih dan Gedung Lembaga Keuangan.
Tim Bappenas mendapat sambutan hangat dari pengelola Bandara H Aroeppala, Muh Nasir. Selanjutnya Muh Nasir menjelaskan secara langsung kondisi Bandara H Aroeppala.
Saat ini kata dia, akan dilakukan pelebaran bandara baik dari sisi kanan maupun sisi kiri masing masing 3,5 meter dari 23 meter menjadi 30 meter. Serta panjang menjadi 1.500 meter. Kemudian jaringan listrik yang terbentang dipindahkan menjadi jaringan bawah tanah sehingga tidak mengganggu arus penerbangan.
Lapangan Bandara H Aroppala, rencananya sudah akan didarati pesawat yang kapasitas penumpang 70 orang. Dari Bandara tim langsung menuju kawasan nelayan yang berlokasi di Padang.
Tim disambut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan diwakili Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Aguslien. Dia menjelaskan bahwa di Selayar penduduknya sebagian besar bermata pencaharian nelayan.
Alat tangkap yang digunakan perahu bagan. Hasil tangkapan ikan yang mereka dapatkan, dijual kepala usaha keramba tancap. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar akan dibuka jalur dari Tempat Pelelangan Ikan sampai di Padang yang dihuni para masyarakat nelayan. Bahkan sudah ada investor yang akan membuka usaha dibidang perikanan. Mulai dari pengadaan bibit sampai pada pembelian ikan untuk di ekspor.
Dari Padang, Tim Bappenas melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi pengelolaan air bersih yang berlokasi di Topa. Direktur PDAM Kabupaten Kepulauan Selayar, Badulu S Sos menjelaskan kepada tim bahwa saat ini, PDAM sudah melayani sekitar 2.000 pelanggang dalam Kota Benteng.
Kendala yang dihadapi pemasangan jaringan pipa bagi penduduk yang berdomisili di lorong lorong. Biaya opersional per bulan sebanyak Rp90 juta. Itu sudah termasuk biaya listrik dan solar.
Hasil survey yang dilakukan Tim Bappenas akan dipelajari untuk menjadi bahan bagi percepatan pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar, menuju masyarakat Selayar yang Maju Sejahtera dan Religius.(*)

Dana Gernas Bulukumba Diduga Dikorupsi

 Anggaran untuk Gerakan Nasional (Gernas) untuk pembibitan dan pemeliharaan cokelat di Desa Sallasae, Kecamatan Bulukumpa, senilai Rp 14 juta diduga dikorupsi oleh Ketua Gernas Kabupeten Bulukumba, Eman Jayadi Arif.

Ia dinilai tidak transparan dalam pengelolaan uang tersebut dan tidak membagikannya kepada anggota. Padahal sejumlah anggota juga bekerja dalam proyek yang sama.

Hal itu diungkapkan Koordinator Forum Komite Pemuda Rakyat Salassae (KPRS) Bulukumba, Arfah. Menurut dia, penggunaan anggaran untuk pembibitan dan pemeliharan pohon cokelat senilai Rp 14 juta itu tidak pernah ada kejelasan, bahkan terkesan ditutupi.

"Beberapa anggotanya membeberkan itu kepada kami. Kami melihat ada ketimpangan dan pelanggaran yang jelas mengarah korupsi sebab dana tersebut merupakan kucuran dari negara," ungkap Arfah. (tribun-timur)

Dokter Spesialis Anak RSUD Bulukumba Mundur Dari PNS

dr Wiwiek S SpA Mkes, seorang dokter spesialis anak memutuskan mengundurkan diri sebagai tenaga dokter sekaligus mundur dari CPNS daripada dipaksa pindah ke daerah terpencil. Bupati Bulukumba menudingnya sebagai provokator di tempat dia bekerja.

"Saya mundur jadi CPNS bukan karena mutasi, melainkan saya telah mengajukan permohonan ini ke Dirut Rumah sakit. Saya juga mengajak suami ikut ke Bandung untuk mengelola usaha keluarga, sebab orang tua saya hidup di sana," kata Wiwiek kepada para wartawan.

Langkah itu ditempuh dr Wiwiek pascamutasi yang dilakukan Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan terhadap dua dokter akibat melakukan demonstrasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Dg Radja yang menuntut haknya beberapa waktu lalu.

Alasan mundur sebagai dokter spesialis karena mutasi tiga hari lalu dianggap oleh dr Wiwiek merupakan keputusan yang tidak wajar, sebab dia dipindahkan ke daerah pelosok.

"Hari Sabtu kemarin adalah hari terakhir saya bekerja dan sekalian pamitan sama teman-teman," katanya.

Ia menambahkan, tidak menjadi soal bila dimutasi, karena dia tidak memburu jabatan karena di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat peluangnya cukup besar mengingat tempatnya bekerja dulu di Rumah Sakit Hasan Sadikin sebagai dokter juga dibutuhkan.

dr Wiwiek mengaku telah menyerahkan permohonan diri ke Staf bidang adimistrasi RSUD Sultan Dg Radja.


(Sumber : RCA 102,5 FM Bulukumba)

Kasda Bulukumba Kosong, Laskar Kelor Batal Didanai

 Laskar Kelor, band indie dari Bulukumba batal didanai oleh pihak Pemkab Bulukumba. Kas daerah lagi kosong untuk pendanaan kompensasi oleh pemkab setempat ke pihak manajemen Laskar Kelor.

Manajer Laskar Kelor Andika Mappasomba mengatakan, kelompok band yang membawakan syair lagu berbahasa daerah asli suku Konjo Kajang itu tidak dapat didanai oleh pihak pemkab.
" Sangat disayangkan Pemkab tidak memiliki kompensasi. Padahal Bupati  telah mengiyakan akan menjadikan Laskar Kelor sebagai asset Pemkab," kata Andika kepada RCAnews, Jumat.

Padahal, menurutnya, dana kompensasi yang telah disepakati oleh Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan dan Manajemen Laskar Kelor sekitar Rp 50 juta sebagai kompnisasi karya dan pengadaan alat musik. 

Salah satu single hit Laskar Kelor berjudul "Kitajangma Ri Bira" saat ini masih bercokol di tangga lagu RCA 102,5 FM dalam program RCA TOP 20 pada pekan ini. Dalam edisi  pekan ini lagu itu semakin merangsek naik ke posisi ke-16.

(RCA 102,5 FM Bulukumba)

Syamsul Bakir : Radar Bulukumba Makin Berkembang

Syamsul Bakir Hamid: Pulang Kampung Membangun Bulukumba
Ia termasuk wartawan senior di Sulawesi Selatan. Karier kewartawanannya dimulai dengan menjadi wartawan harian sore Tegas di Makassar pada 1978. Di surat kabar itu, ia menapak dari bawah, yakni mulai reporter hingga dipercaya menjadi redaktur.

Dua belas tahun kemudian, ia ''hijrah'' ke mingguan Bina Baru di Makassar. Di surat kabar itu ia bertahan hingga 2008. Dalam rentang waktu itu, kepemilikan Bina Baru kemudian dibeli oleh Fajar Group dan berganti nama menjadi Beritakota Makassar.

Tahun 2008, ia diberi amanah membuka dan memimpin harian Radar Bulukumba. Hanya dalam tempo dua tahun, Radar Bulukumba telah berkembang pesat dengan ''menguasai'' pasar di Kabupaten Bulukumba, Selayar, dan Sinjai. Radar Bulukumba juga beredar di Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, dan Makassar.

''Ketika ditunjuk oleh Fajar Group untuk mendirikan Radar Bulukumba, saya langsung terima dengan senang hati. Saya berpikir inilah saatnya saya pulang kampung untuk membangun Bulukumba, tanah kelahiran saya,'' tutur Syamsul Bakir Hamid, kepada penulis di Bulukumba, 28 Maret 2011.

Syamsul Bakir lahir di Bulukumba pada 16 Maret 1958. Anak ke-2 dari delapan bersaudara dari pasangan Abdul Hamid Patumbui dan Sitti Ambong (almh) ini menikah dengan perempuan bernama Sitti Rahma Abdul Rahman, serta telah dikaruniai tiga anak.

Ketika sekolah di Sekolah Dasar, ia empat kali pindah sekolah, mulai dari SD Negeri 2 Terang-terang Bulukumba, kemudian pindah ke SDN 10 Ela-ela, SD Bulo-bulo, hingga tamat di SD 2 Tanete, Kecamatan Bulukumpa, pada 1971.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri 1 Bulukumba (1974) dan SMA Muhammadiyah Makassar (1977). Ia sempat kuliah di Akademi Teknologi Industri Makassar (ATIM) di Jl Sunu, Makassar, tetapi tidak selesai karena terlanjur mencintai dunia wartawan.

''Saya sudah jadi wartawan sejak 1978 sampai sekarang,'' tuturnya saat berbincang-bincang dengan penulis pada salah satu warung kopi di Bulukumba.

Selama menjadi wartawan, hampir semua jenjang pendidikan kewartawanan telah diikutinya, termasuk Pendidikan Peningkatan Keterampilan Jurnalistik (PPKJ) di Unhas tahun 1984. Ia juga aktif sebagai pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulawesi Selatan. Kini, di harian Radar Bulukumba, Syamsul Bakir dipercaya sebagai Direktur sekaligus Pemimpin Redaksi.

''Saya mendirikan Radar Bulukumba ini benar-benar dari nol. Saya sendiri yang cari dan menyeleksi calon reporter dan calon pegawai kantor. Saya yang cari dan sewa kantor. Awalnya mingguan dulu, kemudian pada Mei 2008, berubah jadi harian,'' papar Syamsul Bakir.

Selama dua tahun lebih terbit, Radar Bulukumba telah mengalami beberapa kejadian, antara lain kecurian, didatangi sejumlah pengunjukrasa, kantornya dilempari batu oleh orang yang tidak dikenal, serta dibakar. Syamsul Bakir juga pernah ditabrak ketika sedang naik sepeda motor hingga kakinya patah.

''Sudah banyak kejadian yang kami alami, tetapi itu semua tidak membuat saya dan teman-teman gentar. Kami tetap bekerja dan beraktivitas seperti biasa,'' katanya.

Melalui harian Radar Bulukumba, Syamsul Bakir telah melakukan berbagai hal untuk turut serta membangun Bulukumba dan sekitarnya, antara lain dengan mengadakan kegiatan jalan santai, pembersihan lingkungan, donor darah, pembinaan otomotif, pembinaan remaja masjid, serta pemilihan kepala sekolah dan guru favorit.

''Ada juga yang tidak menerima dengan baik apa yang kami lakukan, termasuk pemberitaan kami yang dianggap kurang berimbang dan sebagainya, tetapi saya menghadapinya dengan tenang dan memberikan penjelasan. Beberapa di antara mereka yang datang, saya sodori buku tentang Kode Etik Jurnalistik dan Undang-undang Pers. Akhirnya mereka paham dengan tugas wartawan dan fungsi pers,'' ungkap Syamsul Bakir Hamid. (*)

Jumat, 08 April 2011

Selayar Optimis Bangkit dari Kemiskinan Bangsa

Optimis Dapat Bantuan Pemerintah Pusat Berbagai Sarana dan Prasarana Telah Dibangun

Bupati Kepulauan Selayar, H Syahrir Wahab, meresmikan pemanfaatan dana BLM PNPM Mandiri Kelautan dan Perikanan di Desa Appatanah Kecamatan Bontosikuyu, yang dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar, DR Ir Marjani Sultan MSi.
Bupati Syahrir Wahab, dalam sambutannya mengatakan dengan perubahan nama dari Kabupaten Selayar menjadi Kabupaten Kepulauan Selayar, pemerintah pusat telah memberikan perhatian khusus. Karena rata rata daerah kepulauan masih termasuk daerah tertinggal.

Oleh karena itu, untuk mempercepat Kabupaten Kepulauan Selayar keluar dari daerah tertinggal, maka dimasukanlah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Sehingga kemungkinan, ada dana APBN yang dialokasikan ke Kabupaten Kepulauan Selayar nantinya.
Dikatakan ada beberapa kategori sebuah daerah, antara lain daerah sangat parah, daerah sangat tertinggal, daerah tertinggal dan daerah agak tertinggal. Kabupaten Kepulauan Selayar masih dalam kategori tertinggal. "Berarti tinggal satu kali lagi kita sudah keluar dari ketertinggalan. Selama empat tahun lebih Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar telah membangun berbagai sarana dan infrastruktur dasar masyarakat. Ini semua kita lakukan dalam rangka mempercepat pengentasan kemiskinan, dan keluar dari kemiskinan" tegasnya.
Hadir dalam acara peresmian pemanfaatan dana BLM PNPM, para asisten, Staf Ahli Bidang Kelembagaan, Atjo Patimbangi S Sos, Kepala Bagian Humas Protokol dan PDE, Ir Nur Kamar MM, Camat Bontosikuyu, Drs Andi Akhyadni, Para Kepala Desa Se Kecamatan Bontosikuyu, serta seluruh masyarakat Desa Appatanah, Rabu (3/2) lalu.
Syahrir Wahab mengemukakan bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar, telah dijadikan sebagai pusat pembudidayaan ikan karang. Pemerintah juga telah memberikan bantuan mesin katinting. Bahkan untuk tahun anggaran 2010, pemerintah juga telah memesan sampan fiber untuk para nelayan.
Pemerintah telah beritikad baik. "Saya berharap agar masyarakat nelayan dapat memanfaatkan dan menyambut program itu dengan baik. Satu bukti yang bisa kita persembahkan, harga bahan bakar minyak yang selama ini melebihi harga eceran tertinggi, sekarang sudah sesuai dengan harga yang berlaku secara nasional," kata Syahrir Wahab, yang juga disebut-sebut calon terkuat untuk memimpin Selayar lima tahun kedepannya..
Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, DR Ir Marjani Sultan MSi, dalam pengantarnya mengatakan bahwa semua pihak patut bersyukur dan berbangga karena punya pemimpin seperti H Syahrir Wahab, yang mempunyai kepedulian terhadap rakyat. Pemimpin yang mengetahui apa yang menjadi kebutuhan rakyatnya.
Dikatakannya, Kabupaten Kepulauan Selayar akan dijadikan enam kawasan perikanan. masing masing kawasan pertama, Gusung, Manarai, Dopa, kawasann kedua Borong-Borong, Batangmata sampai ke Utara, kawasan ke tiga Appatanah dan sekitarnya, kawasan ke empat Kayuadi, kawasan ke lima Pasimasunggu dan Pasimasunggu Timur dan kawasan ke enam Pasimarannu dan Pasilambena. "Kalau semua kawasan ini sudah dioptimalkan saya yakin Selayar akan menjadi Kota Perikanan. (*)

Makassar Urutan Ke 20 Indonesia Penggunaan Narkotika

Warga Makassar Peringkat 20 Pecandu Narkoba

Hasil survei Badan Narkotika Nasional (BNN) menempatkan Makassar di urutan 20 yang warganya pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang. BNN sendiri melakukan survei tersebut pada 30 kota besar di Indonesia.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNN Makassar, HA Takdir mengatakan, Kota Makassar merupakan salah satu kota metropolitan di Indonesia yang menjadi sasaran survei. Hasilnya, kota ini menyandang citra kurang baik karena masih tingginya tingkat penggunaan narkoba.
Dia menyebutkan, jumlah pecandu narkoba di Makassar saat ini sudah mencapai angka 51 ribu orang dari berbagai kalangan. Dari angka itu, remaja mendominasi.
Tingginya angka pecandu narkoba itu memungkinkan semakin meningkatnya penderita HIV/AIDS di kota ini. Menurutnya, jumlah pecandu barang terlarang itu harus menjadi keprihatinan semua warga dan harus diantisipasi penyebarannya.
Seluruh lapisan masyarakat harus mampu melakukan upaya sosialisasi dan pendekatan persuasif serta preventif kepada sesama warga agar jumlah pecandu narkoba bisa diminimalisir.
"Kita harus mengangkat dan menanamkan budaya siri' (malu) itu pada jiwa raga kita. Apalagi, Indonesia secara global masuk dalam ranking satu prudusen ekstasi. Inilah yang harus kita waspadai di Makassar," ucapnya.
Dikatakan Takdir, Pemkot berupaya melakukan penanggulangan dalam bidang pencegahan, penegakan hukum, terapi dan rehabilitasi.
Salah satu tugas pokok dari Lakhar BNK Makassar, menurut Takdir, adalah melakukan penyuluhan yang diharapkan mampu membina keluarga dan teman kerja secara efektif. Dengan begitu dapat diketahui secara dini situasi dimana terjadi penyalahgunaan narkoba pada lingkungan.
Wakil Walikota Makassar, Supomo Guntur mengingatkan kepada seluruh staf dan pejabat lingkup Pemkot Makassar untuk tidak coba-coba menggunakan narkoba. PNS yang terbukti terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba langsung diberi sanksi pemecatan.
"Para pejabat harus hati-hati. Sudah banyak laporan yang saya terima bahwa ada yang menggunakan narkoba. Kalau memang terbukti, saya akan beri sanksi tegas, bahkan pemecatan,'' tandasnya.(BKM)

Kamis, 07 April 2011

Kapolri : Briptu Noman Sangat Lucu

Kapolri Nilai Video Briptu Norman Lucu

Briptu Norman yang bertugas di Polda Gorontalo saat ini mendadak jadi terkenal. Video lipsync dan joget lagu India yang tersebar di You Tube kini menjadi trending topic di internet. Bahkan Kapolri Jenderal Timur Pradopo pun memuji bakat terpendam dari anak buahnya ini meski tetap memberikan peringatan.

‘’Lucukan videonya? Sekarang begini saja, masyarakat menganggap itu bagus, artinya dia kreatif. Tapi diakan sedang berdinas, jadi tidak boleh,’’ kata Timur pada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/4).

Timur pun memastikan, sanksi yang diberikan kepada Briptu Norman hanya sanksi teguran saja dan bukan sanksi disiplin. Sifatnya pun untuk membimbing agar bakat Norman bisa diarahkan pada jalur yang tepat.

‘’Artinya kreasinya disalurkan sesuai diluar jam dinas. Sanksi tidak ada, sanksinya cuma membimbing, artinya dia punya kreatifitas yang bagus , yah kita arahkan,’’ kata Timur seraya tertawa.

Meski mengaku belum menonton langsung video tersebut, namun Timur tak henti tertawa setiap kali wartawan bertanya tanggapannya mengenai video yang kini sudah diunggah oleh lebih 250.000 orang tersebut.

‘’Saya banyak disampaikan teman-teman. Katanya bagus. Intinya diarahkan saja, kalaupun ada sanksi nanti dari Kapolda. Kreatifitas ini harus disalurkan ke yang benar,’’ kata Timur.

Briptu Norman mendadak terkenal saat videonya kini menyebar ke nusantara melalui media internet. Dalam video berdurasi hampir 7 menit tersebut, Norman terlihat sangat hafal menyanyikan lagu berjudul ‘Chaiya,Chaiya’ lengkap dengan gerakan ala artis terkenal India Shahrukh Khan.(jpnn)

Mengenali Kelurahan Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar


                                                               
Mari, kenali Kelurahan Anda


                            Kelurahan Benteng

             Merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Benteng Kab. Kepulauan Selayar. Secara administrative, Kelurahan Benteng dibagi menjadi 6 Lingkungan :
  1. Lingkungan Lango-Lango
  2. Lingkungan Tanadoang
  3. Lingkungan Tanadoang Timur
  4. Lingkungan Pasangrahan
  5. Lingkungan Pasangrahan Timur
  6. Lingkungan Bua-Bua
                Dengan luas wilayah 1,94 Km2. Memiliki jumlah penduduk sebesar 11.247 Jiwa (Laki-Laki sebanyak 5.426 Jiwa dan Perempuan sebanyak 5.821 Jiwa). Jumlah Kepala Keluarga sebanyak 2.401 KK.
Disamping itu, Kelurahan Benteng merupakan wilayah kerja Pemerintahan yang merupakan bagian integral dari sistem pemerintahan daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai suatu kesatuan yang utuh yang menempati struktur terendah sekaligus sebagai ujung tombak pemerintah kabupaten dalam hal pelayanan dasar masyarakat, yang tentunya juga tidak terlepas dari obyek sekaligus subjek implementasi visi dan misi Bupati Kepulauan Selayar yang telah dituangkan dalam dokumen perencanaan pembangunan lima tahunan (RPJMD) 2010-2015.

                    Dengan demikian diharapkan agar Kelurahan Benteng dapat memberikan kontribusi riil dalam hal implementasi perencanaan yang lebih jelas dan lebih terukur dalam pelayanan publik.

Kelurahan Benteng memiliki Visi Misi sebagai berikut :

                            'M  O  T  T  O'
 Laksanakan Tugas Dengan "KEMAUAN DAN KEMAMPUAN"

                              'V  I  S  I'
" Menjadikan  Kelurahan Benteng Terdepan "

                              'M  I  S  I'
 1. Terwujudnya pelayanan yang bersifat Norma, Standar, Kriteria dan Prosedur
 2. Terwujudnya Pelayanan yang Efisien, Efektif yang setara bagi semua warga masyarakat
 3. Terwujudnya Komunikasi Sosial Kemasyarakatan dan Sosial Budaya dalam Sistem Administrasi kelurahan
 4.Terwujudnya Sikap Sensitive dan Responsive dari Seluruh Perangkat Kelurahan terhadap Tupoksinya.
 5.Terpenuhinya segala kualitas hidup bagi Perangkat Kelurahan.

          Visi dan Misi ini adalah mata rantai yang saling berkaitan dalam membangun kerangka menuju tercapainya kesejahteraan rakyat yang di inginkan, sebagaimana kata kunci dari Otonomi Daerah adalah Daulat Rakyat dan tugas diselenggarakannya Pemerintahan hanya memiliki dua Tujuan, Yakni Meningkatkan Kesejahteraan dan Memberikan Rasa Keadilan kepada Masyarakat. Dan berpijak dari sinilah, maka Kelurahan Benteng bersama seluruh perangkatnya menjadi bagian tak terpisahkan dari koridor Visi dan Misi tadi. Sehingga Kelurahan Benteng yang merupakan bagian integral dari Kabupaten Kepulauan Selayar, yang tentunya mempunyai satu kesatuan yang utuh yang menempati struktur terendah sekaligus sebagai ujung tombak dalam Penyelenggaraan Pelayanan Dasar Masyarakat. Visi dan Misi Kelurahan Benteng ini adalah juga merupakan objek sekaligus subjek implementasi Visi dan Misi Bupati Kepulauan Selayar, sebagaimana tertuang dalam RPJP dan RPJM

Sebuah Kalimat Tentang Pembangunan Kilang Minyak Di Selayar


Rabu, 12 Agustus 2009
gonjang ganjing kilang minyak di selayar
seiring dengan addanya issu bahwa di selayar akan dibangun kilang minyak di kec. bontomatene maka berawal tahun 1996 telah terjadi beberapa perseteruan antara beberapa keluarga yang mengaku berhak atas tanah yang akan dibangun kilang minyak. Namun dalam hal ini pemerintah selayar rupanya tidak merespon
Diposkan oleh tanadoang di 03:00 http://img2.blogblog.com/img/icon18_edit_allbkg.gif
http://tanadoangtanete.blogspot.com/2009/08/gonjang-ganjing-kilang-minyak-di.html

Berita Baru Tentang Si Cantik Pembobol Citi Bank

Berita Terbaru Melinda Dee Pembobol Citibank
Berita Terbaru Melinda Dee Pembobol Citibank, Foto – Karyawati Pembobol uang nasabah 17 M di Citibank, kini sedang menjadi topik perbincangan hangat di internet. MD mempunyai pangkat tinggi di Citibank dan bekerja di Citi Landmark. banyak yang bilang MD ini adalah RM alias Relationship manager yang membina hubungan dengan para nasabah citibank.

Kasus penggelapan dana nasabah citibank kini masih terus diselidiki oleh polisi. MD pun telah tertangkap namun sepertinya masih banyak orang yang penasaran dengan siapa itu Melinda Dee? Semenjak foto melinda dee yang seksi itu dipajang di forum terkenal indonesia, sepertinya malah lebih banyak yang berkomentar soal kecantikan dan keseksiannya. memang sih saya akui melinda dee seksi sekali terutama dada nya yang besar sekali.

Malinda merupakan karyawati Citibank senior. Diperkirakan dia sudah bekerja di bank asing itu sekitar 15 tahun.

seperti yang dikutip dari berita ekstrim, “Setahun lalu, jabatan dia Senior Relation Manager, dengan pangkat Vice President. Ini pangkat tertinggi untuk karyawan Citibank,” kata sumber yang pernah beberapa tahun bekerja di bank tersebut.

Malinda Dee pernah menjadi account officer (AO) di Citibank cabang Landmark. Para nasabahnya pejabat dan orang-orang kaya, khususnya para pengusaha pribumi. “Setahu saya, Malinda punya prestasi yang sangat bagus,” kata dia yang pernah satu kantor dengan Malinda itu.

“Dia sangat senior dan menjadi panutan di Citibank karena jago mengelola nasabah. Yang saya dengar, dia sudah bekerja di Citibank sudah 15 tahunan,” ujar sumber yang lain. Sehari-hari, dia mengantor dengan mengendarai mobil mewah. Salah satunya mobil Mercedes S 300.

Karena prestasinya, Malinda menjadi Senior Relation Manager Citigold. Jadi, dia memang khusus menangani para nasabah besar yang memiliki deposito di atas Rp 500 juta.

Selama ini, Malinda dikenal sebagai orang yang baik, murah senyum dan berbicara sangat santun. “Dia memang jago dan piawai mengelola hubungan dengan nasabah Citigold, karena memang dia sudah lama di Citibank. Cara bicaranya pelan, santun, murah senyum, baik,” ujar dia.

Karena itu, narasumber ini mengaku terkejut mendengar Malinda Dee ditahan aparat kepolisian dengan dugaan penggelapan dana nasabah. “Semua karyawan Citibank yang bekerja di Landmark, pasti kenal dia,” kata dia.

Sumber itu juga mengakui bahwa Malinda memang cantik dan memiliki postur tubuh yang menarik, meski ada informasi miring yang beredar di kalangan karyawan tentang kecantikannya itu. Usia Malinda juga masih simpang siur. “Ada yang bilang dia sekitar 37 tahun, tapi ada yang bilang sebenarnya usia dia sekitar 45 tahun. Saya gak tahu persis,” kata dia.

Mabes Polri mengungkap kasus penggelapan dana nasabah di Citibank ini pada Jumat (25/3/2011) atas laporan nasabah. Polisi telah menangkap Malinda dan menyita sejumlah barang bukti, antara lain dokumen-dokumen transaksi dan 1 unit mobil merek Hummer-3 Luxury Sport Utility B 18 DIK yang ditaksir senilai Rp 3,4 miliar.

Malinda dijerat pasal 49 ayat 1 dan 2 UU no 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU no 10 tahun 1998 tentang perbankan dan atau pasal 6 UU no 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU no 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU no 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Citibank telah menyampaikan rilis mengenai kasus ini. Citibank menjamin perlindungan bagi nasabahnya terkait kasus penggelapan dana Rp 17 miliar itu. Citibank menegaskan semua nasabah aman dan akan diberi penggantian bagi yang dirugikan.

Foto Seksi Malinda Dee pastinya bakal makin ramai dicari orang nih. kriminal kerah putih ini memang cantik dan montok. liat saja tuh teteknya yang besar kayak balon. menurut gosip yang beredar malinda dee melakukan suntik Botoks setiap tahun di jepang dan melakukan operasi plastik untuk menjadi cantik.


Wajah MD alias Melinda Dee memang cantik. Bahkan tubuh dipoles agar tampil seksi. Wanita pembobol uang Rp17 miliar milik nasabah Citibank, mempermak wajah dan tubuhnya berkat kecanggihan operasi plastik dokter di Jepang.

Berbagai forum di dunia maya, termasuk di facebook dan twitter, menyebutkan wajah wanita MD alias Melinda Dee, 47, yang bernama asli Inong Melinda ini hasil berkali-kali operasi plastik. Tak sedikit pula yang memasang foto MD semasa muda dengan wajahnya yang manis dan polos.

Disebut-sebut, kutip dari poskota, operasi kecantikan yang tampak rapi itu tak dilakukan di Indonesia melainkan di Jepang. Bahkan, buah dadanya dibuat menonjol sehingga makin seksi. Tak heran, penampilan ibu beranak dua itu selalu terlihat fresh. Di kalangan karyawan Citibank banyak yang menebak-nebak usianya. Umumnya mengira MD lebih muda dari umur sesungguhnya.

“Padahal dua anak kami semua sudah besar. Yang sulung sudah lulus dan tinggal menunggu wisuda,” kata Agus, mantan suami Melinda pada Pos Kota setelah dimintai keterangan polisi, Selasa (30/3) malam.

Agus mengakui, MD sangat suka kehidupan yang glamour. Untuk menunjang penampilannya, MD melalukan permak wajah ke luar negeri. Untuk perawatan kecantikan sehari-hari, ia mempercayakannya pada sebuah salon di Tebet, Jaksel. “Biar senang hidup mewah, dia itu sayang sama anak-anaknya,” ungkapnya. “Setelah berpisah, saya jarang bertemu dia. Tapi anak-anak sering bertemu ibunya.”

Bagi Kadiv Humas Polri, Irjen Anton Bachrul Alam, lain lagi. “Dia itu operasi semua. Dirombak wajahnya. Jadi, sebetulnya nggak cantik,” ujarnya di Mabes Polri.

Up To Date

Pengikut