11/12/01 - 12/01/01
SELAYAR TERKINI WEBLOG INI DIBANGUN UNTUK MELENGKAPI KEBUTUHAN INFORMASI TENTANG SELAYAR OLEH KAMI PUTRA - PUTRI TANADOANG YANG SANGAT MENGINGINKAN PEMBANGUNAN SELAYAR DAPAT DIKETAHUI OLEH PUBLIC DENGAN TUJUAN MENARIK PARTISIPASI DEMI KELANJUTANNYA. SEMOGA KAMI BISA DAN MAMPU MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI ORANG SELAYAR DIMANAPUN BERADA, WALAUPUN DENGAN SEGALA KETERBATASAN. SILAHKAN KIRIMKAN SARAN DAN KRITIK ANDA KE LAYANAN ADUAN PUBLIK MELALUI SMS DI NOMOR 085 342 70 70 70 ATAU KELAYANAN LAINNYA DI WEBLOG INI. SALAM TANADOANG. NANTIKAN PROGRAM SPECIAL RAMADHAN 2012 DIRADIO CONTREND FM.

SETDA PEMKAB KEPULAUAN SELAYAR

Follow by Email

Jumat, 30 Desember 2011

Kapal Bermuatan Puluhan Ton BBM Tujuan Selayar Ter...

Media Selayar: Kapal Bermuatan Puluhan Ton BBM Tujuan Selayar Ter...: Dua Pekan, Dua Kapal Pengangkut Bbm Jatah Selayar Bernasib Naas Saat mendengar bahwa sebuah kapal yang mengangkut puluhan ton bbm jatah ...

Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

Minggu, 25 Desember 2011

Wujudkan Kabupaten Kepulauan Selayar Yang Maju Sejahtera dan Religius.

RPJMD dan RTRW Tentukan Kemajuan Daerah

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), adalah dua dokumen perencanaan yang sangat menetukan kemajuan pembangunan daerah, dalam rangka mewujudkan Kabupaten Kepulauan Selayar yang maju, sejahtera dan religius. 
Untuk itu, dipandang penting dalam menyamakan persepsi dan menyatukan komiten, dalam keterpaduan dan mempercepat kemajuan pembangunan daerah dengan memanfaatkan sisi kekuatan secara proporsional. 
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H Saiful Arif SH, ketika membuka Sosialisasi Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang RPJMD tahun 2010-2015 dan Ranperda RTRW Tahun 2011-2031 tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar. 
Turut hadir dalam sosialisasi tersebut, para asisten, staf ahli, para kepala SKPD, para camat, lurah/desa serta undangan lainnya. Saiful Arif menyebutkan, RPJMD bukan hanya merupakan penjabaran visi, misi dan kebijakan bupati dan wakil bupati, namun merupakan program pembangunan wilayah yang dilaksanakan semua pihak, dalam proses pembangunan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. 
RPJMD tersebut, merupakan perwujudan komitmen pemerintah, swasta dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, sebagai upaya pembangunan yang dilaksanakan secara bersama dalam kurun waktu lima tahun berjalan. 
Terkait ditetapkannya Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang RPJMD 2010-2015, Saiful Arif menjelaskan, maka arah kebijakan dan program pembangunan daerah lima tahun kedepan, harus didasarkan pada perda tersebut. 
Ketentuan itu, merupakan amanat kepada seluruh stakeholder pembangunan daerah, mulai tingkat kabupaten sampai tingkat desa/kelurahan. 
Penyusunan RTRW, dilaksanakan melalui penyiapan dan pembuatan dokumen materi teknis penataan ruang, yang didukung perda sebagai legalitas formal berdasarkan amanat Undang-undang No 26 Tahun 2007. (upeks)




Selayar Terkini

Gebrakan KPK di Bawah Pimpinan Abraham Samad

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah pimpinan baru membuat kebijakan yang berbeda dari biasanya dalam hal komposisi dan tanggung jawab masing-masing pimpinan KPK.

Ketua KPK, Abraham Samad mengatakan, lima pimpinan KPK saat ini, Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnaen dan Abraham sendiri akan fokus pada bidang penindakan.

"Bahwa banyak kasus besar yang jadi perhatian publik dan juga kita Pimpinan KPK berlima, kita putuskan bahwa pimpinan kelima ini mengkonsentrasikan dirinya pada bidang penindakan," ujar Abraham di gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/12/2011).

Abraham menjelaskan, tidak ada pembagian wakil ketua siapa yang harus bertanggung jawab di bidang penindakan dan pencegahan seperti yang selama ini terjadi. Katanya, pimpinan berlima itu pun merangkap bertanggungjawab terhadap bidang pencegahan.

"Jadi lima-limanya bertanggungjawab pada penindakan dan kelima-kelimanya juga pada pencegahan. Jadi ini (penindakan dan pencegahan) akan berjalan beriringan," ujarnya.

Keputusan ini, katanya, diambil berdasarkan rapat pimpinan yang dilakukan siang hingga petang, Jumat (23/12/2011). Kebijakan ini tentu berbeda dengan komposisi kepemimpinan di dua masa kepemimpinan sebelumnya.

Pada periode 2007-2011, Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan dijabat oleh Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, sementara Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan dijabat oleh Haryono Umar dan Jasin. Pembagian seperti ini juga terjadi pada kepemimpinan KPK periode sebelumnya yang diketuai Taufiqurrahman Ruki.
http://www.inilah.com/read/detail/18...di-bawah-samad




http://forum.kompas.com/nasional/58020-inilah-gebrakan-pertama-kpk-di-bawah-pimpinan-abraham-samad.html









Redaksi Selayar Terkini

Rabu, 21 Desember 2011

Abraham Samad Mungkin Lupa Dengan Feri Km.Takabonerate Selayar

Saya tahu betul bahwa Abraham Samad SH menghapal sangat jelas kasus korupsi dana Apbd Selayar tahun 2002 senilai 5,5 M rupiah telah berimbas  hingga tahun 2009 dalam pembelian kapal feri murah meriah muntah-muntah senilai 750 juta rupiah lengkap dengan cat baru dan boks baru sebagai ruang vip ber AC dengan hanya membeli sebuah kapal landing craft tank Manumbar IX kemudian di sulap menjadi sebuah kapal feri impian orang Selayar yang kemudian dibandrol dengan harga 5,5 M   lengkap dengan kwitansi bermeterai dan cap saksi serta persetujuan  semua yang terkait bertanggungjawab atas uang rakyat di Selayar saat itu walaupun pada akhirnya semuanya cuci tangan dan  tidak satupun yang mau  menjadi penanggungjawab  dalam pencurian uang rakyat miliaran rupiah ini.   Tidak sampai disitu saja proses merugikan negara ini, karena pada  proses pembayaran utang daerah ke bank pembangunan Sulsel sebagai pembayaran pengembalian  kredit yang timbul  dengan jaminan apbd Selayar selama hampir sepuluh tahun hingga tahun 2010. Selanjutnya sejumlah pengeluaran kemudian muncul akibat kasus ini termasuk pembiayaan yang dibebankan atas proses hukum yang timbul serta perkara yang ditimbulkan oleh masalah ini. Namun hasilnya tetap saja sama, Kapal Feri Rakitan KM Takabonerate Selayar hingga saat ini belum di kembalikan ke Selayar setelah sebelumnya dijadikan sebagai barang bukti oleh kejati Sulsel sekitar tahun 2003/2004 lalu dengan tersangka mantan Bupati Selayar  HM.Akib Patta dan Mantan Ketua DPRD Selayar H.Ince Langke IA menyusul para tersangka lainnya sebanyak 9 orang wakil rakyat serta beberapa pejabat pemkab Selayar yang land sektornya menjadi pelaksana teknis pengadaannya.


Kasus Korupsi pembelian kapal feri sebagai barang yang sangat dibutuhkan masyarakat Selayar ternyata telah menjadi sebuah sumber awal defisitnya anggaran rakyat Selayar hingga saat ini. Bisa dibayangkan ketika pertama kali sebuah transasksi harus dipertanggungjawabkan semahal mungkin padahal harganya sangat murah hanya karena mau menutupi utang yang timbul akibat pembelian kapal feri tersebut. Sehingga sangatlah pantas bila semua yang pernah terlibat dan pernah mengambil keuntungan dari pembelian kapal feri takabonerate  ini merasa bersalah dan malu, bukan malah sebaliknya merasa bersih dan sok suci karena penegak hukum tidak berhasil mendeteksi kesalahan anda dalam pemeriksaan. Yang kemudian di kuatkan dalam putusan hakim yang hanya mengadili sesuai pasal dalam undang-undang yang di ajukan oleh JPU saat itu.


Kasus ini telah sampai ke tingkat pusat peradilan dipusat. Malah telah dilaporkan ke pusat dimana pusatnya orang melaporkan kasus koruspi di Indonesia ini.


Dengan terpilihnya pak Abraham sebagai ketua KPK maka kami hanya bermaksud mengingatkan bahwa kapal takabonerate yang pernah menjadi salah satu gawe advokasi Bapak sampai saat ini masih belum tuntas malah mengarah ke kapal hilang, uang hangus dan proses  hukumnya  mampus.


Itu saja, Pak.


Siapakah Sebenarnya yang paling banyak menerima uang dalam proyek ini ?  Jawabannya adalah .. Diantara  Mereka Para Terdakwa itu Pasti Tahu .










Selayar
Abraham Samad Mungkin Lupa Bahwa Kapal Feri Takabonerate Selayar Belum Ditemukan

Saya tahu betul bahwa Abraham Samad SH menghapal sangat jelas kasus korupsi dana Apbd Selayar tahun 2002 senilai 5,5 M rupiah telah berimbas  hingga tahun 2009 dalam pembelian kapal feri murah meriah muntah-muntah senilai 750 juta rupiah lengkap dengan cat baru dan boks baru sebagai ruang vip ber AC dengan hanya membeli sebuah kapal landing craft tank Manumbar IX kemudian di sulap menjadi sebuah kapal feri impian orang Selayar yang kemudian dibandrol dengan harga 5,5 M   lengkap dengan kwitansi bermeterai dan cap saksi serta persetujuan  semua yang terkait bertanggungjawab atas uang rakyat di Selayar saat itu walaupun pada akhirnya semuanya cuci tangan dan  tidak satupun yang mau  menjadi penanggungjawab  dalam pencurian uang rakyat miliaran rupiah ini.   Tidak sampai disitu saja proses merugikan negara ini, karena pada  proses pembayaran utang daerah ke bank pembangunan Sulsel sebagai pembayaran pengembalian  kredit yang timbul  dengan jaminan apbd Selayar selama hampir sepuluh tahun hingga tahun 2010. Selanjutnya sejumlah pengeluaran kemudian muncul akibat kasus ini termasuk pembiayaan yang dibebankan atas proses hukum yang timbul serta perkara yang ditimbulkan oleh masalah ini. Namun hasilnya tetap saja sama, Kapal Feri Rakitan KM Takabonerate Selayar hingga saat ini belum di kembalikan ke Selayar setelah sebelumnya dijadikan sebagai barang bukti oleh kejati Sulsel sekitar tahun 2003/2004 lalu dengan tersangka mantan Bupati Selayar  HM.Akib Patta dan Mantan Ketua DPRD Selayar H.Ince Langke IA menyusul para tersangka lainnya sebanyak 9 orang wakil rakyat serta beberapa pejabat pemkab Selayar yang land sektornya menjadi pelaksana teknis pengadaannya.

Kasus Korupsi pembelian kapal feri sebagai barang yang sangat dibutuhkan masyarakat Selayar ternyata telah menjadi sebuah sumber awal defisitnya anggaran rakyat Selayar hingga saat ini. Bisa dibayangkan ketika pertama kali sebuah transasksi harus dipertanggungjawabkan semahal mungkin padahal harganya sangat murah hanya karena mau menutupi utang yang timbul akibat pembelian kapal feri tersebut. Sehingga sangatlah pantas bila semua yang pernah terlibat dan pernah mengambil keuntungan dari pembelian kapal feri takabonerate  ini merasa bersalah dan malu, bukan malah sebaliknya merasa bersih dan sok suci karena penegak hukum tidak berhasil mendeteksi kesalahan anda dalam pemeriksaan. Yang kemudian di kuatkan dalam putusan hakim yang hanya mengadili sesuai pasal dalam undang-undang yang di ajukan oleh JPU saat itu.

Kasus ini telah sampai ke tingkat pusat peradilan dipusat. Malah telah dilaporkan ke pusat dimana pusatnya orang melaporkan kasus koruspi di Indonesia ini.

Dengan terpilihnya pak Abraham sebagai ketua KPK maka kami hanya bermaksud mengingatkan bahwa kapal takabonerate yang pernah menjadi salah satu gawe advokasi Bapak sampai saat ini masih belum tuntas malah mengarah ke kapal hilang, uang hangus dan proses  hukumnya  mampus.

Itu saja, Pak.

Siapakah Sebenarnya yang paling banyak menerima uang dalam proyek ini ?  Jawabannya adalah .. Diantara  Mereka Para Terdakwa itu Pasti Tahu .





Selayar
Selayar

Senin, 19 Desember 2011

Mengantisipasi Musibah Pelayaran MV. Minanga Ekspres Diistrahatkan



Menyusul mulai berhembusnya angin barat di atas langit Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, dua kapal cepat yang sehari-harinya melayani route penyeberangan, Dermaga Rauf Rahman Benteng Selayar, dan Dermaga Lappe’e, Kabupaten Bulukumba, terpaksa menghentikan sementara aktivitas pelayarannya.
Sampai hari, Rabu, (14/12) pagi,  kapal fiber MV. Minanga Ekspress 05 dan 07 tampak masih duduk manis di bibir kolam perlindungan, Dermaga Rauf Rahman, Benteng Selayar.
Padahal, kedua kapal asal Tanjung Pinang ini, biasanya lebih banyak berada di Kabupaten Bulukumba. Terutama, saat musim barat mulai melanda perairan laut Kabupaten Kepulauan Selayar dan sekitarnya.
Komandan Pos SAR Kabupaten Kepulauan Selayar, Djunaidi, S.Sos mengungkapkan, “pelayaran, kapal fiber MV. Marina Express 05, dan MV. Marina Express 07 sengaja dihentikan sementara untuk menekan potensi kecelakaan pelayaran, selama musim barat tahun 2011 ini”.
Penghetian sementara arus pelayaran kedua kapal fiber ini, tak lebih dari sekedar, aba-aba kehatia-hatian, bagi para pemilik perusahaan armada pelayaran untuk senantiasa mawas diri. Sebelum kemudian, korban kecelakaan pelayaran kembali mengalami pertambahan.
Sampai diturunkannya berita ini, Djunaidi tidak berani memastikan sampai kapan, pelayaran kapal cepat ini akan diistrahatkan. Yang pasti, kapal akan kembali diizinkan berlayar, saat kondisi gelombang laut kembali normal, seperti sediakala, pungkas Jun, saat dikonfirmasi via telefon selularnya, hari Senin, (14/12) pagi.   (fadly)








Selayar

Potongan Perahu Terdampar Dan Dievakuasi Ke Darat



Atas  bantuan warga masyarakat dan Babinsa Kelurahan Benteng Utara, barang bukti, potongan perahu sampan nelayan, sepanjang kurang lebih 3 meter yang  terdampar di pesisir pantai Lingkungan Mangara Bombang, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, berhasil dievakuasi ke darat, pada hari Minggu, (18/12) siang, sekira pukul 11.30 WITA.
Tindakan evakuasi dilakukan, setelah sebelumnya penemuan potongan sampan ini sempat dikoordinasikan dengan pemerintah kelurahan Benteng Utara dan Camat Benteng.
Babinsa Kelurahan Benteng Utara menandaskan,  evakuasi sengaja dilakukan untuk menghindari potongan perahu tersebut kembali dihantam ombak, dan akhirnya terseret lebih jauh dari lokasi awalnya.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, potongan perahu sampan ini diperkirakan berasal dari luar wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar dengan mengingat, wilayah perairan Kepulauan Selayar yang berdekatan dengan Pulau Samalona, Kodingareng, Kota Makassar dan sekitarnya.
Terkait penemuan ini, masyarakat mengharapkan, “pihak-pihak terkait, dapat kembali mengefektifkan posko penanggulangan bencana di masing-masing wilayah kelurahan, desa, dan kecamatan, terutama yang kawasannya berada di daerah pesisir pantai”.
Kendati, posko penanggulangan bencana daerah di tingkat kabupaten telah sejak lama melakukan langkah antisipasi menyambut mulai masuknya musim cuaca buruk.
Masyarakat juga berharap, Dinas Perhubungan, Komunikasi & Informasi Kabupaten Kepulauan Selayar dapat menyiagakan reviter dan alat komunikasi radio panggilnya guna memudahkan arus komunikasi, bila sewaktu-waktu terjadi peristiwa yang berada di luar dugaan.
Terlebih lagi, kondisi angin kencang yang disertai dengan badai gelombang pasang dalam beberapa hari terakhir, dinilai sejumlah pihak sangat rawan menjadi pemicu terjadinya kecelakaan pelayaran di laut. (fadly)






Selayar

Dewan Selayar Akan Panggil Pemerintah Daerah, Pengusaha Bbm Dan Polisi

Ratusan massa yang mengikuti aksi unjuk rasa damai di kantor DPRD Selayar hari ini Senin  (19/12) diterima oleh komisi C Dprd Selayar di penerimaan aspirasi lantai satu. Terpantau sebanyak tujuh orang wakil rakyat menerima wakil  massa yang diawali dengan pembukaan kata oleh Adi Ansar S.Hut sebagai ketua penerima aspirasi.  Dalam rangkaian kalimat yang diungkapkan oleh Adi pada intinya sangat mendukung gerakan moral masyarakat yang menyuarakannya secara demokratis dengan membawa aspirasi ke kantor dewan ini, selanjutnya mempersilahkan kepada wakil massa yang didampingi oleh Andi Fajar dari lsm lingkar hijau Indonesia. Dalam mengutarakan tuntutan masyarakat Selayar yang selama ini mengalami kesulitan bbm dimana alasan klasik dari para pengusaha selalu saja menjadi alasan utama. Selain itu melalui dewan mereka meminta kepada Pemerintah Daerah dan pihak kepolisian agar memberikan tindakan dengan memberikan sangsi pencabutan izin kepada pengusaha nakal. Karena selama ini mereka menilai sangat tidak pernah ada tindakan terhadap para pengusaha bbm diselayar.

Mendengar pembacaan tuntutan dari para wakil massa , selanjutnya penerima aspirasi kemudian memberikan pendapat diantaranya Adi Ansar S,hut, M.Sukran Yusuf dan Drs.Asking serta H.Andi Idris yang pada kesimpulannya menyepakati dan mengajukan sejumlah usulan yang pada kesimpulannya akan melakukan pemanggilan terhadap pihak pihak terkait dalam persoalan bbm di Selayar.

Setelah seluruh yang hadir sepakat, massa pun bergerak ke mapolres Selayar.


Selayar

Program Nasional KB Di Selayar Menggembirakan


Belum lagi medan yang begitu sulit dan sarana yang sangat terbatas ditambah personil yang masih butuh penambahan hingga layak dan mencukupi semua kebutuhan bidang bidang tugas, tidaklah membuat Hj.Andi Mamuncaragi SE, mengalah sedikitpun dari amanah dan kepercayaan kepadanya sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Selayar.  Saya sudah memasuki tahun ke tiga mendapat tugas seperti ini, dan saya sangat menyukai tugas tugas seperti ini ujarnya kepada wartawan. Lebih lanjut ibu Hajjah yang terkenal cukup peduli dengan kepentingan dan kebutuhan perempuan di Selayar menjelaskan bahwa dirinya pada saat mengawali tugas sebagai kepala Bppkb di Selayar ini hanya bisa menyusun program, pasalnya dari anggaran dan sdm yang ada dan saya dapati sangatlah tidak bisa memulai sebuah kelembagaan yang designnya cukup mahal dan menasional, sehingga dengan  daya upaya pada setiap kali terbentur dilapangan dengan persoalan sdm dan pendanaan maka saya selalu melakukan koordinasi dengan Bupati Selayar yang cukup peduli dengan keadaan masyarakat Selayar. Bisa dibayangkan bila sampai saat ini selama hampir tiga tahun saya menjabat , saya adalah satu satunya pemimpin skpd yang tidak menggunakan fasilitas mobil dinas daerah, karena memang sejak awal saya nyatakan kepada Bapak Bupati Drs.H.Syahrir Wahab MM bahwa saya tidak usah di beri mobdin dengan catatan cukupkan anggaran operasional para tenaga penyuluh dan anggaran rutin di skpd saya, dan ini betul betul mendapat perhatian serius dari beliau, walaupun kebutuhan para tenaga penyuluh di seluruh kabupaten selayar kepulauan ini belumlah dibilang dapat terpenuhi semuanya. Bayangkan saja bila di wilayah kepulauan, kami melakuka upaya penyuluhan keluarga berencana dan pemeriksaan rutin terhadap akseptor harus melalui jalur pelayaran puluhan jam lamanya, sehingga di mungkinkan pada tahun tahun anggran yang akan datang akan kami usulkan adanya puskel keliling yang bisa kami gunakan.

Menyangkut bidang tugasnya secara tehnis, Hj.Andi Mamuncaragi SE menjelaskan bahwa dengan keuletan dan solidnya para sdm kami di lapangan , maka kondisi program keluarga berencana  di tengah tengah masyarakat Selayar semakin menunjukkan grafik yang cukup menggembirakan. Tinggal bagaimana memberikan pelayan yang nantinya mampu mengembangkan program yang ada saat ini. Kami sebagai tenaga tehnis dilapangan sangat terbantu oleh adanya sosialisasi yang rutin melalui program interaktif radio dan masukan masukan dari media ini, karena dengan adanya p[rogram kerjasama media radio, semakin cepatlah program program dapat sampai ke akseptor. Termasuk layanan layanan pendidikan melalui iklan layanan masyarakat serta pengumuman terjadwal juga telah terlaksana. Tinggal bagaimana mempertahankan program kerjasama yang telah terjalin ini.

Program pendidikan bagi anak usia remaja insya Allah pada tahap ini juga kami mulai laksanakan, dan yang paling prioritas adalah sosialisasi  dan pemahaman penggunaan alat kontrasepsi modern yang aman digunakan.  kunci Mamuncaragi kepada wartawan selanjutnya berlalu memasuki ruang rapat di kantornya.







Selayar

Massa Rencana Datangi Kantor Polisi Dan Dprd Selayar

Sejumlah aparat kepolisian Selayar terpantau berjag jaga di depan kantor Dprd Selayar pagi ini 10.00 Wita.. Dari informasi yang berhasil diperoleh media ini mengenai adanya penjagaan di depan kantor DPRD Selayar mengatakan bahwa akan ada aksi massa terkait kelangkaan bbm di wilayah selayar yang tidak pernah normal. Di sinyalir kuat ada penyimpangan dalam beberapa hal menyangkut pendistribusiannya sehingga masyarakt memilih mendatangi wakil rakyat mereka di dewan dan selanjutnya diinformasikan juga akan mendatangi kantor kepolisian selayar terkait sejumlah penyalur dan pengecer bbm  adalah keluarga oknum anggota Polres Selayar serta ada beberapa kasus terkait bbm yang ditangani polres selayar akan dipertanyakan kelanjutannya. Demikian informasi yang didapatkan media ini pada pagi hari Senin (19/12).

Hingga saat ini keberadaan bbm di Selayar masih belum sepenuhnya disebut lancar, buktinya harga di pengecer masih dipermainkan antara 7000 rupiah hingga 10.000 rupiah per botol. Belum lagi pihak agen seenaknya membuka dan menutup pangkalannya. Pihak kepolisian malah telah beberapa kali menemukan adanya dugaan penimbunan namun belum diketahui proses hukum yang berlaku. Hal ini diungkapkan oleh sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Selayar

Sabtu, 17 Desember 2011

Aji Sumarno DiJagokan Dalam Muskab XII KNPI Selayar

Musyawarah Kabupaten DPD II Knpi Kabupaten Kepulauan Selayar di buka oleh Bupati Kepulauan Selayar di aula kantor Depag Selayar pada Jumat 16/12.  Seluruh  pengurus dan anggota dari seluruh wilayah kecamatan dan sejumlah pengurus Dpd II Selayar hadir dalam pembukaan  termasuk sejumlah pejabat yang di undang. Dalam Muskab ke XII ini rencananya akan dilakukan pemilihan ketua baru pasca kepengurusan ketua lama Saharuddin Spd.Mpd yang telah berakhir.

Aji Sumarno SSTP MM yang merupakan penguruslama dalam jabatan wakil ketua bidang otoda Dpd II Knpi pada periode lalu dijadikan sebagai calon kuat pengganti Saharuddin. Dan menurut informasi dari salah seorang pengurus yang tidak mau disebut identitasnya menyatakan bahwa sudah sewajarnyalah bila Aji Sumarno yang terpilih mengganti posisi Saharuddin. Hal ini dinilai dari bagaimana pola pola pemikiran dari Aji dan bagaimana Aji kemudian membawa sejumlah program organisasi ini sebelumnya. 

Sementara itu Mursalim S.Sos yang pada kepengurusan periode ini menjabat sebagai wakil ketua bidang otoda memberikan tanggapan cukup serius bahwa pleno sebelum muskab ini di laksanakan memang telah menyepakati agar Bung Aji Sumarnolah yang paling pantas. Bertolak dari bagaimana prestasi dan prestise serta etikanya selama ini , saya kira beliaulah yang paling pas untuk menduduki kursi kosong satu di kepengurusan KNPI kabupaten Selayar. Kami ada beberapa yang sangat mendukung termasuk dari kepengurusan wilayah terdengar telah sepakat dalam Muskab kali ini., ujarnya kepada wartawan.


Muskab  DPD II KNIP Selayar ini terbilang cukup tersosialisasi karena sebelum pelaksanaan hari H, telah dilaksanakan sejumlah kegiatan diantaranya kunjungan ke sejumlah pondok pesantren dan rumah rumah ibadah serta pemberian bantuan terhadap warga miskin. Selanjutnya juga dilaksanakan invitasi olah raga otak dan olah raga fisik serta gerak jalan santai bersama pemuda yang di ikuti ribuan peserta  pada pekan kemarin. 

Penyidik Dinilai Diskriminasi Penyitaan Barang Bukti Lakalantas Di Selayar

Penanganan Kasus Lakalantas di Selayar Perlu Perhatian Kapolri



Kecelakaan lalu lintas yang terjadi dua tahun lalu yang menimpa Ryan  dan Kadir di jalan  WR.Supratman Benteng Kabupaten Selayar masih belum tuntas. Malah penanganan pihak berwajib makin membingungkan.  Menurut Ryan, kalau yang terkesan disalahkan adalah dirinya, sementara dirinya merasa bahwa penyebab kecelakaan terjadi awalnya karena Kadir sendiri yang menyalakan lampu tanda kanan eh eh eh malah nyelonong ke kiri, akhirnya kendaraannya tersenggol dan masing masing terjatuh.  Karena tidak punya kemampuan untuk mengganti motor Kadir yang ngotot tidak mau menerima kejadian ini, akhirnya Ryan dinyatakan sebagai tersangka.  Selanjutnya yang bikin saya bingung karena sepeda motor nenek saya yang saya pake sampai saat ini jadi barang bukti terus di mapolres, sementara motor lawan saya gak tahu kemana ujar Ryan.   Sampai saat ini saya malah ga tahu status saya. masak 2 tahun saya jadi tersangka terus.  Trus apa bedanya saya dengan yang lain. Trus apa bedanya motor saya dengan motor yang bisa keluar itu.

Dari penuturan ini, sepertinya pimpinan atau atasan Polantas perlu turun ke daerah. Kalau begini semua bawahannya, kasian masyarakat Indonesia. Belum lagi kalau mo jujur, sebenarnya banyak juga kasus lakalantas yang tidak lanjut ke meja hijau, apalagi kalau misalnya mereka kemudian punya beking cukup kuat.

Khusus di Selayar sebenarnya memang banyak kecelakaan lalu lintas yang ga lanjut ke meja hijau, tapi jumlahnya ga tahu berapa.  Bila dibandingkan dengan surat izin penyitaan barang bukti dan surat perintah penahanan tersangka kasus lakalantas  yang keluar dengan jumlah kasus yang kemudian mendapat vonis hakim di PN Selayar sangatlah beda tentunya. Ini adalah bukti bahwa penanganan kasus atau perkara di wilayah hukum selayar masih pilih kasih atau tebang pilih. Bagaimana bisa dibilang adil kalau begi

SELAYAR 5 TAHUN KE DEPAN


Optimis atau Pesimis Selayar Maju, Sejahtera, dan Religius Lima Tahun ke Depan ? Dari Dialog Kebangsaan IMM Selayar Sebagaimana visi dan misi pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar yang tertuang dalam RPJMD 2010-2015, Wakil Bupati Kepulauan Selayar H Saiful Arif SH menyatakan pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar yakin dan optimistis visi tersebut dapat tercapai. Hal tersebut ditegaskan Saiful Arif dalam dialog kebangsaan bertema Optimis or Pesimis Selayar Maju, Sejahtera, dan Religius Lima Tahun ke Depan yang diselenggarakan oleh DPC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di kampus Universitas Muhammadiyah Selayar, Minggu (29/5). Turut hadir dalam dialog tersebut, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Setiadi SH MH, dan ratusan peserta dari unsur LSM, ormas dan mahasiswa. Sebagai pemateri Saiful Arif memaparkan bahwa optimisme tersebut didasarkan pada tahapan-tahapan yang telah diprogramkan pemerintah untuk memenuhi visi tersebut. "Pemerintahan saat ini berjalan baru berusia delapan bulan, artinya masih ada kurang lebih empat tahun lagi barulah kita dapat melihat sejauh mana visi maju, sejahtera dan religius tersebut terlaksana. Terpenuhinya visi tersebut juga dengan berdasar pada indikator-indikator yang tertuang dalam RPJMD, dan tidak dengan indikator lain." ujar Ketua PD Muhammadiyah Kepulauan Selayar ini. Dalam RPJMD 2010-2015, Kepulauan Selayar maju diindikatorkan dengan infrastruktur yang memadai, SDA terkelola dengan baik, aksesibilitas dan interkoneksitas antara wilayah telah tebangun, sedangkan sejahtera berarti Masyarakat mampu memenuhi Kebutuhan dasarnya disertai dengan kualitas Sumber daya manusia yang sudah baik, serta Religius yang diartikan inflementasi Nilai agama dalam setiap aspek kehidupan. Optimisme tersebut juga didasarkan pada program pemerintah baik pusat maupun daerah yang menempatkan Kabupaten Kepulauan Selayar pada posisi yang menguntungkan antara lain, sebagai pusat budidaya Ikan karang nasional, pusat destinasi pariwisata bahari, bandar niaga kawasan timur Indonesia, dan pusat logistik dan perminyakan KTI. Sementara itu AKBP Setiadi SH MH dalam pemaparannya, mengulang kembali apa yang dikatakan oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, bahwa, maju tidaknya suatu daerah ditopang oleh tiga faktor, yakni; pemerintahan yang solid, peran serta masyarakat, pelaku usaha dan terjaminnya situasi keamanan di masyarakat. "Pada poin ketiga inilah kemudian kepolisian berperan dalam mendukung kemajuan pembangunan. Bahwa dalam situasi sejahtera bagaimanapun jika keamanan dan ketertiban tidak terpenuhi maka kehidupan tidak akan tentram. Bahkan investor-investor dalam mencari lokasi investasi salah satu indikator utama yang harus dipenuhi adalah keamanan." tandasnya. Berbeda dengan para nara sumber, dalam sesi dialog sejumlah peserta menyatakan pesimis bahwa visi maju, sejahtera dan religius dapat tercapai. Terlebih lagi dengan religius dimana Pemerintah Kepulauan Selayar dianggap belum menunjukkan langkah konkrit dalam menginplementasikan nilai-nilai keagamaan di masyarakat. "Jika maju, sejahtera dan religius mungkin dapat terpenuhi secara makro tapi saya pesimis secara mikro," kata Nandar salah seorang peserta dialog. ()

Cuaca Di Pantai Barat Selayar Mulai Ganas

Cuaca di Perairan Selayar Terus Memburuk, Dua Fery Diparkir


Dua kapal angkutan penumpang umum  yang melayani rute Pelabuhan Leppe, Bulukumba ke Pelabuhan Dermaga Rauf Rahman Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar terpaksa diparkir, Rabu (14/12/2011).

Dua kapal jenis MV Minanga Ekspress 05 dan 07 diparkir di bibir kolam perlindungan, Dermaga Rauf Rahman, Benteng Selayar karena cuaca di sekitar Pulau Selayar mulai esktrim.  

"Kita terpaksa memarkir dua kapal fery, karena cuaca buruk dan sangat membahayakan pelayaran," kata Muhammad Darwis, Penanggungjawab Penyebrangan MV Minanga Ekspres. (*/tribun- timur.com)

Jumat, 02 Desember 2011

Orang Hilang Di Pulau Lambego

Warga Negara Taiwan Belum Di Temukan Di Hutan Pulau Lambego Selayar

Bermaksud melakukan pemetaan dan survey tambang mineral khususnya nikel dipulau lambego kecamatan pasimarannu kabupaten kepulauan Selayar, seorang warga Taiwan hilang dihutan pulau lambego. Sementara itu ke dua orang rekannya berada di desa lambego.

Hingga semalam pukul 24.oo wita sejak hari Selasa kemarin , belum ada perkembangan yang dapat diketahui dalam pencarian warga negara Taiwan ini.   Tim Basarnas Selayar baru semalam diberangkatkan ke pulau Lambego.




Selayar

Jumlah Dugaan Kasus Korupsi Ditangan Kepolisian Selayar Perlu Dipertanyakan

Forum Peduli Selayar dalam rangkaian kegiatan advokasi kegiatan pemerintahan dan masyarakat di wilayah hukum kabupaten kepulauan selayar kembali angkat bicara dimana sejumlah pejabat dilingkup skpd dan lingkup pendidikan mengaku telah kedatangan penyidik dari kepolisian menanyakan sejumlah dugaan terjadinya penyimpangan disejumlah titik proyek yang berada dilingkup tugasnya. Selain itu telah beberapa informasi didapatkan bahwa penyidik kepolisian hingga saat ini telah menangani sejumlah dugaan kasus korupsi namun hingga saat FPS belum melihat adanya sebuah peningkatan status dugaan kasus ke kejaksaan negeri selayar sebagai penuntut umum apa lagi ke pengadilan negeri selayar sebagai lembaga pada tingkat proses hukum terakhir di wilayah hukum selayar.
Insya Allah dalam waktu dekat kami akan layangkan surat resmi ke Kapolres dan Kapolda serta Kapolri terkait hal ini. Kami tidak akan main main dan akan segera melakukan upaya ini, ujar Sigit.

Sementara itu dalam penjelasan lainnya Sigit menyatakan prihatin terhadap kelanjutan sejumlah kasus di polres selayar, utamanya laporan FPS menyangkut dugaan kerugian negara di lingkup DPRD Selayar yang telah berjalan beberapa tahun namun belum juga ada  perkembangan proses hukumnya. Termasuk kasus dugaan kkn dalam kejadian hipnotis bendaharawan diknas selayar yang juga masih kabur.Selain itu kami juga berharap agar dugaan terjadinya kerugian negara dalam pembangunan jalan lingkar jampea senilai belasan miliar rupiah dapat terselesaikan. bagaimana juga dengan kasus dugaan terjadinya kerugian negara pada proyek alkes dan dugaan kkn dalam kasus Dak Pendidikan ? kami yakin Kapolres pasti tahu tentang hal ini.  Kami sangat menginginkan dan mengharapkan kepada Kapolres Selayar kiranya dapat melakukan upaya upaya lebih dalam penanganan hal ini.

Perlu publik tahu tentunya , bahwa proses peradilan yang diawali dari tingkat penyidikan di wilayah hukum Kabupaten Kepulauan Selayar berjalan normal, lamban atau sama sekali tidak berjalan agar bisa menjadi bahan evaluasi ke depannya.

Selayar

Mobil Agen Aspal Curah Kalla Group Di Amankan Pihak Berwajib Selayar (arsip kamera)















(arsip kamera)
Mobil milik Kalla Group ini pernah terparkir di depan kantor dinas pariwiasta Selayar. Khabarnya diamankan oleh piha berwajib saat mobil ini hendak ke selayar )
Selayar

Arsip Berita Kegiatan Illegal Di Selayar

 Polisi Sita 489 Sak Bahan Peledak
Direktorat Kepolisian Perairan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat menyita 489 sak amonium nitrat di Pulau Takabonerate Kabupaten Kepulauan Selayar. Barang ini kerap dijadikan nelayan sebagai bahan peledak untuk menangkap ikan.

Bahan peldak tersebut diduga barang selundupan, berasal dari Malaysia dan Filipina. Barang sitaan ini baru merapat di markas Ditpolair, Makassar, pagi ini.

Penangkapan dilakukan selama tiga hari pada pertengahan pekan lalu. Personel Ditpolair yang dipimpin Ajun Komisaris Esa Samaole melakukan penyisiran di seputar kepulauan Takabonerate.

Pada 6 September lalu, Ditpolair mendapatkan informasi adanya kapal yang melakukan pembongkaran muatan berupa amonium nitrat. Polisi lalu memergoki dua kapal pengangkut yang sedang membongkar muatan. Kedua kapal itu adalah Kapal Layar Motor (KLM) Dewi Anjani, dan KLM Fajar Islam.

Dari kedua kapal ini polisi hanya bisa menyita 489 sak amonium nitrat. Sebanyak 232 sak disita dari KLM Fajar Islam, dan 257 sak dari KLM Dewi Anjani. Diduga ada ribuan sak lainnya telanjur terbagi ke nelayan setempat. Polisi masih berusaha melakukan pencarian ribuan sak lainnya yang diduga telah beredar di masyarakat. Harga setiap saknya mencapai Rp 1,5 juta.

"Hasil keterangan nakhoda kedua kapal ada sekitar 3800 sak yang diangkut masuk ke perairan Selayar. Namun saat dipergoki tinggal 489 sak yang berhasil ditemukan," kata Direktur Polair Polda Sulselbar, Komisaris Besar Agus Sutikno.

Agus mengatakan kedua kapal tersebut diketahui berlayar dari Malaysia dan Filipina. Pihaknya mendapat informasi dari polisi perbatasan yang mensinyalir aktivitas penyelundupan amonium nitrat tersebut.

Ini baru pertama kali polisi menyita amonium nitrat dalam jumlah yang sangat besar. Menurut Agus, selain detonator dan sumbu api, amonium nitrat populer bagi nelayan untuk pembuatan bahan peledak untuk menangkap ikan.

"Amonium nitrat juga bisa dimanfaatkan sekelompok orang untuk aktivitas terorisme," kata Agus.

Ajun Komisaris Esa Samaole berharap masyarakat menyerahkan bahan peledak yang sudah terlanjur dibeli tersebut. "Ini demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan," ucap Esa.

Selain menyita barang bukti, polisi juga menangkap dua nakhoda kapal masing-masing Hasanuddin dan Nurdin. Keduanya dijerat pasal 37 junto Pasal 60 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman. Kedua tersangka diancam lima tahun penjara.

Salah seorang nakhoda, Hasanuddin mengatakan baru pertama kali mengangkut barang tersebut. Pihaknya mengambilnya dari Malaysia dan Filipina. "Saya jual ke nelayan dari harga Rp 600 ribu sampai Rp 1,5 juta," kata Hasanuddin.

ABDUL RAHMAN

Up To Date

Pengikut